Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, dan Excel GRATIS
 SIGN UP  

Rumus Excel Dasar Lookup, Rumus Dasar untuk Pemula

Belajar Data Science di Rumah 19-Juli-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/299c1451c222a4da826cc91aff94beb3_x_Thumbnail800.jpg

Microsoft excel pasti sudah sering kita dengar bahkan sejak kita masih sekolah atau kuliah dulu yang memiliki 1.084.576 baris serta 16.384 kolom. Excel merupakan software spreadsheet yang sangat powerful dikelasnya, tanpa harus memakan banyak space di RAM PC jika dibandingkan dengan software lainnya yang cukup berat. Microsoft excel sangat populer digunakan di bidang akademik dan juga perkantoran untuk melakukan pengolahan data-data. Microsoft Excel juga menyediakan banyak fungsi, dan rumus dasar excel hingga advanced serta shortcuts yang bisa digunakan untuk meningkatkan fungsionalitasnya. Oleh karena itu, excel masih menjadi andalan di berbagai kalangan untuk melakukan pengolahan data. 


Dengan tampilan yang nyaman dan user friendly serta dapat digunakan diberbagai operating system mulai dari windows hingga mac OS. Selain itu file .xls juga kompatibel di berbagai program lain. Tapi, alasan lain yang membuat excel dicintai para pengolah data karena bisa membaca file .csv yang biasanya sering digunakan para praktisi data sebagai sumber data mereka. Lalu, kira-kira apa saja rumus excel dasar andalan para praktisi data untuk vlookup Yuk, simak jawabannya di bawah ini !


1.VLOOKUP

Vlookup merupakan singkatan dari kata Vertical. Istilah vertikal ini merujuk pada bentuk tabel referensi yang digunakan, dimana header atau judul tabel terletak di bagian atas dan field datanya tersusun ke bawah secara vertikal. Penggunaan rumus VLOOKUP memiliki formula VLOOKUP(NilaiYangDiCari; TabelReferensi; NomorKolom; [RangeLookup]). Terkadang formula ini bisa menjadi berbeda bergantung pada penggunaan tanda baca koma (,) atau tanda baca titik koma (;) atau semicolon berkaitan dengan pengaturan dan spesifikasi komputer kalian.

Fungsi Vlookup excel memiliki empat argumen:

NilaiYangDiCari : Merupakan nilai yang akan kita cari pada kolom pertama sebuah tabel atau kolom paling kanan dari TabelReferensi. Argument ini dapat berupa angka, teks, tanggal maupun nilai tertentu baik ditulis langsung maupun sebuah referensi sel. Bisa juga berupa nilai yang dihasilkan oleh rumus excel lainnya.

TabelReferensi : Sebuah tabel referensi data yang terdiri dari 2 kolom atau lebih, dimana NilaiYangDicari berada pada kolom pertama tabel data ini.

NomorKolom : Merupakan Nomor kolom dari argumen TabelReferensi yang mengandung nilai data dan akan kita ambil nilai yang sebaris dengan posisi NilaiYangDicari pada kolom pertama.

RangeLookup : Diisi dengan nilai Boolean TRUE atau FALSE. Nilai logika True/false ini menunjukkan tipe pencarian. Nilai logika pada rumus Vlookup digunakan sebagai acuan untuk menentukan apakah kita ingin VLOOKUP menemukan hasil yang sama persis atau cukup menemukan nilai mendekati.


Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja


2.HLOOKUP

Rumus Excel HLOOKUP merupakan salah satu fungsi ms. Excel yang digunakan untuk mencari data pada baris pertama sebuah tabel data, kemudian mengambil nilai dari sel mana pun di kolom yang sama pada tabel data tersebut. Jika value yang kita cari dengan Fungsi VLOOKUP ada pada kolom pertama sebuah tabel atau range dan nilai yang dihasilkan ada pada baris yang sama, maka pencarian dengan HLOOKUP ada pada baris pertama sebuah tabel atau range dan hasil yang dikembalikan ada pada kolom yang sama. Berikut ini cara menggunakan fungsi HLOOKUP yang disajikan melalui syntax dibawah ini:


HLOOKUP(NilaiYangDiCari; TabelReferensi; NomorBaris; [RangeLookup])


Keterangan:

Fungsi HLOOKUP juga memiliki empat argumen:

NilaiYang Dicari

Nilai yang dicari pada baris pertama tabel. Nilai yang dicari bisa berupa nilai, referensi, atau string teks.

