Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, SQL, Excel GRATIS!

Yuk, Kenalan dengan Statistik pada Pemrograman R

Belajar Data Science di Rumah 25-Februari-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/7813ddb1edad322dfa6aae2d85fe2360_x_Thumbnail800.jpg

Dalam dunia bisnis saat ini, membuat dan mentransfer data dalam jumlah besar kerap dilakukan secara konstan. Aplikasi statistik adalah tools atau alat yang digunakan untuk membantu mempercepat proses data statistik khususnya dalam penelitian yang bersifat kuantitatif. Demi memudahkan pekerjaan kamu dalam melakukan pengolahan data, kamu dapat menggunakan berbagai alat bantu/tools atau software. Kamu dapat memilih tools-tools sesuai dengan kebutuhan kamu, aplikasi/tools yang bisa kamu gunakan antara lain seperti, R, Python, SPSS, atau Microsoft Excel.  Beberapa tahun kebelakang bahasa R cukup intens diperbincangkan seiring dengan kepopuleran data science dan big data. Hal ini dikarenakan R merupakan bahasa pemrograman yang banyak digunakan oleh data scientist dari perusahaan besar seperti Google, Airbnb,  Facebook dll.


Tak heran, perusahaan besar tersebut menggunakan R, selain bahasa pemrograman R juga sekaligus software untuk komputasi serta grafik statistik. Itu merupakan salah satu alasan bahwa saat ini banyak orang yang ingin beralih profesi menjadi seorang data scientist. Yang artinya, banyak orang yang ingin belajar bahasa R pemula demi meraih karir dambaan mereka yaitu menjadi seorang data scientist atau praktisi data. Untuk itu, artikel ini akan membahas tentang pengenalan R sebagai tools dan aplikasi statistik. Penasaran? Yuk, simak artikel dibawah ini hingga selesai!


1. Mengenal Function dalam R

Fungsi atau function adalah potongan kode yang diberikan nama dan dapat mengembalikan nilai tertentu berdasarkan parameter yang dimasukkan, digunakan kembali apabila potongan kode tersebut ingin digunakan secara berulang. Contoh function bisa kamu lihat sebagai berikut:


statistik


Berdasarkan sintaks diatas, nama fungsi atau fungsi 123 digunakan untuk mendeklarasikan sebuah fungsi, lalu ada argumen yang merupakan input fungsi, statement sebagai badan fungsinya yang berisi pernyataan/perintah yang dibuka dan ditutup menggunakan kurung kurawal {} dan return sebagai perintah untuk mendefinisikan output fungsi tersebut.


Baca juga : Pengolahan Data Statistik Parametrik dan Non-Parametrik


2. Looping dalam R

statistik

Looping merupakan suatu cara untuk mengulang suatu perintah dengan kondisi yang ditentukan. Menggunakan loop, kita dapat mengotomatiskan suatu kode yang butuh diulang dalam suatu fungsi. Looping yang digunakan dalam R yaitu for, while, dan repeat. Dimana while digunakan untuk melakukan kode perintah, selama kondisi yang diberikan benar. Menguji kondisi sebelum melakukan kode perintah (badan loop). Sedangkan for Seperti halnya while, hanya saja akan menguji kondisi di akhir kode perintah (badan loop). Sementara while untuk melakukan serangkaian kode perintah beberapa kali. 


3. Dasar Pemrograman R

Berikut ini adalah beberapa dasar pemrograman R yang wajib kamu pahami sebelum belajar contoh fungsi R lainya:

  • Variabel 

    fundamental atau konsep dasar belajar bahasa R sebenarnya masih sama dengan bahasa lainnya yaitu perlu mempelajari aturan main dari penggunaan variabel antara lain: variabel bisanya berupa kombinasi huruf, angka, titik dan underscore,  variabel harus diawali dengan huruf atau titik, jika diawali dengan titik maka selanjutnya tidak bisa menggunakan angka, sintaks R tidak dapat digunakan sebagai nama variabel. dan case sensitive. Pendeklarasian variabel R disertai dengan operator = atau <-, namun biasanya operator <- lebih umum digunakan.

  • Numerik

    Untuk mengecek tipe data dan kelasnya suatu variable bisa menggunakan typeof() dan class(), contoh diatas type of(a) akan menghasilkan œdouble dan class(a) akan menghasilkan œnumeric, tipe lainnya untuk numeric : œinteger dan œcomplex, secara default bilangan di R adalah double.

  • Vector

    Vector adalah data array yang dapat menyimpan banyak data dalam 1 variabel saja dan di akses menggunakan indeks, berikut inisialisasi vector di R, menggunakan fungsi bernama c(), data yang dimasukkan harus seragam, jika tidak akan dikonversi menjadi karakter agar seragam)


4. Pentingnya Pengaplikasian R untuk Ecommerce

statistik

Source: Unsplash.com


Bahasa R sangat membantu seorang praktisi data untuk melakukan pengaplikasian statistik untuk memproses data user profil yang meliputi gender, usia, serta behavior dalam penggunaan suatu aplikasi industri ecommerce terkait. R dapat digunakan untuk menghasilkan pengujian hipotesis, misalnya untuk menganalisa perbedaan rating terkait churn rate. Selain itu R juga dapat digunakan untuk forecasting terkait jumlah umpan balik atau feedback yang diberikan oleh para user, hal ini akan sangat berkaitan dengan divisi lain yang berhubungan langsung dengan user salah satunya adalah bagian customer service.


Baca juga : Yuk Pelajari Macam-Macam Metode Analisis Statistika


5. Belajar Metode Statistik dengan Python dan R Bersama DQLab, Yuk!

Belajar metode statistik merupakan langkah awal yang tepat untuk memulai karir sebagai seorang data scientist. Kini belajar otodidak bisa lebih terstruktur dan terarah bersama DQLab. Tanpa perlu takut overdosis informasi dan kamu tidak akan bingung dengan urusan waktu, karena dengan kursus data science online waktu belajar kamu bisa lebih fleksibel dan dapat diakses dimanapun dan kapanpun. 


Dengan materi-materi yang ditawarkan lengkap dan sesuai dengan kebutuhan industri, disusun oleh mentor-mentor yang kompeten di bidangnya dari perusahaan unicorn dan startup. Jadi, jangan khawatir, kamu bisa mulai kursus data science online bersama DQLab! Sign up sekarang di DQLab.id atau klik button dibawah ini untuk nikmati pengalaman belajar yang seru dan menyenangkan! 



Penulis: Rian Tineges

Editor: Annissa Widya Davita


 







Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login