[LAST CALL!] BANGKITKAN SKILL DATA SAMPAI SUKSES BERKARIR
BELAJAR DATA SCIENCE 6 BULAN CUMA 127 RIBU  | Pakai Kode: DQBANGKIT
KLAIM PROMONYA!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 15 Jam 14 Menit 21 Detik 

Tutorial Python: Pengenalan Dasar Python untuk Pemula

Belajar Data Science di Rumah 28-September-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/ebea0f609e7e3e941a8ce164a2c14f84_x_Thumbnail800.png

Pernahkah kamu mendengar tentang Python? Bagi yang tertarik dengan dunia data atau yang suka dengan programming pasti tau apa itu Python. Dalam data science sendiri, Python menjadi bahasa pemrograman yang sering digunakan untuk mengolah data. Python adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang dirancang untuk fokus pada keterbacaan kode. Struktur bahasa yang digunakan bisa dikatakan tidak terlalu rumit dibandingkan bahasa pemrograman lainnya, sehingga pemrogram akan lebih fokus dalam mengembangkan programnya daripada penulisan kodenya. Python diciptakan oleh Guido Van Rossum dan dikenalkan pada tahun 1991. Bahasa pemrograman ini bersifat open source. Secara umum Python pengembangan software, website, system scripting, dan matematika. 


Python menyediakan banyak library yang dapat digunakan dalam data science, beberapa diantaranya yang sering digunakan yaitu Pandas untuk ekstrak data, Numpy untuk melakukan perhitungan matematika, dan Matplotlib untuk visualisasi data. Python termasuk bahasa pemrograman yang mudah dipahami dan dipelajari oleh pemula. Perintah yang digunakan juga lebih singkat. Oleh karena itu, biasanya pemula yang sedang belajar data science akan memulai dengan mempelajari Python. Nah, pada artikel kali ini kita akan mengenal dasar Python untuk pemula. Yuk, simak pembahasannya di bawah ini!


1. Variabel Python

Variabel adalah tempat menyimpan data. Niai pada variabel dapat berubah-ubah atau disebut juga bersifat mutable. Adapun aturan penulisan variabel pada Python yaitu sebagai berikut:

  • Nama variabel boleh diawali dengan huruf atau garis bawah (_)

  • Karakter selanjutnya bisa berupa huruf, garis bawah, atau angka

  • Nama variabel bersifat sensitif, artinya huruf besar dan kecil berbeda. Misalnya kita menamakan variabel yaitu var_satu berbeda dengan var_Satu

  • Nama variabel tidak boleh menggunakan nama fungsi yang ada dalam Python seperti if, else, while, dan sebagainya. 


Penulisan variabel pada Python bisa dilihat format di bawah ini:
nama_variabel = <nilai>


Coba tuliskan kode berikut ini di Python. Apa yang akan muncul?

nama_kursus = “DQLab”

jumlah_modul = 58

print nama_kursus

print jumlah_modul


Baca juga : Yuk Cari Tahu Perbedaan Python R dan SQL


2. Tipe Data Pada Python

Tipe data adalah jenis data yang kita simpan dalam variabel. Ketika kita akan mengisikan tipe data pada variabel di Python, penulisannya disesuaikan dengan jenis datanya. Jika data yang dimasukkan adalah tipe data teks atau karakter (string) maka dituliskan dengan diapit tanda petik (“...”). Namun jika tipe data numerik (integer) dan boolean maka dituliskan begitu saja tanpa diapit tanda petik. Secara otomatis Python akan mengenali jenis datanya dan menyimpannya ke dalam variabel. Untuk memeriksa tipe data apa saja yang tersimpan dalam variabel, gunakan fungsi type(). Penjelasan masing-masing tipe data yaitu sebagai berikut:

  • Tipe data angka dibagi menjadi dua yaitu int yang berupa bilangan bulat dan float yang berupa bilangan pecahan.

  • Tipe data karakter atau teks dibagi menjadi dua yaitu char yang berupa karakter seperti ‘A’ dan string yang berupa kumpulan karakter seperti ‘Kursus DQLab’

  • Tipe data boolean adalah tipe data yang memiliki nilai True dan False atau 0 dan 1


3. Jenis Operator

Operator adalah simbol-simbol yang digunakan untuk melakukan operasi tertentu. Pada Python ada setidaknya enam jenis operator yang digunakan yaitu sebagai berikut:

  • Operator aritmatika adalah operator yang paling sering digunakan yaitu penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (*), pembagian (/), modulus (%), dan pemangkatan (**).

  • Operator penugasan digunakan untuk memberi perintah pada variabel yaitu pengisian (=), penjumlahan (+=), pengurangan (-=), perkalian (*=), pembagian (/=), modulus (%=), dan pemangkatan (**=)

  • Operator pembanding digunakan untuk membandingkan dua buah nilai yaitu lebih besar (>), lebih kecil (<), sama dengan (==), tidak sama dengan (!=), lebih besar sama dengan (>=), dan lebih kecil sama dengan (>=)

  • Operator logika digunakan untuk melakukan operasi logika yaitu and, or, dan not (negasi)

  • Operator bitwise digunakan untuk melakukan operasi berdasarkan bit atau biner yaitu AND (&), OR ( | ), XOR (^), negasi (~), left shift (), dan right shift ()

  • Operator ternary atau dikenal juga dengan operator kondisi digunakan untuk membuat suatu ekspresi kondisi menggunakan fungsi percabangan. 



4. Tutorial Membuat Fungsi Pada Python

Saat membuat fungsi pada Python gunakan kata kunci def dan diikuti dengan nama fungsinya. Formatnya yaitu seperti berikut:

#membuat fungsi

def nama_fungsi():

            (body atau isi fungsi)

#memanggil fungsi

nama_fungsi()


Yuk, coba tuliskan contoh di bawah  ini di Python!

def kursus_data():

                print(“Selamat datang di DQLab!”

kursus_data()

Kode tersebut akan menghasilkan tampilan “Selamat datang di DQLab!”

Kita juga bisa memberikan input nilai ke dalam fungsi dengan menggunakan parameter, formatnya sebagai berikut:

def nama_fungsi(parameter)

                            print(parameter)

Contoh kode penulisan fungsi dengan parameter yaitu di bawah ini:

#fungsi dengan parameter

def kursus_data(mulai)

                            print(mulai)

#memanggil fungsi

kursus_data(“Halo sahabat data”)


Baca juga : Mengenal Perbedaan R Python dan SQL


5. Belajar Python dari Dasar Bareng Mentor Ahli di DQLab, yuk!

Siapa saja bisa belajar bahasa pemrograman Python baik yang sudah memiliki latar belakang IT ataupun yang belum. Jika kamu tertarik menjadi praktisi di bidang data, bisa memulai dari yang sederhana seperti memahami jenis-jenis data, metode pengolahan data, dan sebagainya. Kemudian coba pahami tools apa yang digunakan untuk data science seperti Python. Mulai pelajari library dan fungsi yang tersedia dengan menuliskan kode-kode sederhana seperti yang kita bahas di atas. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi praktisi data. Gabung di DQLab.id dan mulai belajar Python bareng sahabat data lainnya, yuk!



Penulis: Dita Kurniasari

Editor: Annissa Widya

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!