DISKON 95%! BIG PROMO 8.8 MENARIK DI TANGGAL CANTIK
Belajar Data Science 6 Bulan bareng ahli + dapat sertifikat hanya Rp. 188K 
BURUAN AMBIL
Pendaftaran ditutup dalam 1 Hari 3 Jam 1 Menit 27 Detik 

Tutorial SQL Menggabungkan Tabel dengan Union & Join Table

Belajar Data Science di Rumah 15-Juni-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/410fb22f6e8f4c021735cd7357ab4351_x_Thumbnail800.jpg

Setiap bahasa pemrograman memiliki fungsi serta kegunaan masing-masing, begitu pula dengan SQL. SQL merupakan bahasa pemrograman yang digunakan untuk mengakses basis data relasional. Di dalam suatu RDBMS (Relational Database Management System), tentunya sudah menjadi suatu kewajaran jika dalam satu database dapat terdiri dari beberapa tabel. Masing-masing tabel tersebut dapat berhubungan atau berelasi satu sama lain. Relasi antar tabel dapat berupa relasi 1-1 (one-to-one), 1-M (one-to-many), atau M-N (many-to-many).


Sebagai Data Scientist, mungkin kita akan mengalami kesulitan seperti menggabungkan beberapa tabel menjadi sebuah tabel pada suatu database. Sebagai contoh, kita ingin menggabungkan tabel data penjualan dengan tabel yang berisi detail produk, Untuk mengakses database pada SQL, biasanya banyak fungsi yang digunakan mulai dari fungsi Create, Drop, Update, Delete, Merge, Insert, Select, Union, Join, dan masih banyak lagi. 


Pada artikel kali ini, kita akan berbagi ilmu bersama mengenai perbedaan fungsi UNION dan JOIN yang sangat sering digunakan dalam query SQL. Yuk, simak artikel berikut ini!


1. Contoh Kasus Penerapan Fungsi UNION dan JOIN

Tabel 1.

SQL

Tabel 2.

sql

Tabel 3.

SQL

Tabel 4.

sql


Baca juga : Saatnya Belajar SQL, Kenali Rekomendasi Query SQL Bagi Pemula



2. Fungsi UNION

Fungsi UNION pada SQL digunakan untuk menggabungkan dua tabel dalam bentuk baris baru ke bawah dimana field yang di-SELECT antara tabel satu dan lainnya adalah harus sama. Atau sederhananya yaitu untuk menempatkan baris dari kueri satu sama lain dan nilainya distinct/unik.

Berdasarkan tabel di atas, misalkan kita ingin menggabungkan antara tabel Penjualan Bulan Mei 2022 dengan tabel Penjualan Bulan Juni 2022. Maka perintah yang dapat digunakan dengan fungsi UNION adalah:


select * from PENJUALAN_202205
union 
select * from PENJUALAN_202206;


Perintah di atas akan menghasilkan tabel seperti berikut ini:

id_penjualan

id_barang

id_buyer

20220501

B01

P03

20220502

B02

P02

20220503

B03

P01

20220601

B01

P03

20220602

B02

P02

20220603

B03

P01


3. Fungsi UNION ALL

Berbeda dengan fungsi UNION yang hanya memilih nilai yang berbeda secara default. Untuk mengizinkan nilai duplikat atau nilai yang dimunculkan tidak distinct, maka kita bisa menggunakan fungsi SQL UNION ALL.

Sama seperti contoh di atas, misal kita ingin menggabungkan antara tabel Penjualan Bulan Mei 2022 dengan tabel Penjualan Bulan Juni 2022. Maka perintah yang dapat digunakan dengan fungsi UNION ALL adalah:


select * from PENJUALAN_202205
union all
select * from PENJUALAN_202206;


Perintah di atas akan menghasilkan tabel seperti berikut ini:

id_penjualan

id_barang

id_buyer

20220501

B01

P03

20220502

B02

P02

20220503

B03

P01

20220601

B01

P03

20220602

B02

P02

20220602

B02

P02

20220603

B03

P01


4. Fungsi JOIN

JOIN merupakan salah satu operasi dalam SQL yang digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih tabel yang berbeda menjadi satu basis data. Operasi join ini dapat dilakukan jika tabel-tabel yang akan digabungkan itu memiliki key kolom yang sama. 

Mari kita lihat pilihan dari tabel pada daftar tabel di atas, tabel “Penjualan Bulan Mei 2022”:

SQL

Kemudian, kita lihat pada tabel “Barang” berikut:

sql

Perhatikan bahwa kolom “id_barang” di tabel “Penjualan Bulan Mei 2022” mengacu pada “id_barang” di tabel “Barang”. Hubungan antara dua tabel di atas adalah sama sama memiliki kolom “id_barang”. Kemudian, kita dapat membuat pernyataan SQL berikut, yang memilih record data dengan nilai yang cocok di kedua tabel:


SELECT Penjualan.id_barang, Penjualan.id_buyer, Barang.nama_barang
FROM Penjualan
INNER JOIN Barang ON Penjualan.id_barang=Barang.id_barang;


Kode di atas akan menghasilkan tabel seperti berikut ini:

id_penjualan

nama_barang

id_buyer

20220501

MEJA

P03

20220502

LEMARI

P02

20220503

KURSI

P01


Baca juga : Catat! Ini 3 Keuntungan Belajar SQL dalam Mengolah Data


Meskipun belajar dengan metode self-taught menjadi pilihan yang tepat, namun ada baiknya sahabat data meningkatkan kompetensi pembelajarannya dengan mengikuti kursus yang tepat. Mengikuti bootcamp SQL juga menjadi cara terbaik lainnya untuk belajar SQL secara online dari tempat kursus online yang sudah disediakan. 


DQLab merupakan salah satu contoh tempat belajar Data Science yang menawarkan kursus online bagi kamu yang ingin mulai belajar Data Science. Dengan mengikuti kursus ini, para pemula bisa mempelajari cara menulis SQL yang benar hingga mempraktekkannya secara langsung. Jadi apalagi yang kamu tunggu, ayo bergabung di DQLab.id! Kamu bisa belajar Data Science dari nol hingga bisa bergabung di perusahaan besar. Jika bergabung, kamu bisa mendapat module GRATIS “Introduction to Data Science” loh! Jadi tunggu apalagi?


Penulis : Salsabila MR

Editor: Annisa Widya Davita

Mulai Belajar
Data Science Sekarang
Bersama DQLab

Buat Akun Belajarmu & Mulai Langkah
Kecilmu Mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :