Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, dan Excel GRATIS
 SIGN UP  

Simak Perbedaan Metode Pengumpulan Data Sekunder dan Primer

Belajar Data Science di Rumah 31-Mei-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/0b54288710342092f178b71fbda0017c_x_Thumbnail800.jpeg

Dalam dunia penelitian, seringkali kita selalu berhadapan dengan istilah metode pengumpulan data. Metode pengumpulan data adalah teknik atau cara yang dilakukan oleh peneliti untuk mengumpulkan data. Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian. Sementara itu instrumen pengumpulan data merupakan alat yang digunakan untuk mengumpulkan data. Karena berupa alat, maka instrumen pengumpulan data dapat berupa check list, kuesioner, pedoman wawancara, hingga kamera untuk foto atau untuk merekam gambar. Ada berbagai metode pengumpulan data yang dapat dilakukan dalam sebuah penelitian. Metode pengumpulan data ini dapat digunakan secara sendiri-sendiri, namun dapat pula digunakan dengan menggabungkan dua metode atau lebih. Secara jenis data dilihat dari cara mendapatkan datanya, dibagi kedalam dua jenis yakni data primer dan data sekunder. Kedua jenis data ini tentunya memiliki kekhasan masing-masing dalam mengumpulkan datanya.


Contoh pada data sekunder. Metode pengumpulan data sekunder sering disebut metode penggunaan bahan dokumen, karena dalam hal ini peneliti tidak secara langsung mengambil data sendiri tetapi meneliti dan memanfaatkan data atau dokumen yang dihasilkan oleh pihak-pihak lain. Dalam hal ini, data sekunder merupakan data primer yang diperoleh oleh pihak lain atau data primer yang telah diolah lebih lanjut dan disajikan baik oleh pengumpul data primer atau oleh pihak lain yang pada umumnya disajikan dalam bentuk tabel-tabel atau diagram-diagram. Sedangkan kasusnya pada data primer, data primer didapatkan dengan melibatkan partisipasi aktif dari peneliti. Biasanya, data primer dikumpulkan melalui kegiatan survei, observasi, eksperimen, kuesioner, wawancara pribadi dan media lain yang digunakan untuk memperoleh data lapangan. Kira-kira apa yang membedakan dari metode pengumpulan baik data primer maupun data sekunder. Pada artikel DQLab kali ini, kita akan membahas terkait perbedaan metode pengumpulan data antara data sekunder maupun primer. Bagi kalian para pemula data tentunya artikel ini wajib untuk disimak dan diketahui sama-sama. Jadi, pastikan simak baik-baik, stay tune and keep scrolling on this article guys!


1.Metode Pengumpulan Data Primer

Data primer merupakan data yang didapat dari sumber pertama, baik dari individu atau perseorangan seperti hasil wawancara atau hasil pengisian kuesioner yang biasa dilakukan oleh peneliti. Misalnya produsen suatu produk kosmetik ingin mengetahui perilaku konsumen terhadap produk yang dihasilkannya, maka diadakanlah wawancara terhadap para konsumennya untuk kemudian dari wawancara tersebut dikumpulkan informasi yang diharapkan. Dalam metode pengumpulan data primer, peneliti/observer melakukan observasi sendiri baik di lapangan maupun di laboratorium. Pelaksanaannya dapat dilakukan dengan melakukan survei atau percobaan (experiment).


Baca juga : Data Analisis : 2 Jenis Metode yang Penting Untuk Kamu Tahu dalam Analisis Data


2.Metode Pengumpulan Data Sekunder

Data sekunder pada umumnya digunakan oleh peneliti untuk memberikan gambaran tambahan, gambaran pelengkap ataupun untuk diproses lebih lanjut. Sebagai contoh, banyak informasi tentang manajer potensial yang diperoleh oleh suatu perusahaan dari terbitan yang dikeluarkan oleh badan riset yang dikelola oleh swasta. Dalam metode pengumpulan data sekunder observator tidak meneliti langsung, tetapi data didapatkan misalnya dari, media massa, BPS, baik yang dipublikasikan dalam edisi khusus maupun data yang belum dipublikasikan, Lembaga pemerintah atau swasta, Lembaga Penelitian maupun Pusat Bank Data dan Hasil penelitian individual peneliti lain. Selain itu pengumpulan data sekunder juga didapatkan melalui penelitian Kepustakaan,


Upaya pengumpulan data dengan penelitian kepustakaan ini ditujukan untuk mengetahui berbagai pengetahuan dan karya yang pernah dicapai oleh para peneliti pendahulu, bagaimana usaha mereka meneliti dan menemukan apa yang sekarang dianggap sebagai hal yang biasa saja. Dengan penelitian kepustakaan, peneliti belajar dan melatih dirinya untuk mengatasi masalah-masalah penyusunan yang rumit, bagaimana mengekspresikan semua bahan dari bermacam-macam sumber tersebut yang mungkin mengandung sudut pandang yang berbeda beda atau bahkan terkadang bertentangan menjadi suatu karya yang terseleksi.


Baca juga : Langkah-Langkah Menggunakan Teknik Analisis Data Kualitatif


3.Data Primer vs Data Sekunder

Pengumpulan data primer adalah hal yang sangat menarik. Ada banyak sekali hal menarik yang bisa kita dapatkan dengan menggunakan data primer. Terkadang, kita menemukan kondisi dimana data sekunder yang ditemukan tidak lagi merupakan data yang tebaru. Data tersebut sudah lewat dari tahun penelitian yang kita inginkan. Maka sekarang merupakan waktu yang tepat untuk menggunakan data primer. Bila anda melakukan penelitian pada hal-hal yang memang tidak pernah diteliti sebelumnya, maka teknik pengumpulan data primer merupakan hal yang wajib untuk anda kuasai. Data sekunder akan bermanfaat dalam memunculkan beberapa alternatif lain yang mendukung dalam penyelesaian masalah yang akan diteliti. Dengan semakin banyaknya informasi yang kita dapatkan, maka penyelesaian masalah akan menjadi jauh lebih mudah. Hal ini juga berkenaan dengan data-data yang diperoleh dengan menggunakan data sekunder seperti misalnya ketika kamu ingin mencari data produksi dan data luas lahan maka kamu dapat mencarinya melalui website atau publikasi data instansi terkait. Pencarian data ini juga tergantung konteks wilayahnya apakah nasional, regional maupun internasional.


4.Yuk, Belajar Data Science Gratis di DQLab Selama 1 Bulan!


Gunakan Kode Voucher "DQTRIAL", dan simak informasi di bawah ini mendapatkan 30 Hari FREE TRIAL:

1.Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

2.Buka academy.dqlab.id dan pilih menu redeem voucher

3.Redeem voucher "DQTRIAL" dan check menu my profile untuk melihat masa subscription yang sudah terakumulasi.

4.Selamat, akun kamu sudah terupgrade, dan kamu bisa mulai Belajar Data Science GRATIS 1 bulan.


Penulis: Reyvan Maulid Pradistya

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!