[LAST DAY] MAU PUNYA SKILL DATA SCIENCE YANG AMAYZING?
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 150K  | Pakai Kode: AMAYZING
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 2 Jam 20 Menit 56 Detik 

Starter Kit Rumus IF Excel Bagi Analis Data

Belajar Data Science di Rumah 09-Agustus-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/206529a2473e72582db7b458e3217fa9_x_Thumbnail800.jpg

Rumus IF atau formula IF pada Excel merupakan salah satu formula yang familiar dan sering dipakai untuk melakukan uji logika sederhana. Bisa dibilang fungsi dari rumus IF mirip dengan fungsi percabangan yang ada di bahasa pemrograman Python. Penggunaan rumus IF Excel ini bertujuan untuk melakukan validasi data terhadap uji logika tertentu dengan menghasilkan nilai TRUE atau FALSE. Fungsi IF menjalankan pengujian logika dan mengembalikan satu nilai untuk hasil yang BENAR, dan nilai lainnya untuk hasil yang SALAH. Misalnya, untuk "lulus" skor di atas 70: = IF (A1> 70, "Lulus", "Gagal"). Lebih dari satu kondisi dapat diuji dengan menumpuk atau bertingkat melalui penggunaan fungsi IF. Fungsi IF dapat dikombinasikan dengan fungsi logika seperti AND dan OR untuk memperluas pengujian logika. Sebagai seorang yang akan berkarir di bidang data, apapun profesinya baik data scientist, admin maupun data analyst tentu membutuhkan keahlian Excel sebagai keahlian yang sangat fundamental atau dasar untuk mempersiapkan diri menghadapi rekrutmen dunia kerja di industri data. Tidak heran, jika rumus IF selalu digunakan oleh analis data untuk mengambil keputusan atas begitu banyaknya data yang akan dianalisis. Oleh karena itu, penggunaan rumus IF disinyalir dapat menghindari adanya missing value dan error pada data kita.


Seiring berjalannya waktu, rumus if pada excel ini seringkali digunakan dalam berbagai case atau skenario pengambilan keputusan atas sebuah data. Mulai dari penggunaan rumus IF untuk melakukan perbandingan baik dua data bahkan lebih, perhitungan bonus, compensation and benefit karyawan hingga penentuan rangking nilai siswa di sekolah. Benar-benar rumus IF sangat berguna dalam melakukan pengolahan data. Hasil dari IF bisa berupa nilai, referensi sel, atau bahkan rumus lain. Dalam contoh misalnya, kami ingin menentukan "Lulus" atau "Gagal" berdasarkan skor tes. Skor kelulusan adalah 70 atau lebih tinggi. Rumus di D6, disalin, adalah = IF (C6> = 70, "Lulus", "Gagal"). Penggunaan rumus IF bagi kalangan data enthusiast menjadi hal terpenting untuk mengasah kemampuan data analysis. Bagi analis data tentunya penting untuk menyiapkan starter atau perbekalan untuk melakukan perhitungan maupun pemecahan case dengan menggunakan rumus IF. Kira-kira rumus IF apa saja ya yang bisa jadi rekomendasi untuk analis data? Pada artikel DQLab kali ini, kita akan membahas tentang beberapa rumus if excel yang biasanya digunakan oleh analis data khususnya dalam menyelesaikan skenario atau case sebagai starter kit menuju rekrutmen industri data. Bagi kalian para pemula data tentunya artikel ini wajib untuk disimak dan diketahui sama-sama. Jadi, pastikan simak baik-baik, stay tune and keep scrolling on this article guys!


1. Untuk Membandingkan Kedua Data

Penggunaan rumus IF yang pertama adalah perbandingan kedua data. Biasanya perbandingan kedua data akan menentukan pengambilan keputusan mana yang benar dan mana yang salah, mana yang menang dan mana yang kalah. Misalnya contoh skenarionya penggunaan rumus IF untuk mengambil keputusan siapakah yang menang dari kedua produk furniture di perusahaan X. Berikut adalah contoh penggunaan rumus if excel dengan kedua data.


Berikut adalah langkah-langkahnya untuk melakukan penggunaan rumus IF dengan perbandingan kedua data:

  • Kolom A Berisi hari, kolom B berisi merk furniture SS yang dijual, kolom C berisi merk furniture RO

  • Isi rumus di D4, lalu ketikkan formula yang akan menguji siapa pemenang merek furniture sebagai berikut : =IF(B4>=C4, Merk SS Menang, Merk RO Menang)

  • Tekan

  • Kemudian hasilnya secara keseluruhan bisa Blok D4-D10

Note: penggunaan koma dan titik koma bisa disesuaikan dengan spesifikasi komputer kalian


Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja


2. Perbandingan Empat Tingkat

Bagaimana bila fungsi IF digunakan untuk melakukan perbandingan empat tingkat? Misalnya, seperti contoh kasus berikut ini

Bila nilai lebih besar dari 89, peringkat A

Bila nilai lebih besar dari 80, peringkat B

Bila nilai lebih besar dari 70, peringkat C

Bila nilai lebih besar dari 60, peringkat D

Bila tidak lebih besar dari 60, peringkat E

Penyusunan formula diawali dengan syarat nilai tertinggi lalu berturut-turut yang lebih rendah.

