PROMO BACK TO SCHOOL, HEMATNYA SERU! DISKON 95% + Cashback*
Cuma Rp 159K bisa belajar data science 6 bulan
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 1 Hari 17 Jam 39 Menit 0 Detik 

Perbedaan Data Scientist dan Data Analyst Profesi Data Idaman Perusahaan

Belajar Data Science di Rumah 16-September-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/0985354e55eaa11a0c0976cc32ebf4ba_x_Thumbnail800.jpg

Data Science kini telah berkembang pesat dan menjadi salah satu tren yang diimplementasikan bagi perusahaan baik nasional dan internasional sekalipun seperti bidang perawatan, kesehatan, perbangkan, digital marketing, dan lainnya. Dalam mengatur serta mengolah data dalam bidang Data Science, salah satu diantaranya adalah Data Scientist dan Data Analyst. Banyak khalayak kedua profesi tersebut sama dalam melakukan aktivitasnya, namun perlu diketahui ada beberapa perbedaan secara teknikal dalam mengolah data yang dilakukan oleh Data Scientist dan Data Analyst. Jika kamu ingin tahu lebih lanjut perbedaan yang dimiliki kedua profesi tersebut, artikel DQLab kali ini sangatlah cocok untuk kamu. Yuk, langsung saja kita cek pembahasan berikut!


1. Brief pada Kedua Profesi

Data Scientist, merupakan seorang praktisi data yang dapat memprediksi masa depan berdasarkan pola masa lalu. Pekerjaannya melibatkan memperkirakan data-data yang dimiliki kemudian diolah menjadi sebuah data yang berwawasan dan berharga. Selain itu, kumpulan data-data yang dilakukan oleh Data Scientist diharapkan akan mendapatkan hasil sebuah pertanyaan. Sedangkan Data Analyst, merupakan praktisi yang bekerja menggunakan data untuk menentukan dan mengukur metrik keberhasilan atau disebut dengan Indikator Kerja (KPI). Data Analyst hanya mengumpulkan wawasan yang bermakna dari data dan mengolah wawasan tersebut menjadi perspektif yang baru. Berbeda dengan Data Scientist yang menggunakan data untuk membuat pertanyaan, seorang Data Analyst akan menemukan jawaban atas serangkaian pertanyaan dari data. Biasanya seorang Data Analyst dekat dengan aktivitas bisnis, karena membantu dalam memberikan wawasan pencapaian dalam berbisnis.


Mudahnya, seorang Data Scientist menggunakan statistik dan pemodelan tingkat lanjut untuk membuat prediksi untuk masa depan, sedangkan Data Analyst menggunakan statistik untuk memahami data masa lalu.


Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist


2. Tanggung Jawab Data Scientist

Seorang Data Scientist tidak hanya memiliki keterampilan mengolah data saja namun juga membutuhkan dan melibatkan rasa validitas dan objektivitas, serta tidak boleh berbenturan dengan pendapat pribadi mereka. Semua analisis dan hasil data yang diolah benar adanya dan hanya bersumber pada data, dengan hal ini menjadi seorang Data Scientist tidaklah mudah. Sederhananya, Data Scientist menjadi pemimpin pemikiran tentang nilai data dengan membuka nilai baru pada data. Untuk menghindari hal yang merugikan dalam pengolahan, Data Scientist harus melakukan Data Cleaning atau mengatur data dengan baik dan terstruktur, membantu mengembangkan bisnis menggunakan metode algoritma Machine Learning dan juga melakukan eksperimen testing A/B. Tanggung jawab yang tidak kalah pentingnya adalah bisa berkomunikasi baik secara verbal atau nonverbal melalui visualisasi data.


3. Tanggung Jawab Data Analyst

Tanggung jawab yang dimiliki Data Analyst sendiri yaitu mereka melihat data dan segera memeriksa data untuk melihat apakah dari data yang didapatkan bisa menjawab pertanyaan atau masalah yang dimiliki. Hal ini, membuat keterbatasan aktivitas seorang Data Analyst, karena pada dasarnya mereka menggunakan data dari masa lalu dan hanya sampai pada menjawab pertanyaan. Biasanya Data Analyst dekat dengan aktivitas bisnis karena akan manfaatnya seperti:

  • Pengambilan dalam keputusan yang efektif

  • Menyimpulkan hasil eksplorasi analisis data 

  • Ekspansi dan keefektivitasan operasional bisnis

  • Melakukan prediksi data menggunakan Excel

  • Serta melakukan pemetaan dan penelusuran data dari sistem ke sistem lainnya untuk menemukan solusi bagi bisnis


4. Pertimbangakan Minat dan Bakatmu

Tentunya, kedua profesi baik Data Scientist atau Data Analyst sama hebatnya. Karena kedua profesi tersebut kini menjadi salah satu esensial yang penting jika kamu berhubungan dengan data. Jumlah data setiap harinya semakin bertambah, maka perlunya seorang Data Scientist atau Data Analyst membantu dalam mengolahnya. Tidak banyak perbedaan diantara keduanya, biasanya Data Scientist sangat dekat dengan angka dan statistik karena ilmu Data Science sendiri membutuhkan latar belakang pengetahuan seperti ilmu Matematika, ilmu Statistik, dan komputer sains. Sedangkan Data Analyst perlu memahami kebutuhan yang diperlukan perusahaan atau instansi. Singkatnya, kedua profesi merupakan bidang yang sukses dan menarik dan kamu bisa memilih diantara keduanya akan tetap menjadi sebuah keputusan yang bagus untuk karirmu.


Baca juga : Yuk Kenal Role Data Scientist, Profesi Menarik Dengan Gaji Besar


5. Ingin Berkarir Menjadi Data Scientist? Kamu Bisa Bergabung Bersama DQLab!

Setelah kamu mengetahui antara Data Scientist dan Data Analyst, kamu bisa mencoba terlebih dahulu dengan bergabung bersama DQLab untuk belajar module GRATIS “Introduction to Data Science with R” atau “Introduction to Data Science with Python”. Dengan kamu signup di DQLab, kamu akan mendapatkan module yang sesuai dengan kebutuhan kamu dengan pilihan module Premium atau module Platinum. Jangan khawatir, pembelajaran di DQLab pun sudah terstruktur dan juga implikatif, karena module yang ada di DQLab sendiri sesuai dengan kebutuhan di industri kerja nyata lho Sahabat Data DQLab! 


Tunggu apa lagi? Yuk wujudkan karir cemerlangmu menjadi Data Scientist! Selamat mencoba Sahabat Data DQLab!


Penulis: Agnes Nurlisa 

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!