TabelReferensi

Tabel data dimana NilaiYangDiCari akan di temukan pada baris pertamanya. Gunakan referensi ke sebuah range, tabel, nama range atau nama tabel.

NomorBaris

Nomor baris dalam TabelReferensi yang akan menghasilkan nilai yang cocok.

RangeLookup

Berisi TRUE atau FALSE. Nilai logika ini akan menentukan apakah kita ingin Hlookup mencari kecocokan yang sama persis atau kecocokan yang mendekati. Jika berisi TRUE atau dikosongkan (tidak diisi) maka Hlookup menghasilkan kecocokan yang mendekati. Jika FALSE, HLOOKUP akan menemukan kecocokan persis. Jika tidak ditemukan, akan menghasilkan nilai kesalahan #N/A.


3.LOOKUP

Rumus LOOKUP Vector adalah fungsi (function) yang digunakan untuk mengambil sel dengan mencocokan range referensi (lookup_vector), yang disesuaikan dengan range hasil (result_vector), dimana kedua range merupakan vektor berukuran 1xn atau nx1. Tabel lookup dibagi menjadi dua yaitu Lookup Column adalah kolom tabel yang digunakan sebagai kunci untuk mencocokan data sel. Contohnya: Kolom Kode Golongan Pegawai pada tabel daftar gaji. Data Column adalah kolom-kolom yang memuat data-data yang akan diambil untuk digunakan sel lain. Data Column biasanya berjumlah lebih dari satu. Contohnya: dalam sebuah data kolom tunjangan, gaji pokok dan asuransi pada daftar gaji pegawai.


Berikut sistematika formula LOOKUP Vector.

=LOOKUP(lookup_value, lookup_vector, [result_vector])


Keterangan:

lookup_value adalah sel yang akan dicocokkan dengan lookup_vector.

lookup_vector adalah sel referensi yang dijadikan acuan mengambil data.

[result_vector] adalah sel yang diambil nilainya dengan melakukan penyesuaian dengan lookup_vector.


4.CHOOSE

Terakhir adalah fungsi CHOOSE. Fungsi Choose termasuk dalam kategori lookup and reference. Fungsi choose digunakan untuk memilih salah satu nilai dari sekumpulan argument nilai yang diberikan berdasarkan nomor indeks atau urutan tertentu. Fungsi Choose hampir mirip dengan fungsi INDEX pada excel. yakni sama-sama menghasilkan nilai berdasarkan informasi index number tertentu. Hanya saja, index number pada fungsi index merupakan informasi nomor kolom dan atau baris, sedangkan pada fungsi choose index number merupakan nomor urut dari list argument nilai atau range yang diberikan


Baca juga : Kenali Rumus IF pada 3 Kondisi dengan Excel


5. Rumus VLOOKUP Sebagian Kata atau Teks (LEFT, MID, RIGHT)

Fungsi Vlookup pada excel digunakan untuk mencari nilai teks atau angka pada sebuah tabel vertikal kemudian menampilkan data yang sebaris dari hasil pencarian nilai tersebut. Sedangkan untuk mengambil sebagian teks, excel telah menyediakan fungsi LEFT, MID dan RIGHT. Sehingga untuk melakukan vlookup sebagian kata atau teks maka anda perlu menggabungkan fungsi Vlookup pada excel dengan Fungsi Left, Mid atau Right pada sebuah rumus excel. 


