DOBEL DISKON 95% + 10% SPESIAL PROMO PUNCAK 7.7!
Belajar Data Science Paket Premium cuma 6 Bulan Hanya 177K!
SERBU SEKARANG!
Pendaftaran ditutup dalam 2 Hari 8 Jam 49 Menit 46 Detik 

Perbedaan dan Persamaan Data Primer dan Sekunder

Belajar Data Science di Rumah 26-Juli-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/59636059531b77eed554395eb4aa1463_x_Thumbnail800.jpg

Di era yang serba digital ini data menjadi sangat mudah untuk diakses oleh semua orang mulai dari peneliti, pebisnis hingga akademisi di seluruh dunia. Data sangatlah penting terutama sebagai alat dalam pengambilan keputusan, dan untuk alternatif dalam melaksanakan kegiatan. Data sendiri dibagi ke dalam beberapa jenis, berdasarkan cara memperolehnya data dibagi atas dua jenis yaitu data primer dan sekunder. Yang mana data primer bersumber dari penelitian yang dilakukan secara langsung melalui proses pengumpulan data seperti wawancara, observasi, dan survei. Sedangkan data sekunder merupakan data yang bersumber dari data yang telah ada sebelumnya. Meskipun begitu, data sekunder juga sangatlah penting dalam penelitian yang sedang dilakukan.


Untuk dapat menghasilkan keputusan yang baik untuk suatu kasus diperlukan data yang relevan tentunya. Oleh karena itu, pada dasarnya penggunaan data primer dan sekunder dalam suatu penelitian sangatlah penting untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal lagi sehingga dapat memunculkan opsi dan alternatif lain dalam proses pengambilan keputusan. Data primer dan data sekunder memanglah berbeda, tetapi keduanya dapat saling melengkapi. Lantas apa saja perbedaan dan juga persamaan data primer dan sekunder ? Yuk, kita simak artikel dibawah ini.


1. Apa Itu Data Primer?

Sesuai dengan namanya, data primer adalah data utama. Yaitu, jenis data yang dikumpulkan secara langsung dari sumber data serta melibatkan pengumpulan faktual,dari tangan pertama pada saat itu dalam suatu proyek penelitian. Sebagian besar data primer dikumpulkan khusus untuk proyek penelitian dan dapat dibagikan secara publik untuk digunakan dalam penelitian lain. Data primer seringkali dapat diandalkan, otentik dan objektif dalam sebanyak yang dikumpulkan dengan tujuan mengatasi masalah penelitian tertentu. Perlu dicatat data primer tidak umum dikumpulkan karena tingginya biaya implementasi. Contoh umum data primer adalah data yang dikumpulkan oleh organisasi selama riset pasar, penelitian produk, dan analisis kompetitif. Data ini dikumpulkan langsung dari sumber aslinya yang dalam banyak kasus adalah pelanggan yang ada dan potensial. Sebagian besar orang yang mengumpulkan data primer adalah lembaga resmi pemerintah, penelitian, lembaga swasta berbasis penelitian, dll. 

Baca juga : Data Analisis : 2 Jenis Metode yang Penting Untuk Kamu Tahu dalam Analisis Data


2. Apa Itu Data Sekunder ?

Data sekunder merupakan informasi publik yang telah dikumpulkan oleh orang lain. Ini biasanya gratis dan lebih murah serta mudah untuk diperoleh. Data sekunder biasanya telah disediakan oleh pihak ketiga tanpa harus melakukan wawancara ataupun survei lapangan seperti yang dilakukan pada data primer, dan biasanya data sekunder telah dikumpulkan di masa lalu sehingga kurang up to date. Jika kamu sering bermain di kaggle pasti kamu tahu bahwa banyak orang yang membagikan data untuk proyek tertentu yang bisa digunakan oleh orang lain atau peneliti lain. Era digitalisasi membuat sumber data sekunder semakin mudah diakses dari mana saja selama terkoneksi dengan internet.


3. Perbedaan Data Primer dan Sekunder

Berdasarkan penjelasan mengenai definisi dari data primer dan juga data sekunder diatas. Sedikitnya sudah terlihat perbedaan mendasar antara data primer dan sekunder. Yaitu, berdasarkan sumber datanya dimana data primer didapat dari peneliti langsung sedangkan data sekunder sumber datanya dari pihak ketiga. Selain itu, dari segi waktu data primer menghabiskan waktu lama untuk melakukan penelitian sedangkan data sekunder menghabiskan waktu yang jauh lebih singkat mengingat data yang telah tersedia. Data primer jauh lebih akurat dan dapat diandalkan sementara data sekunder relatif kurang akurat karena data yang tersedia bisa saja kurang relevan dengan penelitian yang sedang kita hadapi. 


4. Persamaan Data Primer dan Sekunder

Adapun persamaan data primer dan sekunder meliputi, dapat berisi konten yang sama, karena data sekunder dulunya merupakan data primer jadi isi data yang dikumpulkan tidak berubah sehingga bisa dibilang memiliki konten yang sama dengan data primer. Selain itu, data primer dan sekunder memiliki kegunaan yang sama yaitu sama-sama memiliki fungsi untuk melakukan penelitian dan statistik yang membedakan hanya metode yang digunakan saja.

Baca juga : Langkah-Langkah Menggunakan Teknik Analisis Data Kualitatif


5. Yuk, Pahami Teknik Pengumpulan Data Primer dan Sekunder Bersama DQLab 

Bersama DQLab kamu akan disediakan source data primer dan sekunder sehingga kamu bisa langsung mengasah skill tanpa perlu mencari sumber data untuk berlatih atau membangun portfolio kamu. Selain itu, belajar kamu jadi lebih terarah dan kamu juga dapat terhindar dari overdosis informasi, selain itu kamu tidak perlu bingung dengan urusan waktu, karena dengan kursus data science online waktu belajar kamu bisa lebih fleksibel dan dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Materi-materi yang ditawarkan lengkap dan sesuai dengan kebutuhan industri, disusun oleh mentor-mentor yang kompeten di bidangnya dari perusahaan unicorn dan startup. Jadi, jangan khawatir, kamu bisa mulai kursus data science online bersama DQLab! Sign up sekarang di DQLab.id atau klik button dibawah ini untuk nikmati pengalaman belajar yang seru dan menyenangkan!

Penulis: Rian Tineges

Editor: Annissa Widya Davita


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!