Berikut adalah contohnya:

Berikut adalah langkah-langkahnya untuk melakukan penggunaan rumus IF dengan perbandingan bertingkat:

  • Sel G4-G11 isikan nama karyawan

  • Sel H4-H11 isikan nilai penilaian 1-100

  • Isikan rumus di I4-I11, berikut rumus nya

  • =IF(H4>89, A, IF(H4>80, B, IF(H4>70, C, IF(H4>60, D, IF(H4>50, E,)))))

  • Cara cepatnya isi rumus if di kolom I4, lalu blok I4-I11 dan tekan


3. Kombinasi Rumus IF dan INT

Kali ini kita gunakan fungsi IF untuk menguji apakah nilai suatu sel itu dapat dibagi dengan nilai tertentu. Untuk melakukan pekerjaan itu, IF akan dikombinasikan dengan fungsi INT. Fungsi INT berguna untuk membulatkan ke bawah penulisan suatu bilangan mendekati nilai integer (integer artinya bilangan utuh, bukan pecahan bukan desimal)

Cara penulisan :

=INT (number)

Number, adalah bilangan yang akan dibulatkan ke bawah.

Selanjutnya, kita akan mencoba untuk melakukan pengujian dengan kedua formula

Berikut adalah contohnya:

Penulisan dengan formula ke-1 dengan ketentuan apakah nilainya akan habis dibagi 9

  • Isi sel A4-A12 dengan nilai yang ingin diuji

  • Isi B4 dengan formula ke-1 : =IF(INT(A4/9)=A4/9,Bilangan ini habis dibagi 9?,FALSE)

  • Blok B4-B12 dan tekan

Penulisan dengan formula ke-2 dengan ketentuan nilainya habis dibagi 2

  • Isi sel A4-A12 dengan nilai yang ingin diuji

  • Isi C4 dengan formula ke-2 : =IF(INT(A4/2)=A4/2,Bilangan ini habis dibagi 2?,FALSE)

  • Blok C4-C12 dan tekan


4. Kombinasi Rumus IF dan NOT

Terakhir adalah penggunaan rumus IF dengan NOT. Biasanya kombinasi rumus ini digunakan untuk pengaturan penentuan bonus atas target penjualan yang telah dicapai. Fungsi NOT digunakan untuk membalik nilai dari argumen. Gunakan fungsi ini untuk memeriksa apakah suatu nilai tidak sama dengan suatu angka tertentu.

Cara penulisan :

=NOT(logical)

Logical, adalah nilai maupun ekspresi yang dapat dievaluasi sebagai TRUE atau FALSE.

Worksheet pada gambar di bawah memuat contoh kasus dengan penyelesaian menggunakan fungsi IF dan NOT


Berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Pada sel F4-F10 isikan nama karyawan

  • Kolom B berisi target penjualan dalam sebulan.

  • Kolom C berisi hasil dari kondisi dimana jika penjualan dalam sebulan lebih dari 75 pcs, maka lebihnya akan dikalikan 60.000 sebagai bonus. Sedangkan jika penjualan kurang dari 75 maka tidak akan mendapatkan bonus, tertulis Tidak Dapat Bonus.

  • Isi rumus dahulu di H3 sebagai berikut : =IF(NOT(G4 < 75), (G4-75)*60000, Tidak Dapat Bonus)

  • Tekan

  • Lalu Blok H4-H11 dan tekan


Baca juga : Kenali Rumus IF pada 3 Kondisi dengan Excel


5. Ingin Belajar Rumus IF Excel Lebih Jauh? Cobain Basic Test Excelnya Sekarang!

Mempelajari dan menguasai Excel adalah suatu pondasi yang perlu dimiliki seorang calon praktisi data. Dengan mempelajari Excel, kamu akan terlatih dan terbiasa untuk menghasilkan informasi dari olahan data mentah. Apalagi sekarang ini, Excel digunakan di hampir seluruh bidang industri manapun. Bahkan era saat ini, Microsoft Excel menjadi salah satu persyaratan wajib dunia kerja dan skill yang harus kalian perdalam sedari sekarang. Jika kamu penasaran dengan rumus-rumus dasar Excel dan penerapan rumus lainnya, kamu bisa loh untuk coba buat akun gratis dengan DQLab.id atau bisa klik button dibawah yap. Nikmati pengalaman belajar Excel bersama DQLab yang seru dan menyenangkan dengan cobain basic test untuk menguji kemampuan excel kamu dan cobain modul platinum DQLab Excel yang bisa kamu akses selamanya. Jadi gausah perlu bingung dan jangan sampai ketinggalan lagi yaaaa. Persiapkan dirimu untuk berkarir sebagai praktisi data yang kompeten dengan menguasai excel!



Penulis: Reyvan Maulid

Editor: Annissa Widya Davita

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!