PROMO 12.12 YES! BELAJAR DATA SCIENCE 6 BULAN CUMA 122K!
Diskon Spesial 97% Belajar Data Science Bersertifikat!
SERBU DISINI!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 12 Jam 39 Menit 15 Detik 

Pekerjaan Data Analyst: Memahami Tugas dan Latar Belakang yang Harus Dimiliki

Belajar Data Science di Rumah 30-November-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/4d26c2d80f9d99d450c1f54a7d35f1fe_x_Thumbnail800.png

Saat ini Data Analyst menjadi salah satu pekerjaan yang populer baik di kalangan IT maupun non IT. Secara umum pekerjaan data analyst berkaitan dengan data yaitu mengolah big data. Mengapa mengolah data itu penting? Pengolahan data bertujuan untuk menemukan informasi yang bermanfaat bagi penggunanya. Aktivitas ini dapat diterapkan di berbagai bidang seperti bidang industri, kesehatan, pemerintahan, dan lain sebagainya. Seperti yang kita ketahui banyak aktivitas yang beralih ke digital. Salah satu dampaknya yaitu pertukaran data yang begitu cepat membuat data terus bertumpuk. Sangat disayangkan jika hanya dibiarkan saja, padahal dari data kita bisa memperoleh informasi yang mungkin sebelumnya tidak  kita duga. 


Dalam perusahaan, keputusan yang diambil harus berdasarkan data. Misalnya tim pemasaran ingin menerapkan strategi mana yang cocok agar penjualan tidak menurun. Nah, kita bisa melihatnya dari data yang telah diolah. Bisa dari data penjualan secara langsung dimana produk tersebut didistribusikan atau data penjualan melalui website, bisa juga dari traffic campaign yang dilakukan sebelumnya. Tertarik menjadi Data Analyst? Kamu wajib pahami dulu tugas-tugas yang dilakukan seorang Data Analyst serta latar belakang yang harus dimiliki. Penasaran apa saja? Yuk, simak pembahasannya di bawah ini!


1. Mengumpulkan Data

Dalam melakukan pengolahan data, hal pertama yang perlu dilakukan yaitu mengumpulkan data. Seorang Data Analyst harus tahu data apa yang akan digunakan dan sumber data yang valid. Pengumpulan data dapat diperoleh dari berbagai sumber seperti data primer dan data sekunder. Data primer bisa didapatkan secara langsung misalnya dari konsumen, sedangkan data sekunder bisa didapatkan dari hasil observasi. Setelah data berhasil dikumpulkan sesuai kebutuhan, Data Analyst harus memilah kembali data mana yang lengkap dan tidak lengkap. Hal ini dilakukan karena data yang tidak lengkap akan mempengaruhi proses analisis hingga hasil analisis yang kurang baik. 


Baca juga : Kenali Perbedaan Data Scientist, Data Analyst dan Data Engineer


2. Analisis Data dan Membuat Laporan

Tugas Data Analyst selanjutnya yaitu analisis data. Ini bisa disebut sebagai tugas utamanya seorang Data Analyst. Analisis data dilakukan menggunakan berbagai metode sesuai permasalahan yang ingin diselesaikan. Beberapa metode analisis tersebut antara lain yaitu analisis teks, analisis inferensial, analisis deskriptif, analisis diagnostik, dan analisis prediktif. Analisis data bertujuan untuk menemukan pola-pola yang terdapat di balik kumpulan data dan menjadi dasar informasi untuk pengambilan keputusan di masa mendatang. Informasi tersebut tidak dibiarkan begitu saja, namun akan diubah menjadi sebuah laporan yang bisa dimengerti dan dipahami oleh pihak lain. Umumnya hasil analisis data akan dibuat dalam bentuk grafik atau plot yang menarik menggunakan warna, simbol, atau gambar. 


3. Berkolaborasi dengan Tim/Divisi Lain 

Seorang Data Analyst memiliki tanggung jawab untuk terhubung dengan pihak lain di dalam perusahaan. Hal ini bertujuan untuk menggali data yang lebih akurat. Ingat kembali bahwa Data Analyst bertugas mengolah data. Hasil pengolahan datanya disampaikan ke pihak terkait misalnya bagian manajemen, marketing, dan lainnya. Sehingga Data Analyst perlu berkolaborasi dengan tim atau divisi lain. Untuk itu diperlukan kemampuan komunikasi yang baik selain kemampuan teknis dalam mengolah data. Dengan terjalinnya kolaborasi yang baik, akan memudahkan Data Analyst memahami informasi yang dibutuhkan tim/divisi tersebut.  


4. Latar Belakang untuk Menjadi Data Analyst

Latar belakang yang dibutuhkan seorang Data Analyst adalah STEM (Science, Technology, Engineering, Math). Biasanya ini yang memiliki latar belakang tersebut paling diminati perusahaan yang mencari Data Analyst. Mengapa? Karena Data Analyst berkaitan dengan data science yang berdiri dari matematika, statistika, dan komputer. Sehingga yang memiliki latar belakang STEM lebih dianggap punya dasar yang kuat. Namun hal ini tidak sepenuhnya benar karena banyak juga kisah orang yang tidak berlatar belakang STEM mampu berkarir menjadi Data Analyst. Kamu bisa mengikuti pelatihan-pelatihan khusus untuk Data Analyst baik yang gratis maupun berbayar. 


Baca juga : Data Analyst vs Data Scientist, Yuk Kenali Perbedaannya 


5. Kesempatan Berkarir di Bidang Data

Kesempatan berkarir di bidang data dapat dicapai siapa saja, baik dari latar belakang STEM maupun yang tidak. Dengan bergabung di DQLab.id kamu bisa mencapai karir sebagai Data Analyst. Terdapat Data Analyst Track yang berisi modul-modul yang berfokus pada materi serta project untuk menjadi Data Analyst. Ingin yang gratis? DQLab juga punya modul gratis belajar Python dan R yang sering digunakan Data Analyst untuk mengolah data. Kamu akan mendapatkan sertifikat completion setiap menyelesaikan modul dan project. Jangan lewatkan juga challengenya dan dapatkan feedback dari para ahli data. 


Penulis: Dita Kurniasarii

Editor: Annissa Widya

Mulai Belajar
Data Science Sekarang
Bersama DQLab

Buat Akun Belajarmu & Mulai Langkah
Kecilmu Mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :