PROMO 12.12 YES! BELAJAR DATA SCIENCE 6 BULAN CUMA 122K!
Diskon Spesial 97% Belajar Data Science Bersertifikat!
SERBU DISINI!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 13 Jam 14 Menit 23 Detik 

Visualisasi Data dengan Excel: Cara Membuat dan Fitur yang Tersedia

Belajar Data Science di Rumah 27-Agustus-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/46ba538914a88284d0b2d6af984c54c3_x_Thumbnail800.jpg

Excel adalah salah satu software yang populer digunakan untuk mengolah data numerik. Tidak hanya itu, Excel juga memiliki beberapa fitur yang mendukung proses analisis data. Misalnya fitur Analysis Toolpak untuk melakukan data analysis dimana tersedia berbagai metode analisis statistik yang dapat digunakan dalam pengolahan data. Setelah proses pengolahan dan analisis, data akan disajikan ke dalam bentuk grafik atau plot agar mudah dipahami oleh pihak lain. 


Ada beberapa tools yang dapat digunakan untuk memvisualisasikan data dari yang sederhana hingga yang rumit. Visualisasi data juga bisa dibuat secara interaktif dengan mengatur warna, menambahkan item gambar, dan lain sebagainya. Salah satu tools visualisasi data adalah Excel. Namun, mungkin sebagian tidak tau bagaimana membuat visualisasi data dengan Excel dan fitur apa saja yang bisa digunakan. Nah, kali ini akan membahas cara membuat visualisasi data di Excel dan apa saja fiturnya. Yuk, simak pembahasannya di bawah ini!


1. Cara Membuat Grafik dengan Excel

Membuat grafik dengan Excel cukup mudah. Namun sebelum membuat grafik, pastikan data yang digunakan bersih dimana tidak ada missing value, tidak ada data yang tidak seragam, dan sebagainya. Jika data tidak bersih maka hasil visualisasi tidak sesuai dan tidak bisa digunakan untuk pengambilan keputusan. Cara membuat grafik dengan Excel yaitu sebagai berikut:

  • Input data yang akan digunakan ke dalam Excel

  • Pilih menu Insert 

  • Pilih grafik yang diinginkan di bagian Chart

  • Masukkan range data yang akan dibuat visualisasinya dan dimana hasil visualisasi akan ditempatkan

  • Klik OK

Grafik bisa dikustomisasi seperti warna grafik, menambahkan legend, judul, nama item, dan sebagainya agar visualisasi semakin menarik dan merepresentasikan data dengan baik. 


Baca juga : Belajar Python untuk Hasilkan Visualisasi Data


2. Mini Grafik dengan Sparkline

Sparklines mulai dikenalkan pada tahun 2010. Sparklines merupakan fitur pada Excel untuk melakukan visualisasi data trend dalam bentuk grafik berukuran mini. Grafik mini bisa ditempatkan di samping datanya. Misalnya tabel data penjualan produk ada dari bulan januari sampai juni. Kita bisa tambahkan kolom setelah bulan juni untuk melihat trendnya. Cara membuat mini grafik dengan Sparkline yaitu sebagai berikut:

  • Pilih Insert pada tab menu di Excel

  • Pilih model grafik pada grup Sparklines

  • Pada dialog box masukkan range data pada kolom Data Range dan posisi dimana akan meletakkan grafiknya di kolom Location Range

  • Klik OK

Dalam grup Sparklines, model grafik yang bisa dipilih ada line, column, dan win/los. Kita juga bisa memodifikasi grafiknya seperti warna dan sebagainya dengan klik Design di bagian menu.


3. PivotChart 

PivotChart adalah fitur pada Excel yang digunakan untuk merepresentasikan data dalam bentuk grafik secara instan. Dalam membuat PivotChart, kita perlu membuat pivot table terlebih dahulu. Saat menggunakan PivotChart, ketika ada update data dari PivotTable, maka secara otomatis PivotChart akan memperbarui grafiknya. Cara menggunakannya yaitu pilih fitur PivotChart yang berada di menu Insert. Masukkan range data yang akan dibuat grafiknya dan dimana grafik akan diletakkan lalu klik OK. Setelah itu akan muncul PivotChart Fields di sebelah kanan worksheet untuk kustomisasi grafik. 


4. Power View

Power View adalah fitur yang disediakan Excel yang mempermudah  membuat laporan bisnis. Fitur ini mirip dengan Power Pivot hanya saja dengan visualisasi yang lebih menarik. Power View memberikan fasilitas eksplorasi, visualisasi, dan presentasi data yang interaktif. Power View dapat menampilkan informasi dalam beberapa model data yaitu antara lain tabular dan multidimensional. Langkah-langkah membentuk tabel yaitu sebagai berikut:

  • Blok tabel dan kolom 

  • Pilih fitur Power View di menu Insert 

  • Perluas tabel di bidang Power View

  • Pilih tabel yang ingin ditampilkan di Power View Field

  • Klik menu Design dan pilih chart yang diinginkan

  • Klik menu Layout dan tambahkan Title, Legend, Label, dan lainnya sesuai yang diinginkan

Visualisasi dari Power View dapat dikonversikan datanya ke Power BI yaitu software berbasis Business Intelligence yang digunakan untuk melakukan analisis data secara mendetail kemudian disajikan dalam visualisasi yang menarik.


Baca juga : Cara Membuat Visualisasi Data Trend dengan Excel


5. Upgrade Skill Visualisasi Data untuk Jadi Data Analyst

Menjadi Data Analyst harus sering berlatih dengan berbagai jenis data, metode, dan lainnya. Semakin banyak berlatih akan semakin paham tentang data dan cara penanganannya. Di DQLab terdapat menu yang berisi kumpulan modul dalam proses belajar menjadi data anallyst. Mulai bangun portofolio data agar kemampuanmu dilirik oleh recruiter. Yuk, gabung di DQLab.id dan upgrade skill datamu bersama para ahli data!



Penulis: Dita Kurniasari

Editor: Annissa Widya


Mulai Belajar
Data Science Sekarang
Bersama DQLab

Buat Akun Belajarmu & Mulai Langkah
Kecilmu Mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :