FLASH PROMO!! BELAJAR DATA SCIENCE ONLINE 6 BULAN 399K
Diskon 89%, Akses 76 Modul Data Science Premium, Metode Praktek Sandbox, Bersertifikat!
SERBU DISINI!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 4 Jam 40 Menit 27 Detik 

Portfolio Basic Line Chart untuk Data Analyst

Belajar Data Science di Rumah 09-Januari-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/f2c009910e18eafd1289fa9f41ca9edf_x_Thumbnail800.jpeg

Secara sederhana, portofolio data analyst adalah platform yang memberi tahu recruiter secara singkat mengenai kompetensi dan project yang telah kita kerjakan. Portfolio dapat digunakan sebagai dokumentasi project-project yang telah kita kerjakan yang secara umum berisi informasi mengenai data, preprocessing data, processing data, summary, dan suggestions. Eits, suggestions ini bersifat optional, ya! Di dalam portofolio kita juga bisa menambahkan sertifikat yang telah kita peroleh. Di bidang praktis seperti analisis data, tidak cukup hanya memberitahu recruiter project apa yang telah kita selesaikan. Kita perlu memberikan bukti mengenai project yang telah kita kerjakan. Oleh karena itu, CV saja tidak cukup untuk menceritakan skill set dan project-project yang kita kerjakan.


Seperti yang kita ketahui, visualisasi data adalah salah satu aspek yang wajib dikuasai oleh seorang data analyst. Jadi, jika ingin berkarir di bidang data khususnya role data analyst maka wajib hukumnya memiliki portofolio visualisasi data. Bahan portofolio dapat kita temukan di mana saja, salah satunya adalah project yang kita selesaikan di sebuah platform belajar. DQLab adalah salah satu platform belajar yang banyak direkomendasikan oleh praktisi data untuk beginner yang ingin memperdalam data science. Di DQLab, kita bisa mengakses banyak modul yang bisa kita gunakan untuk membangun portofolio. Pada artikel kali ini kita akan membahas bocoran membangun portofolio untuk data analyst dengan module Modul Data Visualization with Python Matplotlib for Beginner. Data yang akan digunakan pada artikel kali ini adalah data transaksi sebuah supermarket selama tahun 2019. Penasaran dengan isinya? Let’s get started!


1. Menggunakan Library Matplotlib

Matplotlib adalah salah satu library powerful python yang berfokus pada pembuatan chart interaktif. Kita akan menggunakan library matplotlib untuk membuat line chart dari data GMV bulanan. Sumbu X akan mendefinisikan bulan dan sumbu Y mendefinisikan GMV per bulan. Berikut adalah script code yang akan kita gunakan untuk membuat basic line chart menggunakan library python.


Data Analyst


Setelah library matplotlib dipanggil menggunakan fungsi import, kemudian kita mendefinisikan sumbu X dan Y dan menampilkan chart-nya menggunakan fungsi plt.show. Jika berhasil maka chart yang akan muncul adalah sebagai berikut.


Data Analyst


Baca juga : Kenali Perbedaan Data Scientist, Data Analyst dan Data Engineer


2. Title dan Axis Label

Coba perhatikan chart pada poin pertama, apakah kamu bisa membaca informasi yang ditampilkan pada chart tersebut? Yaps, tidak! Hal ini karena tidak ada informasi dan variabel data apa yang sedang ditampilkan. Oleh karena itu kita perlu menambahkan judul dan label dengan fungsi plt.title, plt.ylable, dan plt.xlable. Untuk lebih lengkapnya kamu bisa lihat potongan script berikut. 


Data Analyst


Nah, ketika di-run, chart yang dihasilkan sebagai berikut


Data Analyst


3. Edit Line dan Point

Pada library matplotlib, ada berbagai jenis line dan point yang bisa kita sesuaikan dengan keinginan kita. Kita bisa mengubah line yang hanya garis lurus menjadi garis putus-putus, titik-titik berurutan, dan lain sebagainya. Selain itu, pada setiap titik data kita bisa menambahkan point agar lebih mudah ditandai. Pada modul ini kita akan mengubah jenis line dari garis lurus menjadi deretan titik dan strip serta menambahkan point dengan lingkaran. Berikut adalah script yang akan kita gunakan.


Data Analyst


4. Menambah Grid

Grid adalah garis di dalam chart yang menghubungkan sumbu X dan Y. perpotongan grid sumbu X dan sumbu Y berisi data pada chart. Untuk menambah grid kita bisa menggunakan script berikut.


Data Analyst


Setelah script pada poin 3 dan poin 4 digabung kemudian di-run, akan menghasilkan chart akhir sebagai berikut.


Data Analyst


Baca juga : Data Analyst vs Data Scientist, Yuk Kenali Perbedaannya 


Ingin membuat chart dengan python tapi belum bisa coding? Tenang, yuk belajar dengan modul gratis dari DQLab! Klik button di bawah ini atau sign up melalui DQLab.id untuk menikmati modul gratis ‘Introduce to Data Science’ menggunakan R dan Python sebagai pengenalan menulis script bahasa pemrograman R dan Python sebelum terjun dan menggunakan python lebih lanjut. Selamat belajar!


Penulis: Galuh Nurvinda K








Mulai Belajar
Data Science Sekarang
Bersama DQLab

Buat Akun Belajarmu & Mulai Langkah
Kecilmu Mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :