Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, dan Excel GRATIS
 SIGN UP  

Yuk, Kenali Jenis Data Statistik dalam Proses Analisis Statistik

Belajar Data Science di Rumah 18-Agustus-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/9ad128de89b3579448d908b0cc4d15b7_x_Thumbnail800.jpg

Proses pengolahan data terdiri dari beberapa tahap yaitu pengumpulan data, pengorganisasian data, pemrosesan data, manipulasi data, analisis data, dan penyajian data. Pada tahap analisis akan menggunakan metode tertentu yang sesuai dengan jenis data dan permasalahan yang ingin diselesaikan. Beberapa metode yang dalam melakukan analisis statistik diantaranya yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil dari analisis nantinya disajikan dalam bentuk yang menarik dan mudah dipahami.


Sebelum mempelajari lebih dalam mengenai analisis statistik, ada baiknya lebih dulu mengenal jenis-jenis data statistik. Hal ini penting untuk dipahami karena setiap jenis data memiliki penanganan yang berbeda. Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa metode yang digunakan dalam analisis disesuaikan dengan jenis data yang digunakan. Jenis data statistik dibagi menjadi beberapa kategori yaitu berdasarkan cara pengumpulannya, berdasarkan sifatnya, berdasarkan skala pengukurannya, dan berdasarkan waktu pengumpulannya. Artikel kali ini akan membahas jenis-jenis data dalam kategori tersebut. Penasaran apa saja? Simak pembahasannya dibawah ini yuk!


1. Jenis Data Berdasarkan Cara Memperolehnya

Berdasarkan cara memperolehnya, data dibagi menjadi dua yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari sumber artinya peneliti sendiri yang melakukan pengumpulan data tanpa pihak ketiga. Contohnya seperti Badan Pusat Statistik yang mengumpulkan data langsung ke sumbernya dan diterbitkan di dalam badan itu sendiri. Beberapa data yang dikumpulkan BPS yaitu data kependudukan, data ekspor impor, dan lain sebagainya. Sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh dari pihak ketiga. Bisa dari penelitian terdahulu, jurnal, buku, karya ilmiah, dan lainnya. Data primer dan data sekunder umumnya digunakan bersamaan dalam penelitian. Data primer berperan sebagai data utama dan data sekunder sebagai data pendukung terhadap data primer. Dengan begitu, kualitas penelitian akan semakin meningkat. 


Baca juga : Pengolahan Data Statistik Parametrik dan Non-Parametrik


2. Jenis Data Berdasarkan Sifatnya 

Data berdasarkan sifatnya dibagi menjadi dua yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif adalah data berupa nama atau label yang mendeskripsikan suatu atribut atau elemen. Data kualitatif tidak dinyatakan dalam bentuk angka atau non numerik. Contoh data kualitatif seperti “Pasien covid meningkat setiap minggunya”. Jenis data berdasarkan sifatnya selanjutnya ada data kuantitatif. Data kuantitatif adalah data yang dinyatakan dalam bentuk angka atau numerik. Biasanya berupa jumlah dari hasil observasi. Contoh data kuantitatif seperti “Kasus covid minggu ini meningkat sebanyak 100 pasien positif ”. 


3. Jenis Data Berdasarkan Skala Pengukuran

Data juga dikategorikan berdasarkan skala pengukurannya yaitu sebagai berikut:

  • Data nominal yaitu data yang ditentukan berdasarkan penggolongannya. Data ini bersifat diskrit dan terpisah antara kelompok satu dan lainnya. 

  • Data ordinal yaitu data yang diurutkan berdasarkan atribut tertentu. Data ini juga bersifat diskrit.

  • Data interval yaitu data yang dikelompokkan berdasarkan ukuran yang sama. Data ini bersifat kontinu yang mana memiliki nilai yang tak terbatas dan bisa berupa angka desimal atau koma. 

  • Data rasio yaitu data yang memiliki nilai nol mutlak (true zero). Data ini bersifat kontinu dan tidak memiliki nilai minus. Data rasio disukai data scientist karena dapat menerapkan macam teknik statistik. 


4. Jenis Data Berdasarkan Waktu Pengumpulannya

Berdasarkan waktu pengumpulannya data dibagi menjadi dua yaitu data cross section dan data time series. Data cross section adalah data yang dikumpulkan pada waktu tertentu yang mendeskripsikan keadaan pada waktu tersebut misalnya data jumlah pasien covid yang meninggal pada bulan Agustus 2021. Sedangkan data time series adalah data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu yang menunjukkan perkembangan atau trend suatu hal. Trend yang ditunjukkan berguna untuk forecasting dalam membuat suatu perencanaan. 


Baca juga : Yuk Pelajari Macam-Macam Metode Analisis Statistika


5. Mulai Bangun Portofolio Data untuk Mencapai Karir Impian

Pemahaman mengenai jenis data statistik dan proses analisis statistik adalah hal wajib bagi seorang data scientist. Profesi ini bertanggung jawab mengolah data sehingga akan menghadapi berbagai jenis data dan menggunakan bermacam metode statistik. Selain mendalami jenis data dan proses analisis statistik, tips untuk menjadi data scientist adalah dengan portofolio data. Ini akan menjadi nilai tambah untuk menunjukkan kemampuanmu dalam mengolah data statistik. Yuk, mulai dengan daftar di DQLab.id dan capai karir impian sebagai data scientist!



Penulis: Dita Kurniasari

Editor: Annissa Widya

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!