DOBEL DISKON 95% + 10% SPESIAL PROMO PUNCAK 7.7!
Belajar Data Science Paket Premium cuma 6 Bulan Hanya 177K!
SERBU SEKARANG!
Pendaftaran ditutup dalam 2 Hari 8 Jam 55 Menit 44 Detik 

Pengembangan Siklus Pengolahan Data dalam Manipulasi Data

Belajar Data Science di Rumah 02-Juli-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/b0a9966dd50e762c8eef928546b47e4a_x_Thumbnail800.jpg

Data adalah suatu penggambaran dari fakta. Untuk membuat data menjadi berguna dan sesuai dengan hasil yang diinginkan, dibutuhkan suatu sistem yang melakukan pengolahan data. Fungsi dan tujuan dari pengolahan data adalah untuk menghasilkan dan memelihara record data yang akurat dan up to date, mengambil program dan data (masukan / input), menyimpan program dan data serta menyediakannya untuk pemrosesan, menyimpan hasil akhir pengolahan serta menampilkan data yang dihasilkan dari pengolahan.

Suatu proses pengolahan data terdiri dari 3 tahapan dasar, yang disebut dengan siklus pengolahan data (Data Processing Cycle), yaitu input, processing dan output. Setiap tahap harus dilewati saat mengolah data. Nampun pengembangan dari siklus pengolahan data menghasilkan dua tahap baru yaitu distribution dan storage. Jika kamu ingin menjadi talent data yang handal, hal ini wajib kamu ketahui dan pahami sehingga ketika melakukan pengolahan data, tidak ada tahapan yang terlewatkan. Dengan melakukan tahapan dalam siklus dengan tepat, diharapkan dapat memberikan hasil yang maksimal dan akurat. Artikel kali ini akan membahas mengenai pengembangan dari siklus pengolahan data ketika melakukan manipulasi data. Yuk, simak pembahasannya bersama dibawah ini!


1. Input

Tahap ini merupakan proses memasukkan data ke dalam proses komputer lewat perangkat input (input device). Perangkat input atau input device merupakan peralatan yang dapat digunakan untuk menerima data yang akan diolah dalam komputer. Yang dimaksud Input sendiri adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam suatu sistem. Untuk dapat melakukan input, kita membutuhkan data. Data merupakan fakta/kejadian/peristiwa yang dinotasikan dalam bentuk catatan atau direkam ke dalam berbagai bentuk media.


Baca juga : Ini yang Akan Kamu Pelajari di Kelas Data Science DQLab!


2. Proses/CPU (Processor)

Tahap ini merupakan proses pengolahan dari data yang sudah dimasukkan di tahapan input kemudian akan dilakukan oleh alat pemroses (processing device). Tahapan ini dapat berupa proses menghitung, membandingkan, mengklasifikasikan, mengurutkan, mengendalikan atau mencari di storage. Proses merupakan serangkaian langkah sistematis, atau tahapan yang jelas dan dapat dilakukan berulang kali, untuk mencapai hasil yang diinginkan. 

Dari tahapan proses ini, pengolahan data dapat didefinisikan sebagai kegiatan yang dilakukan dengan menggunakan masukan berupa data dan menghasilkan informasi yang bermanfaat untuk tujuan sesuai dengan yang direncanakan. Tahap pemrosesan ini dinamakan CPU (Central Processing Unit). CPU bekerja dengan aritmatika dan logika terhadap data yang terdapat dalam memori atau yang dimasukan melalui unit masukan seperti: keyboard,scanner,dan joystick.


3. Storage Devices (Penyimpanan)

Tahapan ini merupakan proses perekaman hasil pengolahan ke simpanan luar (storage). Hasil dari pengolahan yang disimpan di storage dapat dipergunakan sebagai bahan input untuk proses selanjutnya. Pada gambar diatas, terlihat adanya dua buah anak panah yang berlawanan arah, memberikan arti bahwa hasil pengolahan dapat disimpan di storage dan dapat diambil kembali untuk proses pengolahan data selanjutnya.

Jenis penyimpanan dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Internal

Memori secara langsung dapat diakses langsung oleh prosesor, contohnya:

  • Register, adalah jenis memori yang terkandung dalam prosesor dan sebagai memori internal prosesor.

  • Cache Memory, merupakan memori yang dapat meningkatkan kecepatan komputer yang disebut sebagai memori perantara.

  • My Memory, terdiri dari:

  • RAM (Random Access Memory), berupa instruksi atau memori sementara.

  • ROM (Read Only Memory), berfungsi untuk membantu proses kerja komputer yang bersifat permanen atau tetap.

  • BIOS (Basic Input Output System), saat melakukan booting.

  • Enternal

Memori yang dapat diproses oleh prosesor melalui Port.


4. Output

Tahap ini merupakan proses menghasilkan output dari hasil pengolahan data ke perangkat output (output device), yaitu berupa informasi. Pengertian output (keluaran) sendiri adalah hasil dari suatu proses, baik berupa data maupun berbentuk informasi yang telah diolah. Informasi adalah pesan (ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari simbol atau makna yang dapat diterjemahkan dari pesan atau kumpulan pesan. Informasi dapat direkam atau ditransmisikan.

Output yang dihasilkan dari pengolahan data dapat digolongkan kedalam 4 jenis keluaran:

  • Tulisan, terdiri dari huruf, kata, angka, karakter khusus,dan simbol-simbol lainnya.

  • Image, dalam bentuk gambar grafik atau gambar.

  • Suara, dalam bentuk musik.

  • Bentuk yang dibaca oleh mesin dalam bentuk simbol dan hanya dapat dibaca oleh komputer.


Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist


5. Yuk Mulai Belajar Mengolah Data Menggunakan Siklus Pengolahan Data

Begitulah kira-kira gambaran dari siklus pengolahan data. Bagaimana? Apakah kamu sudah paham? Kamu bisa mempraktekkannya ilmu yang didapat langsung pada proyek datamu, loh. Atau jika belum, kamu bisa mempelajarinya pengolahan data lebih baik lagi agar mendapatkan pemahaman yang lebih baik dengan buat akun barumu di DQLab.id/signup dan mulai belajar pengolahan data dengan data-data riil yang ada di DQLab. Selamat belajar!


Penulis : Salsabila Miftah Rezkia

Editor : Annissa Widya Davita


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!