Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, dan Excel GRATIS
 SIGN UP  

Teknik Pengambilan Data Sekunder: Sumber-Sumber Data Sekunder

Belajar Data Science di Rumah 17-Februari-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/91968216db0cbf44e172a58b581c4662_x_Thumbnail800.jpg

Data merupakan elemen penting dari setiap penelitian. Kualitas hasil penelitian tergantung dari seberapa bagus kualitas data yang kita gunakan. Dalam proses analisis data, seorang peneliti membutuhkan teknik pengambilan data yang tepat saat mengumpulkan data sehingga waktu yang diperlukan tidak terlalu banyak. Secara umum, data dibagi menjadi dua, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang dikumpulkan langsung oleh peneliti dengan melakukan eksperimen, wawancara, survei, dan lain sebagainya, sedangkan data sekunder adalah data yang tidak dibuat oleh peneliti, tetapi didapatkan dari sumber lain. Kedua jenis data ini sama-sama penting, tergantung dengan tujuan dari penelitian.

Pengumpulan data sekunder dapat dilakukan dengan menggunakan dua metode penelitian yang berbeda, yaitu metode kualitatif dan metode kuantitatif. Contoh sumber data kualitatif adalah dokumen mengenai penelitian, tesis, buku, wawancara terstruktur maupun semi terstruktur, catatan, makalah penelitian, dan lain sebagainya. Sedangkan contoh sumber data kuantitatif adalah data jaminan sosial, sensus, statistik pemilu, dan lain sebagainya. Pada artikel kali ini, DQLab akan menjelaskan secara rinci sumber-sumber data sekunder yang biasa digunakan oleh peneliti. Penasaran? Yuk simak artikel ini sampai akhir!

1. Lembaga Penelitian dan Publikasi Pemerintah

Lembaga penelitian bertugas untuk meneliti berbagai masalah dan informasi yang dihasilkan akan dipublikasikan kepada publik. Sumber data ini termasuk sumber data yang akurat, dapat diandalkan, dan dapat digunakan untuk tujuan penelitian. Beberapa contoh lembaga penelitian adalah C.S.O, Indian Statistical Institute, dan N.S.S.O. Sama halnya dengan lembaga penelitian, sumber data dari publikasi pemerintah merupakan salah satu sumber data yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Salah satu penelitian yang paling banyak dilakukan oleh pemerintah adalah penelitian mengenai populasi di negara tersebut dengan tujuan untuk menyadarkan masyarakat mengenai masalah yang timbul di suatu negara dan memberikan peluang kepada akademisi untuk melakukan penelitian lebih lanjut menggunakan data dari publikasi pemerintah. Beberapa contoh data yang sering dipublikasikan oleh pemerintah adalah data terkait keuangan, rasio jenis kelamin, investasi, rasio kesehatan, statistik pertanian, data ekspor impor, dan lain sebagainya. Data yang dipublikasikan pun beragam, mulai dari data bulanan, per semester, per tahun, bahkan per daerah.

Baca juga : Ini yang Akan Kamu Pelajari di Kelas Data Science DQLab!

2. Publikasi Internasional dan Layanan Komersial

Beberapa lembaga dunia yang sering mempublikasikan hasil analisis maupun data mentah adalah Bank Dunia, IMF, WHO, WTO, BPP, organisasi buruh internasional, organisasi meteorologi dunia, organisasi pangan dan pertanian, dan lain sebagainya. Organisasi-organisasi ini secara berkala mempublikasikan data yang berkaitan dengan bidang kerjanya. Misalnya, bank dunia menerbitkan informasi mengenai tingkat pertumbuhan di berbagai negara atau nilai mata uang beberapa negara, WHO membagikan informasi mengenai status kesehatan penduduk di berbagai negara dan informasi mengenai berbagai penyakit, dan lain sebagainya. Informasi-informasi global ini sangat berguna bagi industri dan bisnis, khususnya bisnis ekspor impor.

