DQLab Super Giveaway! Belajar Data Science 6 Bulan hanya Rp.99.000! DAFTAR

Pakai Kode: KUPON99K. Berakhir 0 Days 21 Jam : 36 Menit : 2 Detik

Yuk Intip Materi SQL di Kursus Data Scientist dan Interview Kerja Seputar SQL!

Belajar Data Science di Rumah 06-Desember-2020
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/bb5e2c0cf3f73bbd0972abb2178e09c7_x_Thumbnail800.jpg

Saat ini kursus data scientist sedang banyak diminati khususnya oleh para millenials. Di abad ke-21 ini, data scientist dinobatkan sebagai the sexiest job yang menyebabkan profesi ini mulai banyak dilirik dan dipelajari. Uniknya, profesi ini dapat dipelajari oleh siapapun dan ilmunya dapat diterapkan di berbagai sektor. Tak heran jika saat ini mulai banyak perusahaan yang membutuhkan data scientist untuk mengekstrak jutaan data menjadi suatu informasi yang berguna bagi perusahaan.

Beberapa perusahaan pun rela menawarkan gaji fantastis untuk mendapatkan seorang data scientist yang kompeten. Salah satu cara belajar data science adalah dengan mengikuti kursus data science. Cara ini lebih banyak dipilih karena lebih fleksibel dan relatif terjangkau. Untuk mengakses kursus data science kita hanya membutuhkan jaringan internet dan laptop atau PC. Selain itu, kelebihan dari kursus data science ini adalah dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Kursus data science ini mengutamakan belajar mandiri dan cocok bagi orang-orang dengan mobilitas tinggi. Setiap kursus pasti memiliki silabus dan cara belajar masing-masing. Namun umumnya, yang akan kita pelajari di kursus data science adalah bahasa pemrograman atau software data science, database, dan metode statistika. 

Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang data scientist adalah mengimport dan mengelola database. Software database yang banyak diajarkan di kursus data science adalah SQL. Software ini merupakan software database relasional yang digunakan untuk mengolah dan menyimpan data yang terdiri dari baris dan kolom. Salah satu kursus data science yang menawarkan paket belajar data science yang mencakup SQL adalah DQLab Academy. Kursus data science ini memiliki berbagai modul mulai dari pengenalan SQL hingga modul untuk profesional. Nah artikel kali ini akan menjelaskan apa saja yang akan kamu dapatkan jika belajar SQL bersama DQLab. Mau tau? Yuk simak artikelnya sampai selesai!

1. Introduction to SQL

Di dunia nyata, database relasional banyak digunakan untuk menampung semua jenis data Perusahaan. Data disimpan untuk memudahkan data scientist dalam proses pengambilan data dari berbagai sumber.Salah satu database powerful yang banyak digunakan oleh perusahaan adalah SQL. Jika berbicara mengenai database, maka tidak akan terlepas dari data mining. Data Mining adalah perpotongan antara ilmu statistik dan ilmu komputer yang dioperasikan oleh para Ahli Statistik. Data mining merupakan proses yang memanfaatkan machine learning dan statistik untuk menemukan pola dalam kumpulan data yang berukuran besar.

Pada enterprise technology, kumpulan big data sering kali diproses menggunakan SAS. SAS digunakan oleh data scientist karena mempermudah proses analisis statistik pada sejumlah data tanpa harus menulis banyak kode. Fungsi built-in di SAS sangat berguna untuk semua jenis analisis data. SAS dapat jalankan bersama SQL, sintak yang digunakan pun mirip. Beberapa dekade terakhir, SQL merupakan salah satu syarat keterampilan umum di seluruh industri dan profil pekerjaan. Perusahaan raksasa seperti Amazon dan Google sudah mulai mewajibkan data analyst, data scientist, dan manajer produk untuk menggunakan SQL dalam pekerjaannya.

Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist

2. Konsep Database Relasional

SQL merupakan software database relasional yang memiliki beberapa konsep khusus dibanding dengan software database non-relasional. Berikut merupakan konsep database relasional atau lebih dikenal dengan RDBMS.

Pertama adalah skema. Skema database mengacu pada pengelolaan data. Dalam RDBMS, model database diimplementasikan oleh skema dan berhubungan dengan entitas.Salah satu unit utama dari skema adalah tabel. Dalam RDBMS, tabel disusun dan dikaitkan satu sama lain dalam berbagai jenis hubungan baik satu tabel ke satu tabel, satu tabel ke banyak tabel, ataupun banyak tabel  ke banyak tabel. Partisi vertikal tabel disebut kolom. Dalam RDBMS, kolom sering juga disebut dengan atribut sedangkan partisi horizontal tabel disebut baris atau sering juga disebut tupel. Konsep RDBMS yang kedua adalah indeks. Indeks merupakan struktur data yang meningkatkan pengoperasian tabel. Dengan indeks ini, kita dapat membuat salinan data yang diurutkan dengan cara tertentu yang terletak di server untuk mengambil beberapa data dengan lebih mudah. Ada dua jenis indeks utama yaitu non-clustered dan clustered. Indeks non-clustered adalah data yang disimpan dalam urutan arbitrer tetapi urutan logisnya ditentukan oleh indeks sedangkan clustered indeks adalah blok data tempat data disimpan diubah agar sesuai dengan urutan yang berbeda oleh indeks. 

