PROMO PAYDAY! SERBU PAKET DATA SCIENCE 3 BULAN CUMA 100K!
Diskon Spesial 95% Belajar Data Science Bersertifikat
SERBU DISINI!
Pendaftaran ditutup dalam 1 Hari 3 Jam 45 Menit 3 Detik 

Sederetan Python IDE dan Text Editor Penghujung Tahun 2021

Belajar Data Science di Rumah 02-Desember-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/f03e9b335c5de44c13681a01eae7c5c3_x_Thumbnail800.png

Python merupakan salah satu bahasa pemrograman terbaik dari beberapa bahasa pemrograman lainnya. Tidak heran jika Python merupakan sebuah aplikasi yang menjadi kecintaan para developer. Python dipuji keberhasilannya karena satu aplikasi memiliki berbagai macam fungsi maupun kegunaan. Salah satu indikator utama untuk mengukur popularitas dan keberhasilan suatu bahasa pemrograman adalah jumlah environment yang dapat digunakan oleh user. Dilansir dari StackOverflow, Python berhasil dinobatkan bahasa yang memiliki trending terbaik. Alasan yang mendasarinya adalah tidak seperti bahasa lain yang susah untuk dibaca dan dipahami, python lebih menekankan pada keterbacaan kode agar lebih mudah untuk memahami sintaks. Dalam beberapa tahun terakhir, Python digunakan oleh banyak praktisi data sehingga juga berpengaruh pada peningkatan penggunaan IDE Python terbaik dan sudah terintegrasi dengan berbagai library yang telah disediakan. Tools yang telah disiapkan tidak hanya berfungsi dalam sebuah instansi perusahaan, tetapi juga digunakan untuk riset ilmiah dan membuat aplikasi.


IDE adalah alat kompleks yang akan mendukung anda selama seluruh proses pengembangan perangkat lunak. Namun, untuk proyek yang lebih kecil”atau orang-orang yang menghargai penyesuaian di atas segalanya”editor code mungkin sudah cukup. Editor kode tidak memiliki kata "terintegrasi" dalam namanya karena suatu alasan; itu hanya editor, dengan fitur tambahan seperti penyorotan sintaks dan pemformatan kode. Tetapi editor code memang memiliki kelebihan. Mereka lebih ringan, dan editor yang lebih canggih memungkinkan Anda untuk menyesuaikan pengalaman pengembangan perangkat lunak Anda dengan plugin dan alat yang dipilih sendiri. Sebuah riset yang dilakukan indeks popularitas menurut Survei Pengembang Stack Overflow dan Status Ekosistem Pengembang oleh Jetbrains melansir sederetan IDE Python beserta code editor pilihan praktisi data maupun developer. Buat sahabat data yang ingin banyak mempelajari tentang Python maka perlu diketahui jenis-jenis IDE yang sering digunakan para developer sehingga menjadi IDE Python terbaik tahun 2021 versi Stack Overflow dan Jetbrains. Mari kita cari tahu lebih dalam. Pada artikel DQLab kali ini, kita akan membahas mengenai IDE Python paling hits dan terbaik di tahun 2021. Dengan harapan bisa menjadi tambahan insight dan rekomendasi bagi kalian calon praktisi data, pemula data maupun data enthusiast. Jangan lewatkan artikel berikut ini, pastikan simak baik-baik, stay tune and keep scrolling on this article guys!


1. Sublime Text 

Sublime Text 3 merupakan salah satu aplikasi text editor yang sangat berguna untuk menulis sejumlah code serta mampu membuka berbagai macam jenis file. Sublime Text 3 juga mendukung berbagai bahasa pemrograman seperti HTML, C++, C, C#, CSS, Java, JS, ASP, dan masih banyak lagi. Sublime Text 3 merupakan text editor yang sering digunakan oleh programmer khususnya seorang web developer untuk menulis code. Sublime Text 3 ini menjadi sesuatu yang sangat penting bagi web developer sebagai senjata coding. Aplikasi Sublime Text mudah digunakan karena warna dari tulisan coding yang sangat bervariasi dan interaktif tentu sangat menarik dan juga dapat mengubah warnanya temanya.


Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh Teks editor Sublime Text adalah mampu membuat struktur dan elemen HTML lebih mudah. Dengan fitur yang tersedia dan secara otomatis dapat membuat elemen html dengan lebih cepat, hanya menggunakan shortcut CTRL + SPACE. Contohnya jika ingin buat struktur html dengan lebih cepat maka cukup mengetikkan œhtml saja. Lalu tekan tombol CTRL + SPACE. Kerangka html dapat terbentuk secara otomatis. Nah jika ingin buat elemen html, Anda juga hanya perlu mengetikkan nama elemennya, selanjutnya tekan tombol CTRL + SPACE.


