Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, dan Excel GRATIS
 SIGN UP  

Python Machine Learning, Kenali Lebih Jauh Yuk!

Belajar Data Science di Rumah 18-Agustus-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/38f97dc235b035a878a94aceb3bce788_x_Thumbnail800.jpg

Machine Learning menjadi salah satu hal yang banyak dibicarakan seiring dengan perkembangan ilmu Data Science. Machine Learning sendiri merupakan bagian dari Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence, dimana tujuannya adalah membuat mesin dapat berpikir layaknya manusia. Tidak mengherankan jika praktisi data terkadang diwajibkan untuk menguasai Machine Learning mengingat Machine Learning memegang peranan penting dalam Ilmu Data Science.

Ada banyak bahasa pemrograman yang bisa digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan Machine Learning. Namun tentu saja dengan adanya big data, praktisi data akan memilih bahasa pemrograman yang mudah untuk dipelajari dan juga diaplikasikan, contohnya Python. Dalam artikel ini akan dibahas secara singkat mengenai Machine Learning dengan menggunakan Python. Penasaran kan? Yuk, simak artikelnya!


1. Apa Itu Machine Learning

Machine Learning merupakan bagian dari Artificial Intelligence (AI) dan juga ilmu komputer, dimana berfokus pada pemanfaatan data dan penggunaan algoritma agar dapat meniru cara berpikir manusia, dari mulai proses pembelajaran hingga secara bertahap meningkatkan akurasinya. Machine Learning menjadi komponen penting dalam perkembangan Data Science. Melalui penggunaan metode statistik, algoritma dilatih untuk membuat klasifikasi atau prediksi, mengungkap wawasan utama dalam proyek penambangan data. Kemampuan akan Machine Learning ini kemudian menambah wawasan akan data sehingga proses pengambilan keputusan menjadi lebih akurat.


Baca juga : 3 Jenis Algoritma Machine Learning yang Dapat Digunakan di Dunia Perbankan


2. Tipe Machine Learning

Secara umum, Machine Learning terbagi menjadi tiga tipe, yaitu Supervised Learning, Unsupervised Learning, dan Reinforcement Learning. Meskipun nama ketiganya terdengar mirip, namun mereka sangat berbeda, loh. Supervised Learning merupakan algoritma Machine Learning yang telah memiliki output tujuan sehingga dalam proses training, mesin akan mempelajari klasifikasi berdasarkan label yang diberikan. Misalkan dari satu keranjang buah yang terdiri dari apel dan mangga, kemudian ada tambahan satu buah apel lagi. Untuk mengetahui apakah buah tersebut adalah apel atau mangga, mesin akan mencocokkan dengan ciri-ciri buah yang ada di keranjang.

Sementara Unsupervised Learning merupakan algoritma dimana data trainingnya tidak memiliki label, sehingga dalam proses klasifikasi tidak ada label tertentu yang akan menjadi tujuan. Data bisa dikelompokkan berdasarkan kemiripan warna, bentuk, dll. Untuk Reinforcement Learning sendiri merupakan algoritma Machine Learning yang proses training dan testingnya dilakukan secara bersamaan.


3. Alasan Menggunakan Python

Python menjadi salah satu bahasa pemrograman yang umum digunakan oleh para praktisi data. Salah satu alasannya adalah karena Python merupakan high level programming language dimana bahasa pemrograman ini mudah dibaca dan juga ditulis bahkan oleh orang awam sekalipun. Selain itu, Python juga bersifat lebih umum karena tidak berfokus di satu hal saja. Python dapat digunakan untuk mengembangkan situs web, algoritma, pengembangan game, hingga pengembangan Machine Learning.


4. Library Python yang akan Digunakan

Ada beberapa library Python yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan Machine Learning, yaitu Numpy, Pandas, Matplotlib, Scikit Learn. Library Numpy akan dimanfaatkan dalam pengoperasian data-data yang berbentuk angka sehingga untuk proses selanjutnya akan lebih mudah. Library Pandas umumnya digunakan untuk melakukan manajemen data, termasuk berbagai proses untuk manipulasi data (menambah dan mengurangi variabel yang digunakan dalam penelitian). Secara umum, library pandas dan numpy menjadi library yang paling sering digunakan. Kemudian untuk library Matplotlib merupakan library yang digunakan untuk melakukan visualisasi, biasanya akan digunakan bersamaan juga dengan library Seaborn. Sementara library Scikit Learn digunakan untuk mengerjakan project Machine Learning.


Baca Juga : Yuk Ketahui 3 Jenis Algoritma Machine Learning di Bidang Industri


5. Penasaran dengan Machine Learning? Yuk, Belajar Bareng DQLab!

Jika kamu tertarik untuk mempelajari Machine Learning lebih lanjut, kamu mungkin bisa mencoba untuk mendaftarkan dirimu menjadi member premium DQLab. Ada banyak modul yang disediakan oleh DQLab yang menggunakan berbagai bahasa pemrograman yang umum digunakan oleh praktisi data, seperti R, Python, dan juga SQL. Termasuk juga modul yang membahas tentang Machine Learning. Namun jika kamu takut tidak sesuai dengan culture belajar di DQLab, kamu bisa mulai dengan mencoba free modul. Ada dua free modul yang bisa kamu gunakan, yaitu “Introduction to Data Science with R” dan “Introduction to Data Science with Python”. Yuk, tunggu apa lagi? Buruan daftarkan dirimu!



Penulis : Gifa Delyani Nursyafitri

Editor: Annissa Widya

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!