PROMO BACK TO SCHOOL, HEMATNYA SERU! DISKON 95% + Cashback*
Cuma Rp 159K bisa belajar data science 6 bulan
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 1 Hari 18 Jam 2 Menit 53 Detik 

Skill Data Scientist: 3 Bahasa Pemrograman yang Umum Digunakan

Belajar Data Science di Rumah 29-Januari-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/bd36010767167b17c380ed7bcf6b4a9e_x_Thumbnail800.jpg

Data Scientist merupakan profesi yang ikut berkembang seiring perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Tanpa kita sadari, teknologi yang semakin canggih membuat data yang dihasilkan semakin banyak jumlahnya serta semakin bervariasi. Data-data ini baru bisa menjadi informasi yang bermanfaat jika diperlakukan dan diolah dengan cara yang benar. Itulah mengapa kebutuhan akan posisi Data Scientist terus membludak. Meskipun banyak orang yang tertarik untuk bekerja sebagai Data Scientist, sayangnya tidak semuanya bisa memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan perusahaan.

Untuk bisa menjadi seorang Data Scientist, seorang kandidat harus memiliki skill yang dibutuhkan. Umumnya, skill ini akan terbagi menjadi dua, yaitu hard skill dan soft skill. Keduanya sama pentingnya karena jika bisa dikombinasikan dengan baik, maka hasil analisis yang didapatkan akan memberikan insight yang menarik. Salah satu hard skill yang pasti menjadi kualifikasi seorang Data Scientist di perusahaan manapun adalah kemampuan akan bahasa pemrograman. Kira-kira apa saja sih bahasa pemrograman yang umum digunakan oleh Data Scientist? Cari tahu bareng DQLab, yuk!


1. Mengapa Data Scientist harus Menguasai Bahasa Pemrograman?

Data Scientist dibutuhkan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan big data atau data yang bervolume besar. Jika menggunakan cara manual, tentu saja akan memakan waktu yang sangat lama, sementara dalam perusahaan kita harus bekerja seefektif mungkin. Penggunaan bahasa pemrograman inilah yang kemudian dapat mempercepat proses analisis data. Pada dasarnya, penggunaan bahasa pemrograman di setiap perusahaan akan berbeda-beda, disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan tersebut. Akan tetapi ada beberapa bahasa pemrograman yang umum digunakan oleh Data Scientist, misalnya Python, R, dan Matlab.


Baca Juga : Jangan Salah! Ini dia Perbedaan Data Scientist, Data Analyst & Data Engineer


2.Python

Python menjadi bahasa yang paling banyak digunakan oleh Data Scientist di berbagai perusahaan. Python termasuk bahasa pemrograman yang bersifat high level programming language dimana bahasa ini mudah untuk dibaca dan ditulis kembali karena mirip dengan bahasa manusia. Selain itu, Python juga termasuk bahasa pemrograman yang fleksibel karena bisa mengerjakan banyak pekerjaan dan tidak terfokus di analisis data saja. Hal ini juga didukung dengan banyaknya library yang ada di Python. Untuk mengerjakan pekerjaan Data Scientist, library yang paling umum digunakan adalah Numpy, Pandas, Scikit Learn, Matplotlib, dan Seaborn.


3. R

Bahasa R merupakan salah satu bahasa pemrograman yang awalnya ditujukan untuk mempermudah pekerjaan Statistician. Sehingga tidak mengherankan jika bahasa R memang lebih berfokus untuk analisis yang berhubungan dengan statistika dan juga data visualisasi. Selain itu, R juga dibangun untuk menyelesaikan dataset yang besar serta pemrosesan yang kompleks dengan menggunakan bantuan R Studio. Jika kalian memiliki background pendidikan Statistika sebelumnya, tentu mempelajari R menjadi lebih mudah dibandingkan bahasa lainnya. Meskipun tidak se-fleksibel Python, namun di R juga terdapat banyak library yang bisa dimanfaatkan untuk analisis data.


4. MATLAB

MATLAB juga merupakan bahasa pemrograman yang khusus digunakan untuk komputasi statistika dan matematika. MATLAB memiliki tools untuk visualisasi yang bersifat dinamis serta toolbox deep learning yang bisa melakukan transisi dengan baik. Untuk matematika yang kompleks, seperti aljabar linear atau analisis numerik, MATLAB akan sangat berguna. MATLAB sebenarnya akan sangat efektif digunakan untuk dunia akademis atau perusahaan yang memiliki lingkungan seperti itu. Sayangnya, MATLAB tidak bersifat gratis sehingga jika ingin menggunakan nya secara terus menerus, kita harus melakukan upgrade ke versi yang berbayar.


Baca Juga : 3 Perbedaan Data Analyst, Data Scientist, dan Data Engineer


5. Ingin Menguasai Hard Skill Data Scientist? Di DQLab Aja Yuk!

Setelah kamu membaca penjelasan di atas, mungkin kamu akan tertarik untuk belajar hard skill dari Data Scientist. Salah satu bahasa pemrograman yang wajib dikuasai oleh seorang Data Scientist adalah Python. Nah, kamu bisa mendapatkan materi yang menarik mengenai Python dan juga bahasa pemrograman lainnya yang sering digunakan oleh Data Scientist seperti R dan SQL di DQLab, loh. Bahkan DQLab juga menyediakan modul gratis “Introduction to Data Science with Python” yang bisa kamu nikmati setelah kamu sign up di DQLab. Yuk, tunggu apa lagi?


Penulis : Gifa Delyani Nursyafitri


Postingan Terkait

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!