DOBEL DISKON 95% + 10% SPESIAL PROMO PUNCAK 7.7!
Belajar Data Science Paket Premium cuma 6 Bulan Hanya 177K!
SERBU SEKARANG!
Pendaftaran ditutup dalam 2 Hari 10 Jam 20 Menit 47 Detik 

Rumus Excel Dasar yang Mempermudah Pekerjaanmu dengan Data

Belajar Data Science di Rumah 02-Agustus-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/4476fd36889bda91120d23568feaff7f_x_Thumbnail800.jpg

Siapa yang tidak kenal dengan Microsoft Excel? Tentu kita tidak asing dengan aplikasi ini. Microsoft Excel adalah aplikasi pengolah angka yang termasuk dalam paket Microsoft Office. Aplikasi ini umumnya digunakan oleh orang yang bekerja dengan data seperti praktisi data atau bagian administratif untuk mengorganisir data ke dalam bentuk yang lebih rapi. Lembar kerja Excel disebut worksheet yang terdiri dari banyak sheet. Di dalam setiap worksheet terdapat 256 kolom dan 65.536 baris yang memuat sekitar 4.194.304 sel. Kita bisa menyimpan data, mengolah data, menuliskan formula, membuat grafik dan sebagainya di dalam worksheet. 


Fungsi utama dari Excel adalah pengolah data angka. Oleh karena itu Excel menyediakan berbagai fungsi yang mendukung pekerjaan tersebut. Terdapat berbagai formula (rumus) dasar matematika, statistik, dan lain sebagainya. Selain itu ada juga fungsi analisis dengan berbagai macam pilihan metode statistika seperti regresi dan korelasi. Excel juga menyediakan banyak bentuk grafik untuk visualisasi data seperti pie chart dan bar chart. Nah, artikel kali ini akan membahas mengenai rumus excel dasar yang wajib kamu ketahui untuk mempermudah pekerjaanmu. Apa saja ya? Yuk, simak pembahasannya dibawah ini!


1. Operator Perhitungan Pada Excel

Dalam melakukan perhitungan dalam Excel diperlukan operator pada formula yang diterapkan. Operasi perhitungan dasar yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, eksponensial, dan persen. Simbol yang digunakan dalam Excel mudah diingat karena mirip dengan operator perhitungan pada umumnya, yaitu sebagai berikut:

  • ( + ) untuk penjumlahan

  • ( - ) untuk pengurangan 

  • ( * ) untuk perkalian

  • ( / ) untuk pembagian

  • ( ^ ) untuk eksponensial

  • ( % ) untuk persen  

Misalnya kita ingin melakukan penjumlahan yaitu 7 + 5, kamu bisa menuliskan di sel =7+5 kemudian tekan Enter maka akan muncul hasilnya. Cara lainnya yaitu melakukan penjumlahan antar sel. Misalnya sel pertama berisi angka 7 dan sel kedua berisi angka 5. Maka untuk menjumlahkannya, tuliskan formula =sel1+sel2 pada kolom fx kemudian tekan Enter.


Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja


2. Fungsi Operasi Dasar 

Jika kita memiliki data yang sangat banyak, tentu tidak akan efektif melakukan perhitungan dengan menerapkan operasi seperti yang dibahas dalam poin sebelumnya. Untuk itu, Excel menyediakan fungsi yang mempermudah pengolahan data tersebut. Caranya cukup mudah, klik sel dimana kamu ingin menempatkan hasil perhitungan, isikan formula pada kolom fx yaitu =fungsi(sel_awal:sel_akhir), kemudian tekan Enter. Beberapa fungsi yang digunakan untuk operasi dasar yaitu sebagai berikut:

  • SUM untuk menjumlahkan seluruh data angka

  • AVERAGE untuk mencari nilai rata-rata pada data

  • MIN untuk mencari nilai minimum pada data

  • MAX untuk mencari nilai maksimum pada data

  • COUNT untuk menghitung jumlah data pada suatu kumpulan data

  • PRODUCT untuk mengalikan seluruh nilai pada kumpulan data


3. Perhitungan Logika dengan Excel

Tidak hanya perhitungan dasar, Excel juga menyediakan fungsi yang dapat melakukan perhitungan logika. Fungsi logika digunakan untuk melakukan perbandingan antara nilai dengan menguji kondisi apakah memenuhi kriteria atau tidak sehingga menghasilkan output TRUE atau FALSE. Beberapa fungsi logika pada Excel yaitu sebagai berikut:

  • IF untuk membandingkan nilai berdasarkan dua kondisi dimana akan menghasilkan TRUE jika semua kondisi terpenuhi dan FALSE jika salah satu kondisi tidak terpenuhi.

  • AND untuk membandingkan nilai berdasarkan dua atau lebih kondisi dimana akan menghasilkan TRUE jika semua kondisi terpenuhi dan FALSE jika salah satu kondisi tidak terpenuhi.

  • NOT untuk mengembalikan keadaan logika, misal TRUE jadi FALSE dan sebaliknya.

  • IFERROR untuk memeriksa apakah ada kesalahan pada fungsi Excel atau tidak.


4. Fitur Quick Analysis

Selain untuk melakukan perhitungan dasar dan logika, Excel juga dapat digunakan untuk analisis data. Salah satu fiturnya yaitu Quick Analysis. Terdapat beberapa pilihan dalam fitur tersebut yaitu sebagai berikut: 

  • Conditional formatting untuk menyorot nilai atau data pada sel warna, grafik, dan lainnya. 

  • Chart untuk memvisualisasikan data

  • Totals untuk melakukan operasi perhitungan

  • Tables untuk menerapkan bentuk tabel

  • Sparklines untuk membuat mini chart pada setiap sel

Cara menggunakan quick analysis yaitu drag data yang ingin digunakan, klik kanan kemudian pilih Quick Analysis. Pilih fitur yang kamu inginkan. 

Baca juga : Kenali Rumus IF pada 3 Kondisi dengan Excel


5. Ikuti Mini Quiz Excel di DQLab, Yuk!

Menarik bukan fitur-fitur dalam Excel? Setelah memahami pembahasannya, kamu bisa mulai mempraktekkannya menggunakan data yang kamu miliki. Excel menjadi salah satu skill yang dibutuhkan jika ingin bekerja sebagai praktisi data. Ingin belajar sekaligus mengasah kemampuan Excel? Daftar di DQLab.id dan pilih modul platinum untuk mengakses modul-modul Excel oleh mentor profesional. 


Penulis: Dita Kurniasari

Editor: Annissa Widya


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!