Saat ini ada banyak organisasi yang bertanggung jawab untuk memberikan informasi mengenai laporan riset pasar yang dipublikasikan yang berkaitan dengan layanan komersial terupdate, akurat, dan sesuai dengan kondisi pasar. Banyak informasi pasar mencari informasi mengenai konsumen dan traffic media. Informasi ini digunakan untuk tujuan bisnis dan keputusan investasi di masa depan. Organisasi-organisasi ini bertugas mengumpulkan berbagai konten dan menghasilkan uang dengan cara menjual data tersebut kepada pihak yang memiliki kepentingan dengan data-data tersebut. 

3. Koran dan Majalah, Perpustakaan, dan Internet

Saat ini informasi bisa didapat dari mana saja, termasuk dari surat kabar dan majalah yang merupakan sumber yang penting dan dapat diandalkan. Perusahaan media cetak akan menerbitkan surat kabar dan majalah setiap hari dan meneliti berbagai bidang untuk memberikan informasi kepada pembacanya. Untuk mempertahankan dan meningkatkan kredibilitas, mereka biasanya akan melakukan survei dan research sebelum mempublish informasi tersebut. Contoh surat kabar populer yang dapat digunakan sebagai sumber informasi sekunder adalah daily express, the globe and mail, the wall street journal, USA Today, the observer, the New York Times international express, investor"s business daily, the Boston globe, south China Morning Post, dan lain sebagainya.

Perpustakaan adalah sumber data terbaik, termurah, dan kredibel. Saat ini perpustakaan sudah mudah diakses, setidaknya ada satu perpustakaan di setiap kota. Selain itu, di era modern seperti saat ini, sudah banyak perpustakaan digital yang bisa diakses dimanapun dan kapanpun. Selain itu, saat ini banyak perpustakaan yang dapat dikunjungi tanpa biaya apapun alias gratis. Dari buku-buku yang ada di perpustakaan, kita dapat mengumpulkan data sekunder yang berkualitas. Selain itu, informasi yang ada di dalam buku tersebut adalah informasi yang otentik dan melalui banyak analisis. 

Di era berbasis teknologi, internet adalah platform yang bisa kita akses untuk mencari banyak data dalam waktu singkat. Namun, data yang dikumpulkan dari internet belum tentu dapat dipertanggungjawabkan karena tidak ada orang yang mengatur dan memeriksa kebenaran data yang diunggah di internet. Dalam proses pengumpulan data, kita harus berhati-hati dalam memilih platform untuk mendapatkan data sekunder yang akan digunakan dalam penelitian. Ada banyak situs resmi yang menyediakan data sekunder tentang berbagai masalah penelitian, baik berbayar maupun gratis.

Data sekunder banyak digunakan dalam berbagai bidang, salah satunya adalah di bidang data science. Data science merupakan ilmu yang banyak dipelajari saat ini karena dapat diaplikasikan hampir di semua sektor industri. Selain itu, saat ini sudah banyak perusahaan yang memahami pentingnya data dalam proses pengambilan keputusan. Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan seorang data scientist untuk mengekstrak data menjadi informasi yang insightful bagi perusahaan. Alasan lain mengapa banyak orang mempelajari data science selain karena peluang kerja yang besar adalah karena ilmu ini bisa dipelajari oleh siapapun, bahkan oleh seseorang yang belum memiliki basic ilmu komputer.

Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist

4. Mau Seperti Yoga? Yuk Mulai Belajar Data Science bersama DQLab, Gratis 1 Bulan!



Gunakan Kode Voucher "DQTRIAL", dan simak informasi dibawah ini mendapatkan 30 Hari FREE TRIAL:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Buka academy.dqlab.id dan pilih menu redeem voucher 

  3. Redeem voucher "DQTRIAL" dan check menu my profile untuk melihat masa subscription yang sudah terakumulasi. 

  4. Selamat, akun kamu sudah terupgrade, dan kamu bisa mulai Belajar Data Science GRATIS 1 bulan.

Penulis: Galuh Nurvinda K

Editor: Annissa Widya Davita

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!