Baca juga : Yuk Cari Tahu Perbedaan Python R dan SQL 


2. Jupyter Notebook

Jupyter (https://jupyter.org/) adalah organisasi non-profit untuk mengembangkan software interaktif dalam berbagai bahasa pemrograman. Notebook adalah satu software buatan Jupyter, adalah aplikasi web open-source yang memungkinkan Anda membuat dan berbagi dokumen interaktif yang berisi kode live, persamaan, visualisasi, dan teks naratif yang kaya. Mungkin penjelasan di atas kurang jelas. Ilustrasinya begini. Dulu, biasanya kita membagikan kode dan dokumen secara terpisah. Kode-kode kita satukan dalam sebuah librari/aplikasi/proyek (Visual Studio, Eclipse, dsb), dan dokumen kita buat dengan penyunting kata. Dalam dokumen bisa tampilkan cuplikan kode, tampilan hasil, dan visualisasi lainnya dari program kita. Nah, Jupyter Notebook menyatukan semua ini, baik itu teks/narasi, kode hidup, persamaan, tampilan hasil, gambar statis, dan visualisasi grafis, dalam satu file interaktif. Kelebihan lainnya, notebook dapat dijalankan ulang oleh siapapun yang membukanya, untuk memproduksi eksekusi kode di dalamnya.


3. Visual Studio Code

Visual Studio Code (VS Code) adalah sebuah teks editor multiplatform yang komplit dan handal buatan Microsoft. Selain tersedia untuk Windows, Visual Studio Code (VS Code) juga tersedia untuk versi Linux dan Mac. Teks editor mendukung banyak bahasa pemrograman seperti  JavaScript, Typescript, dan Node.js, serta bahasa pemrograman lainnya dengan bantuan plugin yang dapat dipasang di Visual Studio Code seperti C++, C#, Python, Go, Java, dll.  Visual Studio Code (VS Code) bersifat open source. Hal ini juga yang membuat VSCode menjadi favorit para pengembang(developer) aplikasi, karena mereka dapat ikut serta  dalam proses pengembangan Visual Studio Code (VS Code). Visual Studio Code (VS Code) menyediakan Intellisense, Git Integration, Debugging, dan fitur ekstensi. Fitur-fiturnya akan terus bertambah seiring dengan perkembangan versi Visual Studio Code. Perkembangan versi Visual Studio Code ini juga dilakukan berkala setiap bulan, dan inilah yang membuat VSCode unggul dibandingkan teks editor lainnya.


4. Vim

Vim merupakan singkatan dari Vi iMproved yang dirilis pertama kali tahun 1991. Vim merupakan tiruan editor yang sudah ada bernama vi dengan menambah beragam fitur baru (perhatikan lagi kepanjangan dari vim). Vi sendiri sudah ada sejak tahun 1972. Sederetan keuntungan yang dimiliki oleh Vim teks editor adalah vim merupakan salah satu editor dengan basis pengguna setia yang cukup besar. Bayangkan, sejak dirilis pada tahun 1991 (atau 1976 untuk vi), penggunanya masih pada setia, masih banyak sekali. Kedua, vim tersedia secara gratis. Ya, jaman sekarang memang mayoritas editor teks tersedia secara gratis sehingga alasan ini mungkin kurang kuat untuk mendorong pembaca belajar menggunakan vim. Ketiga, vim ada di mana-mana (maksudnya diberbagai sistem). Vim tersedia di Linux, Windows, Mac OS X, BSD, atau sistem Unix lain. Well, memang editor teks lain juga tersedia untuk berbagai sistem sih, jarang ada editor yang khusus hanya untuk satu sistem saja (seperti Notepad++ atau TextMate yang hanya ada di Windows dan Mac). Tapi, kelebihan lain dari vim adalah dia bisa dipakai untuk ngoding di terminal. Kelebihan ini tentu sangat berguna bagi developer yang sering bekerja dengan sistem remote yang bisanya terhubung lewat SSH atau sesi Putty.


 Baca juga : Mengenal Perbedaan R Python dan SQL


5. Belajar Python Tanpa Install Softwarenya? Tentu Bisa Dong!

Kini Sahabat Data DQLab sudah tidak perlu khawatir lagi. Karena dengan belajar data science di DQLab sekarang tidak perlu install software Python loh. Kamu bisa langsung belajar dari sekarang karena dataset yang telah disediakan sudah sudah terintegrasi dengan live code editor. Jika kamu penasaran dengan data science dan ingin belajar data science secara langsung, caranya mudah banget. Kamu bisa loh untuk coba bikin akun gratisnya kesini di DQLab.id dan lakukan signup untuk dapatkan info-info terbaru serta belajar data science. Nikmati pengalaman belajar data science yang menarik dan cobain berlangganan bersama DQLab yang seru dan menyenangkan dengan live code editor. Cobain juga free module Introduction to Data Science with R dan Introduction to Data Science with Python untuk menguji kemampuan data science kamu gratis!


Dapatkan keuntungan-keuntungan yang didapatkan salah satunya tidak perlu install software tambahan. Karena kalian belajar secara langsung terhubung dengan live code editor dari device yang kalian gunakan. Tersedia berbagai macam modul-modul yang terupdate mulai dari free hingga platinum semua dapat diakses jika kamu ingin berlangganan buat akses seluruh modul lengkapnya. Kalian juga bisa mencoba studi kasus penerapan real case industry dan kamu juga diberikan kesempatan mendapatkan job connector dari perusahaan ternama di ranah industri data. Uniknya kamu bisa langsung apply dari akun kamu loh. So, tunggu apalagi, buruan SIGNUP Sekarang ya!


Penulis: Reyvan Maulid


Mulai Belajar
Data Science Sekarang
Bersama DQLab

Buat Akun Belajarmu & Mulai Langkah
Kecilmu Mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :