Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, SQL, Excel GRATIS!

Tools Data Wrangling Pilihan Data Scientist 2023

Belajar Data Science di Rumah 30-Maret-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/0f9ed7e42c8d6bc0c04a1db15507c37e_x_Thumbnail800.jpeg

Data Scientist dalam tugas-tugasnya tidak terlepas dari kualitas data yang dihasilkan. Hal ini berkaitan dengan salah satu tugas pentingnya yaitu melakukan data wrangling. Sebagai seorang data scientist, penting untuk memastikan bahwa data yang dimiliki siap digunakan sehingga hasilnya akurat dan memiliki kualitas tinggi. Sebuah laporan The State of Data Science 2020 dari Anaconda menjelaskan bahwa data scientist menghabiskan sekitar 45 persen waktunya untuk melakukan otak-atik data. Kalau dihitung-hitung waktu ini lumayan lama karena wrangling data pastinya memakan waktu yang sangat panjang. Bisa jadi dalam satu kali kerja, seorang data scientist menemukan adanya missing value, perlunya penanganan terhadap adanya duplikasi data yang pastinya akan sulit apabila ingin menghasilkan insight.


Menurut definisinya, Wrangling Data merupakan proses mengubah data mentah menjadi bentuk yang lebih baik dan diproses dengan mengatur ulang, membersihkan, dan memperkaya. Wrangling data memerlukan pemrosesan data dalam berbagai format dan analisis dan menggabungkannya dengan kumpulan data lain untuk menghasilkan wawasan yang berarti. 


Melihat kegiatan wrangling data yang sangat rumit pastinya data scientist tidak mau kerepotan dong. Maka dari itu, data scientist membutuhkan tools tertentu agar kegiatan wrangling dapat terselesaikan dan menghasilkan keputusan yang valuable. Nah, kebetulan DQLab telah merangkum tools pilihan untuk data wrangling bagi data scientist. Apa aja toolsnya? Simak informasi lengkapnya berikut ini yuk.


1. Tableau 

Tableau Desktop adalah versi desktop dari Tableau. Tableau memiliki beberapa visualisasi yang menarik, termasuk Treemaps, Gantt Charts, Histograms, dan Motion Charts. Penting untuk diketahui bahwa ini bukan terutama alat wrangling data, tetapi memang memiliki beberapa alat untuk persiapan dan pembersihan data yang membantu dalam pembuatan jenis visualisasi mencolok yang membuatnya populer. Jendela pratinjau data memungkinkan kita dengan cepat melihat elemen kunci dari kumpulan data. Anda juga dapat menggunakan penerjemah data untuk mengidentifikasi kolom, judul, dan baris.

Data Scientist


Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist


2. Datameer 

Datameer adalah platform transformasi data SaaS yang membantu Data Scientist dan Software Engineer memudahkan penyimpanan dan integrasi data. Hal ini memungkinkan Anda mengekstrak, memanipulasi, dan memuat kumpulan data ke gudang data cloud seperti Snowflake. Data Scientist dapat memasukkan data dalam format yang berbeda untuk agregasi menggunakan tools data wrangling ini, yang bekerja dengan baik dengan format kumpulan data biasa seperti CSV dan JSON. Untuk mencapai semua kebutuhan transformasi data, Datameer menyertakan katalog seperti dokumentasi data, profil data komprehensif, dan penemuan.

Data Scientist


3. Altair

Altair Monarch merupakan tools data scientist berbasis desktop yang dapat terhubung ke berbagai sumber data termasuk data tidak terstruktur, berbasis cloud, dan data berskala besar. Uniknya, Altair bisa menghubungkan ke data, tugas pembersihan dan manipulasi tidak memerlukan pengkodean. Alat ini menampilkan lebih dari 80 fungsi persiapan data bawaan, dan model yang dibangun di dalam produk dapat diekspor ke Business Intelligence umum atau platform analitik lainnya. Altair Knowledge Hub berbasis browser yang menyediakan persiapan data berbasis visual dan pembelajaran mesin untuk menyarankan pengayaan dan transformasi data selama proses persiapan data.

Data Scientist


Baca juga : Yuk Kenal Role Data Scientist, Profesi Menarik Dengan Gaji Besar


4. Talend

Talend adalah rangkaian alat untuk berbagai aktivitas data wrangling, persiapan data, dan data cleaning. Platform berbasis browser yang ramah perusahaan, menggunakan antarmuka tunjuk dan klik langsung. Ini membuat proses data wrangling jauh lebih mudah daripada menggunakan paket berbasis kode yang berat. Namun, jika Anda lebih suka pengkodean dari awal, daripada menggunakan fungsionalitas ekstrak, transformasi, muat (ETL) bawaan, ini juga memungkinkan. Ini menjadikannya pilihan yang baik bagi mereka yang ingin membangun keahlian mereka.

Data Scientist

Dari segi fungsionalitas, Talend memungkinkan Anda menerapkan aturan ke semua jenis kumpulan data, menyimpannya, dan membagikannya ke seluruh tim. Itu juga dilengkapi dengan proses bawaan untuk tugas-tugas seperti pengayaan dan integrasi, dan beroperasi dengan berbagai platform perusahaan umum lainnya.


5. Trifacta

Trifacta menawarkan serangkaian alat yang dijuluki sebagai alat data wrangling dalam tiga iterasi berbeda: Trifacta Wrangler, Wrangler Edge, dan Wrangler Enterprise. Trifacta memungkinkan pengguna melakukan persiapan data tanpa harus menulis kode secara manual atau menggunakan sistem berbasis pemetaan. Fungsi Transformasi Prediktif memungkinkan eksplorasi konten data sehingga pengguna dapat menentukan resep bagaimana data harus diubah. Data Wrangler juga mencakup penemuan data, penataan, pembersihan, pengayaan, dan kemampuan validasi.

Data Scientist


Penggunaan tools Data Science merupakan salah satu hal yang perlu dikuasai oleh Data Scientist. Data Scientist umumnya menganalisis data yang berukuran besar dan sangat kecil kemungkinannya jika dilakukan menggunakan cara manual tanpa bantuan software apapun. Kalian bisa mencoba belajar menggunakan beberapa tools Data Scientist seperti Python dan SQL di DQLab


DQLab menyajikan materi secara teori maupun praktek. Selain itu di DQLab pun menyediakan berbagai modul dan ebook dengan materi yang beragam sesuai kebutuhan. Cara bergabungnya sangat mudah. Langsung saja Sign Up di DQLab.id dan nikmati belajar Data Science DQLab.


Penulis: Reyvan Maulid

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login