SQL adalah sebuah structured query language untuk database RDBMS. Pada SQL kita membutuhkan statement untuk mengambil beberapa data. Selain itu statement SQL juga dapat digunakan untuk menggabungkan beberapa tabel sehingga menghasilkan beberapa jenis data yang sesuai dengan keinginan kita. Pada software SQL juga ada istilah query plan. Query plan adalah serangkaian langkah yang di-request untuk mengakses data. Query plan ditentukan oleh pengoptimal kueri yang terletak di dalam database. Dengan menggunakan query plan, statement akan dijalankan dengan tepat dan sesuai urutan sehingga proses penyimpanan dapat dilakukan lebih cepat. 

3. Pertanyaan Seputar SQL saat Interview Kerja

Dalam proses rekrutmen khususnya rekrutmen data scientist, ada tahap yang disebut dengan interview user. Interview ini dilakukan oleh ketua divisi atau senior yang bertujuan untuk mengetahui pemahaman calon pegawai mengenai teknis data science. Salah satu topik pertanyaan yang pasti ditanyakan adalah seputar SQL dan database management. Lalu apa saja pertanyaan yang sering ditanyakan? DQLab sudah merangkumnya untukmu!

Pertanyaan pertama adalah “apa itu normalisasi dan apa saja keuntungannya?” Jika saat interview kamu diberi pertanyaan tersebut, jawaban yang paling tepat adalah normalisasi merupakan proses pengorganisasian data untuk menghindari duplikasi dan redundansi. Beberapa keuntungan normalisasi adalah organisasi database yang lebih baik, lebih banyak tabel dengan baris yang lebih kecil, akses data yang efisien, fleksibilitas query yang lebih baik, dapat digunakan untuk menemukan informasi dengan lebih cepat, lebih aman, mudah dimodifikasi, lebih ringkas, dan konsisten setelah dimodifikasi. Pertanyaan selanjutnya yang sering ditanyakan adalah “Apa perbedaan antara tipe data CHAR dan VARCHAR2 di SQL?” dan jawaban yang paling tepat adalah baik Char dan Varchar2 sama-sama digunakan untuk karakter data type, tetapi varchar2 digunakan untuk string karakter dengan variabel yang panjang sedangkan Char digunakan untuk string dengan panjang variabel yang tetap. 

Misalnya, char (10) hanya dapat menyimpan 10 karakter dan tidak akan dapat menyimpan string dengan panjang lain sedangkan varchar2 (10) dapat menyimpan panjang berapapun. Pertanyaan terakhir yang sering ditanyakan adalah “Apa properti ACID dalam database?” dan jawaban yang tepat menurut DQLab, ACID adalah singkatan dari Atomicity, Consistency, Isolation, Durability. Istilah ini digunakan untuk memastikan bahwa transaksi data diproses dengan baik dalam sistem database. Atomicity mengacu pada transaksi yang sepenuhnya dilakukan atau gagal di mana transaksi mengacu pada operasi logis tunggal dari suatu data. Artinya, jika salah satu bagian dari transaksi gagal, maka seluruh transaksi akan gagal dan status database tidak berubah. Consistency akan memastikan data memenuhi semua aturan validasi. Tujuan utama Isolation adalah kontrol konkurensi, dan arti dari durability adalah jika sebuah transaksi telah dilakukan, apapun dapat terjadi seperti kehilangan daya, crash atau segala jenis kesalahan.

Baca juga : Yuk Kenal Role Data Scientist, Profesi Menarik Dengan Gaji Besar

4. Yuk, Mulai Belajar Data Science bersama DQLab secara GRATIS!

Tidak memiliki background IT? Jangan khawatir, kamu tetap bisa menguasai Ilmu Data Science untuk siap berkarir di revolusi industri 4.0. Bangun proyek dan portofolio datamu bersama DQLab untuk mulai berkarir di industi! Sign up sekarang untuk #MulaiBelajarData di DQLab!

Simak informasi di bawah ini untuk mengakses gratis module ‘Introduction to Data Science’:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Akses module Introduction to Data Science

  3. Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab

  4. Subscribe DQLab.id untuk Akses Semua Module Premium!


Penulis: Galuh Nurvinda Kurniawati

Editor: Annissa Widya Davita

Share

Postingan Terkait

Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!