DQLab Super Giveaway! Belajar Data Science 6 Bulan hanya Rp.99.000! DAFTAR

Pakai Kode: KUPON99K. Berakhir 2 Days 16 Jam : 1 Menit : 5 Detik

Business Intelligence Tools : Mengenal Tableau, Senjata Ampuh Profesi BI untuk Bersaing dengan Kompetitor

Belajar Data Science di Rumah 21-Oktober-2020
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/16d1bbc1603fcdceb0cb71e5f2423197_x_Thumbnail800.jpg

Business Intelligence Tools merupakan alat yang digunakan untuk mengumpulkan, menganalisis, memproses, serta melakukan visualisasi untuk data yang bervolume besar. Data ini bisa berupa data yang telah terjadi di masa lalu, masa sekarang, ataupun masa depan (berupa prediksi) yang digunakan untuk memperoleh insight bisnis. Selain itu, juga dapat digunakan untuk membuat laporan yang interaktif, serta sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan (decision making).

Tableau merupakan salah satu BI Tools yang cukup populer. Tableau dapat melakukan analisa data dengan cepat, mudah digunakan, serta bermanfaat bagi perusahaan. Tools ini mulai ditemukan di tahun 2003 dan hadir di Indonesia pada tahun 2009. Tableau menyediakan dashboard dan scorecards, ad hoc analysis and queries, pemrosesan analitik online, penemuan data, pencarian BI, integrasi spreadsheet, dan lainnya. Sehingga tidak heran jika software ini menjadi andalan para BI.

Nah, mau kenal Tableau lebih lanjut? Yuk ikutin terus!

1. Jenis Tableau

Umumnya, Tableau terbagi menjadi 2 bagian besar, yaitu Developer Tools dan Share Tools. Developer Tools merupakan Tableau yang digunakan untuk membangun dashboard ataupun membuat grafik dan laporan. Developer Tools ini terdiri dari Tableau Desktop dan Tableau Public. Bedanya apa ya? Tableau Desktop bersifat berbayar, namun jumlah baris data yang bisa diunggah tidak terbatas. Selain itu, Tableau Desktop menyediakan lebih banyak konektivitas ke sumber data, serta hasil kerja di Tableau dapat disimpan secara lokal di desktop kita.

Sedangkan Tableau Public bersifat open source (tidak berbayar) akan tetapi jumlah data yang boleh diunggah hanya terbatas di 100 baris data dalam sekali koneksi data. Selain itu, koneksi datanya juga sangat terbatas, yaitu hanya Microsoft Excel, Text, Microsoft Access, dan TDE. Kemudian untuk hasil kerja di Tableau hanya bisa disimpan di Tableau Public Server (tidak bisa tersimpan di lokal). Itulah mengapa, Tableau Public ini lebih banyak digunakan oleh orang yang sedang ingin mempelajari Tableau.

Sementara Share Tools merupakan Tools yang digunakan untuk membagikan serta membaca data yang telah diolah di Developer Tools. Nah, untuk Share Tools sendiri terdiri dari Tableau Online, Tableau Server, dan Tableau Reader. Umumnya dalam perusahaan, Share Tools yang digunakan adalah Tableau Server dan Tableau Reader karena versi ini memungkinkan kita untuk membagi hasil Tableau yang telah dikerjakan dengan orang tertentu.

Baca Juga : Business Intelligence : Mengenal Proses Pengolahan Data Oleh Business Intelligence

2. Fitur Tableau

Ada beberapa fitur fitur yang ditawarkan oleh Tableau, diantaranya adalah :

  • Kemudahan dalam Analisis

Tableau tidak diragukan lagi dalam kecepatan analisisnya. Hal ini bisa karena Tableau bersifat GUI, sehingga untuk menganalisis tidak harus memiliki kemampuan akan bahasa pemrograman seperti python. Ini tentunya akan mempermudah proses analisis. Selain itu, Tableau juga tidak bergantung dengan tools lain dalam mengolah data karena tools ini telah memiliki fitur bawaan yang berguna untuk Data Processing.

  • Visualisasi yang Menarik

Tableau telah menyediakan berbagai fitur untuk menghasilkan visualisasi yang menarik, baik itu warna, jenis grafik, garis untuk menunjukkan trend, serta tabel. Kita hanya perlu mengeksplor dengan cara Drag dan Drop. Wah, mudah banget kan?

  • Real Time Colaboration

Tableau juga memungkinkan untuk menggabungkan data dari berbagai sumber data yang digunakan secara bersamaan dan secara realtime. Selain itu Tableau juga memungkinkan untuk mendiskusikan dashboard yang telah dibuat dengan teman satu tim atau orang lain.

3. Harga Tableau

Nah, setelah membaca ulasan mengenai jenis Tableau, mungkin beberapa diantara kita ada yang bertanya-tanya tentang harga dari Tableau ini. Ternyata harganya cukup mahal, loh. Untuk satu key lisence yang digunakan secara personal berkisar $70 per bulan, sedangkan untuk satu key lisence yang digunakan perusahaan berkisar antara $70-$120 per bulan. Hal inilah yang menyebabkan Tableau lebih banyak digunakan oleh perusahaan menengah ke atas.

Baca Juga : Business Intelligence Software: Tableau vs Microsoft Power BI, Yuk Cari Tahu Software BI yang Paling Cocok untuk Bisnismu!

4. Tertarik? Yuk, Belajar Data Science Gratis sekarang!!

Terapkan ilmunya sekarang dengan bergabung bersama platform belajar online DQLab! Selain bisa meningkatkan ilmu data yang dimiliki, kamu juga bisa membangun portofolio datamu di DQLab guna mempersiapkan dirimu berkarir di industri data. 

Sign Up untuk nikmati module GRATIS “Introduction to Data Science” dengan pengalaman belajar yang seru menyenangkan serta aplikatif pada industri nyata! Untuk kamu yang ingin mulai belajar Data Science atau siap berkarir jadi Data Analyst, Data Scientist, dan Data Engineer, persiapkan diri kamu dengan tepat sekarang. Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Yuk #MulaiBelajarData di DQLab.

Dengan belajar di DQLab, kamu bisa:

  • Menerapkan teknik mengolah data kotor, hasilkan visualisasi data dan model prediksi dengan studi kasus Retail dan Finansial

  • Dapatkan sesi konsultasi langsung dengan praktisi data lewat data mentoring

  • Bangun portofolio data langsung dari praktisi data Industri

  • Akses Forum DQLab untuk berdiskusi.

Simak informasi di bawah ini untuk mengakses gratis module ‘Introduction to Data Science’:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Akses module Introduction to Data Science

  3. Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab.

Penulis : Gifa Delyani Nursyafitri

Editor : Annissa Widya

Share

Postingan Terkait

Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!