Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, dan Excel GRATIS
 SIGN UP  

Siap Menjadi Data Scientist? Yuk Pahami Basic Kompetensi yang Harus Dimiliki

Belajar Data Science di Rumah 09-Juli-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/bdf2be8cea0a773ce4687f210edc7bf6_x_Thumbnail800.jpg

Jumlah data dari tahun ke tahun semakin meningkat, bahkan saat ini diperkirakan produksi data sudah menjadi jutaan giga bytes. Tingginya produksi data mendorong banyak perusahaan untuk memanfaatkan data tersebut. Namun, karena ukuran dan volumenya yang terlalu besar, maka perlu tenaga ahli untuk mengolah data tersebut. Tenaga ahli itu ialah data scientist. Beberapa tahun ini, profesi data scientist terus meningkat, bahkan Harvard University menobatkan profesi ini menjadi profesi 'terseksi' di abad ke- 21. Prospek dan karir data scientist dianggap sangat cemerlang karena diprediksi dunia akan dipenuhi dengan data dan nantinya semua industri akan membutuhkan data sebagai dasar pengambilan keputusan. 

Fenomena ini menyebabkan minat belajar data science meningkat tidak hanya dari seseorang yang memang mengenal dunia data, tetapi seseorang tanpa background IT pun tertarik untuk mempelajari bahkan bekerja di bidang data science. Bekerja di bidang data science tidak mudah karena memerlukan seseorang yang skillfull dan memiliki intuisi yang kuat terhadap data. Ada beberapa kompetensi dasar yang harus dimiliki seseorang untuk bekerja di dunia data science. Mau tahu apa saja basic kompetensi tersebut? Yuk simak artikel ini sampai akhir!

1. Kompetensi atau Keterampilan Teknis

Salah satu kompetensi wajib yang harus dimiliki oleh seorang data scientist adalah memiliki keterampilan teknis yang baik. Seorang data scientist harus bisa menerapkan algoritma machine learning, seperti regresi, klasifikasi, text mining, dan time series. Selain itu, data scientist harus bisa menggunakan tools data science dan visualisasi data, serta bisa mengekstrak data dari berbagai sumber. Beberapa tools yang harus dikuasai oleh data scientist adalah Excel, R, Python, SQL, dan Tableau. Perusahaan pasti akan mencari kandidat dengan "paket komplit", jadi jika seseorang ingin berkarir di dunia data science, maka minimal ia harus menguasai tools dan konsep data science yang biasa digunakan di dunia industri.

Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist

2. Kompetensi atau Keterampilan Berkomunikasi

Data scientist merupakan pekerjaan yang membutuhkan cara berfikir yang imajinatif karena tugas data scientist tidak hanya mengolah data, tetapi harus menceritakan data dan hasil temuannya kepada tim atau stakeholder perusahaan. Agar dapat bercerita dengan baik, maka seorang data scientist harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar dapat menjelaskan dan mempresentasikan semuanya dengan runtut. Komunikasi ini tidak hanya berbentuk lisan, tetapi juga tulisan. Oleh karena itu, mempelajari ilmu komunikasi yang baik adalah salah satu syarat menjadi data scientist.

3. Memiliki Ketajaman Bisnis

Seorang data scientist di sebuah perusahaan tidak akan bekerja sendiri. Mereka akan bekerja dan berkolaborasi dengan berbagai tim, salah satunya adalah tim pengembangan bisnis dan marketing. Oleh karena itu, perusahaan akan mencari kandidat yang memiliki ketajaman bisnis yang bisa membantu mereka untuk menggali insights dari data yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk membuat keputusan yang cerdas, efektif, dan efisien. Data scientist yang baik adalah data scientist yang bisa mengkombinasikan keterampilan teknis dan ketajaman bisnis untuk menemukan jawaban yang benar-benar akan membantu mengembangkan bisnis yang lebih baik.

4.Memiliki Rasa Ingin Tahu yang Besar

Perusahaan akan mencari kandidat yang mau belajar, inovatif, dan memiliki rasa ingin tahu yang besar untuk membantu perusahaan menemukan jawaban atas sebuah masalah. Rasa ingin tahu akan mendorong seorang data scientist untuk mencari pola yang tidak terpikirkan oleh orang lain, atau mengajukan pertanyaan yang tidak terpikirkan oleh orang lain. Dengan memiliki rasa "kepo" dalam konteks positif, maka seorang data scientist akan berusaha "menggali" data sedalam mungkin untuk menemukan "sesuatu" yang berguna.

Baca juga : Yuk Kenal Role Data Scientist, Profesi Menarik Dengan Gaji Besar

5. Memiliki Pengalaman 

Salah satu aspek yang akan dinilai oleh perusahaan saat mencari kandidat adalah menilai portofolio yang telah dibuat oleh si kandidat. Portofolio berisi project-project yang pernah atau sedang dikerjakan oleh kandidat. Dengan melihat dan menilai portofolio, perusahaan dapat menilai bagaimana kemampuan kandidat dan akan digunakan sebagai bahan pertimbangan apakah akan menerima kandidat tersebut atau tidak.

Seorang data scientist profesional pun akan tetap mengupdate portofolionya, karena selain sebagai bukti project yang telah dikerjakan, portofolio juga bisa digunakan sebagai media dokumentasi dan transfer ilmu bagi orang lain. Belum punya portofolio? Yuk bangun portofolio-mu bersama DQLab! DQLab menyediakan berbagai project dengan data yang mencerminkan data real di dunia industri sehingga kita memiliki gambaran bagaimana cara mengolah data real. Caranya gampang, kok! Cukup kunjungi www.dqlab.id atau klik button di bawah ini dan nikmati modul gratis "Introduce to Data Science" sebagai langkah persiapan untuk membangun portofolio-mu. Selamat belajar!

Penulis: Galuh Nurvinda K

Editor: Annissa Widya Davita


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!