6. Bagaimana Cara Mencari Data yang Sama dengan Vlookup?

Sebelum kita mulai tentang cara mencari data yang sama dengan vlookup ada baiknya jika kamu membuat contoh data pada tabel excel berikut ini, agar kamu lebih memahaminya:

  • Buat kolom dummy 1 di samping tabel data seperti gambar di bawah ini.

  • Kemudian buat kolom dummy 2 sebagai kata kunci yang akan kita cari

  • Terapkan rumus Vlookup pada kolom harga di tabel 2

Excel


7. Solusi AutoFill/ Copy Paste Rumus Vlookup

Ketika kamu menggunakan Vlookup, kamu tidak bisa sembarangan autofill ataupun copy paste rumus. Padahal, seperti yang kita ketahui bahwa ketika berurusan dengan rumus excel, autofill atau copy-paste biasa dilakukan untuk mempercepat pekerjaan tanpa perlu mengulang penulisan rumus. Lantas, bagaimana cara kita bisa mempercepat pekerjaan tanpa terjadinya masalah ? Solusinya, adalah dengan mengubah cell reference argument table_array menjadi absolute reference (simbol dollar $) atau menggunakan fitur tabel bernama. Dengan menggunakan format tabel bernama, maka ketika autofill/copy-paste rumus pada argument table_array tidak akan berubah. Sementara absolute reference ($) akan mengunci kolom sesuai penempatan lambang dolarnya.


8. Vlookup untuk 2 tabel sumber

Searca umum rumus Vlookup adalah sebagai berikut:

VLOOKUP(NilaiYangDiCari; TabelReferensi; NomorKolom; [RangeLookup])

 

Pada kasus Vlookup dengan dua tabel data array seperti diatas argumen fungsi VLookup yang perlu kita buat otomatis menyesuaikan dengan kriteria adalah argument Tabel Referensi. Kamu dapat menggunakan gabungan fungsi IF dengan fungsi Vlookup excel, dan juga dapat menggunakan gabungan fungsi Vlookup dengan fungsi choose. Untuk mendapatkan data Jumlah dari sintaks atau cara penulisan diatas maka jika digabungkan dengan fungsi VLookup rumus excelnya akan menjadi:

 

IF(TesLogika; Vlookup_1; Vlookup_2)

 

Dimana Vlookup_1 adalah rumus vlookup untuk tabel yang pertama sedangkan Vlookup_2 adalah rumus Vlookup untuk tabel yang kedua.

 

Baca juga : Kenali Rumus IF pada 3 Kondisi dengan Excel


9. Kepoin Modul Belajar Excel Lengkap dari Nol Hingga Advanced di DQLab

https://lh6.googleusercontent.com/u7lQ7xkaLDa4ozA8EdDCNQ0fRiguXYhwVoTFym0SAcpRv2ObKHDWcVfOcYx-_bcrwxyr3t83h9jZLy-SSPXbZry0IHSxLRWn25duZv3r1aNQsLITuA8opPJb8DpmpcQ90QOsJ7n6

 

Kamu tidak memiliki background pendidikan STEM? Tapi, ingin berkarir sebagai praktisi data. Sudah mencoba belajar otodidak, tapi malah overdosis informasi? Ingin mengikuti kursus tapi tidak punya waktu untuk pergi ke tempat kursus. Gabung dengan DQLab adalah solusi. Disini kamu akan belajar skill data science mulai dari tools-tools pengolahan data dasar seperti excel secara online tanpa perlu keluar rumah. Dengan bermodalkan koneksi internet kamu bisa belajar secara fleksibel dan dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Materinya pun disusun oleh mentor-mentor yang kompeten di bidangnya dari perusahaan unicorn dan startup. Jadi, jangan khawatir, kamu bisa mulai kursus data science online bersama DQLab! Sign up sekarang di DQLab.id atau klik button dibawah ini untuk nikmati pengalaman belajar yang seru dan menyenangkan!


Penulis: Rian Tineges

Editor: Annissa Widya Davita

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!