[LAST DAY] MAU PUNYA SKILL DATA SCIENCE YANG AMAYZING?
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 150K  | Pakai Kode: AMAYZING
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 1 Jam 18 Menit 33 Detik 

Pahami Skill Data Analyst untuk Siap Menghadapi Revolusi Industri 4.0

Belajar Data Science di Rumah 24-September-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/34eabb2e855d7e183415d8ae6cb37cda_x_Thumbnail800.png

Data Analyst merupakan salah satu profesi dalam bidang Data Science. Melihat kini hampir seluruh perusahaan menerapkan Big Data pada bisnisnya, membuat peluang Data Analyst semakin meningkat untuk membantu dalam menganalisis data, mengolah data, hingga melakukan data cleaning pada dataset yang dimiliki oleh perusahaan. Data menjadi aset penting bagi keberlangsungan perusahaan, karena dari data akan menghasilkan wawasan yang sangat berguna apabila Data Analyst sangat handal dalam pengerjaannya. Maka dari itu, diperlukannya persiapan dan komitmen untuk menjadi Data Analyst yang handal sekalipun. Untuk bisa unggul dalam bekerja, Data Analyst memiliki beberapa keterampilan khusus dan kamu tidak boleh meremehkan keterampilan tersebut. 


Adapun tugas dan tanggung jawab yang dikerjakan oleh Data Analyst yaitu menyaring jumlah data besar baik terstruktur dan tidak terstruktur, membersihkan data yang rusak dan tidak bisa digunakan, menilai akurasi pada data hingga melaporkan semua kegiatan analisis data yang dilakukan kepada pebisnis atau pemangku kepentingan. Pada artikel DQLab kali ini akan  membantu kamu mengetahui skill apa saja yang agar kamu siap menjadi Data Analyst di industri 4.0 ini. Penasaran? Yuk langsung saja simak artikel berikut ini


1. Keterampilan Teknis

Dalam mempersiapkan data dan bekerja kesehariannya, Data Analyst akan membutuhkan beberapa tools yang bisa membantu untuk menganalisis data yang akan diolahnya, sehingga data yang diekstrak lebih bermakna dan juga dapat digunakan dalam menentukan keputusan strategi bisnis. Adapun penggunaan bahasa pemrograman dan juga tools untuk memanipulasi data dan untuk manajemen data

  • Bahasa Pemrograman, seorang Data Analyst harus mahir menggunakan bahasa pemrograman setidaknya satu diantara beberapa pilihan yang ada. Namun, semakin banyak bahasa pemrograman yang kamu kuasai semakin baik untuk keterampilanmu. Di kalangan praktisi data, terutama Data Analyst terdapat beberapa bahasa pemrograman yang sering digunakan yaitu R, Python, Java, MATLAB, C++, dan lainnya

  • Manajemen dan Manipulasi Data, jika kamu sering berlatih penggunaan seperti R, SQL hal ini akan membantu kamu dalam membangun query untuk mengekstrak data yang diinginkan karena teknik tersebut sangat diperlukan bagi seorang Data Analyst dalam menganalisis. Setelah kamu selesai menganalisis, adapun kegiatan untuk membuat laporan yang akurat sesuai dengan hasil data yang diolah, standar tools yang digunakan yakni seperti Power BI, SAS, Tableau, dan lainnya


Baca juga : Kenali Perbedaan Data Scientist, Data Analyst dan Data Engineer


2. Keterampilan Praktis

Namun, perlu diketahui yang paling mendasar untuk bisa membantumu dalam menganalisis data lebih baik adalah ilmu pengetahuan Statistik, Matematika dan komputer sains. Dengan dasar pengetahuan tersebut akan memecahkan masalah dalam bisnis, mengetahui cara bagaimana menggunakan tabel, bagan, grafik hingga membuat sebuah visualisasi data yang lebih menarik. Aljabar linear dan kalkulus multivariat sangat membantu menganalisis data. Adapun terampil dalam menggunakan Microsoft Excel untuk mengatur data dan menghitung angka yakni merupakan tugas utama Data Analyst, fitur dalam Excel pun sangatlah mudah untuk dipelajari secara maksimal.


3. Soft Skill yang Dimiliki

Tidak hanya keterampilan secara teknis dan praktis saja yang harus dimiliki oleh seorang Data Analyst, perlunya keterampilan seperti komunikasi yang baik, bisa berkolaborasi dalam bekerja (seperti dengan para pebisnis, IT, tim praktisi data lainnya) dan juga problem solving serta critical thinking. Dalam menganalisis data membutuhkan fokus yang tepat karena Data Analyst membaca dan menilai coding yang rumit, nantinya Data Analyst akan melaporkan hasil analisis yang kompleks tersebut kedalam sebuah presentasi yang lebih mudah untuk dipahami bagi orang awam sekalipun. Hal ini, dapat dilakukan melalui visualisasi data. Mengingat Data Analyst akan selalu bersinggungan setiap harinya dengan dataset atau jumlah volume data yang banyak, maka membutuhkan keterampilan yang ahli dalam bidangnya.


4. Kualifikasi secara Akademis

Jika kamu memiliki latar belakang dalam industri data, maka akan lebih mudah bagi kamu untuk pekerjaan Data Analyst seperti entry-level Data Analyst. Tapi, jangan khawatir untuk kamu yang tidak memiliki latar belakang spesialis data, kamu bisa mulai belajar fundamental yang dibutuhkannya seperti matematika, statistik, dan juga komputer sains. Sebagian besar, seorang Data Analyst mereka tidak mempunyai gelar yang spesifik karena untuk menjadi Data Analyst sendiri membutuhkan passion yang kuat dan juga kamu suka dengan pembelajarannya, seperti untuk kamu yang gemar menganalisa, memiliki keterampilan critical thinking hingga kamu gemar memecahkan/ menjawab pertanyaan dari permasalahan dalam bisnis sekalipun.


Baca juga : Data Analyst vs Data Scientist, Yuk Kenali Perbedaannya


5. Ingin Mempertajam Skill Data Analyst Kamu? Yuk, Mulai Bergabung bersama DQLab

Bagi kamu yang baru saja masuk kedalam industri data atau kamu yang sedang mencari medium untuk meningkatkan skill Data Analyst kamu, kamu bisa mulai mengikuti kursus online bersama DQLab! Terdapat banyak module yang bisa kamu pilih dan akses, yaitu module premium dan module platinum. Module yang tersedia di DQLab sendiri sudah sesuai dengan kebutuhan industri nyata yaitu pada fitur ‘Project’ untuk mengimplementasikan pembelajaran kamu. Jangan ragu untuk memulainya, kamu bisa mulai signup di DQLab dan menikmati module GRATIS “Introduction to Data Science with R” atau “Introduction to Data Science with Python”.


Selamat mencoba sahabat Data DQLab!



Penulis: Agnes Nurlisa


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!