[LAST DAY] MAU PUNYA SKILL DATA SCIENCE YANG AMAYZING?
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 150K  | Pakai Kode: AMAYZING
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 0 Jam 24 Menit 58 Detik 

Tertarik Jadi Data Scientist? Inilah Top Hard Skill yang Wajib Kamu Kuasai!

Belajar Data Science di Rumah 23-September-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/96512cc0246d35196000a2f5e2e473b5_x_Thumbnail800.png

Pertumbuhan transformasi digital yang semakin pesat ternyata juga menjadi sarana bagi pertumbuhan perusahaan di berbagai industri. Hal tersebut menyebabkan kebutuhan akan data juga semakin meningkat. Kebutuhan data yang meningkat juga mengarah kepada melonjaknya kebutuhan perusahaan akan praktisi data, salah satunya adalah Data Scientist.


Banyak orang yang tertarik berkarir menjadi Data Scientist dengan background apapun karena profesi satu ini kian bersinar setiap tahunnya. Permintaan akan profesi Data Scientist terus meningkat di era digital seperti sekarang dan persaingan ketat akan profesi ini pun kerap terjadi. Oleh karena itu, soft skill maupun hard skill yang beragam serta terasah dengan baik akan menjadi poin menarik bagi kamu yang menyiapkan diri menjadi Data Scientist berkualitas.


Kali ini, DQLab akan memberikan informasi mengenai top hard skill yang dibutuhkan bagi kamu yang tertarik untuk memulai atau melanjutkan karir menjadi Data Scientist.


Penasaran kan? Yuk, langsung simak penjelasan top hard skill Data Scientist yang wajib kamu kuasai dibawah ini!


1. Matematika dan Statistik

Data Scientist yang baik akan memiliki dasar dalam membangun matematika dan statistik yang kuat. Seorang Data Scientist yang berkualitas harus memiliki kemampuan dalam memahami statistik seperti statistik inferensial dan deskriptif. Analisis statistik akan sangat diperlukan untuk mengidentifikasi masalah, memperbaiki perencanaan, uji statistik, serta pengawasan. Konsep statistik perlu dipelajari sedemikian rupa agar proses analisis data menjadi lebih akurat dan menggunakan sistem yang tepat. Kalkulus dan Aljabar linier menjadi kunci yang terkait dalam penggunaan dan pembelajaran Machine Learning. Contoh tools yang sering digunakan Microsoft Excel yang untuk melakukan perhitungan statistik, mengolah data dan membuat grafik atau SAS (Statistical Analysis System) untuk operasi dan pemodelan statistik. Selain itu, dengan menguasai hard skill satu ini, kamu bisa membantu dalam membuat rekomendasi dan pengambilan keputusan. 


Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist


2. Analisis Data dan Modeling

Melakukan proses analisa data, melakukan pengujian dan pembuatan model juga menjadi hard skill utama bagi seorang Data Scientist. Proses analisis tersebut menggunakan berbagai cara serta algoritma yang bertujuan untuk menemukan solusi dari permasalahan. Hasil analisis dan modeling yang telah dilakukan dapat menjadi acuan dan insight baru dalam melakukan prediksi perkembangan serta pergerakan bisnis suatu produk. Beberapa tools yang sering digunakan pada profesi satu ini adalah Microsoft Excel, SAS, MATLAB, Hive, Spark, R, Tableau dan Pig.  Setiap tools yang digunakan memiliki fungsi tertentu untuk membantu dalam mengolah data


3. Metode Machine Learning dan Bahasa Pemrograman

Secara umum, Machine Learning merupakan mesin yang dapat melakukan proses dalam pengambilan dan pembelajaran secara mandiri. Skill satu ini harus dikuasai oleh seorang Data Scientist karena berbagai alasan dan kebutuhan. Pertama, sudah sangat banyak perusahaan yang menggunakan Big Data (data berskala besar) untuk meningkatkan pelayanan, produk, hingga pengambilan keputusan. Agar Big Data digunakan secara efektif dan efisien, Data Scientist harus memahami Machine Learning dan algoritmanya. Kedua, merekomendasikan penyelesaian menggunakan algoritma-algoritmanya. Ketiga, menjawab tantangan di masa depan dan fleksibel digunakan oleh berbagai disiplin ilmu.


Sama halnya dengan metode Machine Learning, skill dalam menggunakan bahasa pemrograman juga wajib dikuasai oleh Data Scientist. Ibaratnya, semakin banyak bahasa pemrograman yang kamu pahami dan kuasai akan membantu kamu lebih baik dalam melakukan pekerjaan sebagai seorang Data Scientist. Ada berbagai bahasa pemrograman yang sering digunakan oleh Data Scientist seperti C/C++, Perl, Python, R, SQL, dan Java. Selain developing, kamu bisa menggunakan Python untuk data mining, import data di Microsoft Excel dan sebagainya. Pengalaman dalam menggunakan berbagai bahasa pemrograman dapat meningkatkan kredibilitas kamu sebagai seorang Data Scientist. 


4. Visualisasi Data

Visualisasi data menjadi salah satu komponen kunci untuk menjadi Data Scientist karena kamu harus dapat mengomunikasikan pesan utama dan berasal dari data yang telah diolah secara efektif serta menerima solusi yang diusulkan. Memahami cara memecah data yang kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan mudah dicerna serta menggunakan berbagai alat bantu visual (bagan, grafik, dan lainnya) adalah salah satu skill yang harus dikuasai oleh Data Scientist untuk meningkatkan karirnya. Salah satu tools yang sering digunakan Data Scientist dalam melakukan visualisasi data adalah Tableu.


Baca juga : Yuk Kenal Role Data Scientist, Profesi Menarik Dengan Gaji Besar


5. Yuk, Belajar Data Science Bareng DQLab!

Mulai belajar Data Science dan berbagai program lainnya secara fun dan praktis bersama DQLab. Caranya gampang, mulai sign up di DQLab.id sekarang dan nikmati pengalaman belajar yang seru dan aplikatif!


Ada modul yang dapat kamu akses secara gratis setelah sign up loh sahabat data DQLab! Yuk, belajar Data Science bareng DQLab!


Selamat mengasah skill dan kemampuanmu sahabat data DQLab!

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!