ENJOY PAYDAY DEAL! SPECIAL OFFER BELAJAR DATA SCIENCE 6 BULAN HANYA RP. 129.000  DAFTAR

Pakai Kode: PAYDAYBerakhir 2 Days 2 Jam : 40 Menit : 53 Detik

Pengolahan Data Statistik : 3 Software yang Sering Digunakan untuk Mengolah Data Statistik

Pengolahan Data Statistik : 3 Software yang Sering Digunakan untuk Mengolah Data Statistik

Belajar Data Science di Rumah 05-April-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/6090ae3a3e1cb9d549f062e35bc62b93_100_persen.jpg

Pengolahan data statistik menjadi sesuatu yang tidak bisa lepas dari kehidupan orang-orang yang bekerja di bidang Data Science, mengingat Statistika sendiri merupakan salah satu ilmu yang menyusun Data Science. Berbicara tentang pengolahan data, kita tentunya harus mengetahui karakteristik dari data yang kita miliki. Kita juga harus memahami perbedaan antara jenis data dan juga skala data yang satu dengan data yang lain. Hal ini dapat mempengaruhi perlakuan yang akan kita berikan terhadap data. Data kuantitatif tidak akan bisa diperlakukan sama dengan data kualitatif.

Selain hal tersebut, software yang digunakan untuk mengolah data juga harus diperhatikan. Ada banyak sekali software yang dapat dijadikan pilihan untuk mengolah data statistik, mulai dari yang berbayar hingga yang bersifat open source, mulai dari yang menggunakan coding atau tinggal drag and down saja. Setiap software pasti memiliki kelebihan nya masing-masing, kita hanya perlu menentukan mana yang cocok dan nyaman untuk digunakan dalam pekerjaan kita.

Nah, dalam artikel ini akan dibahas mengenai software Statistika yang sering digunakan untuk melakukan analisis data. Penasaran kan apa aja? Yuk, simak artikelnya!

1. SPSS

Siapa yang tidak kenal dengan software ini? Hampir semua orang akan langsung mengingat SPSS jika berbicara tentang statistika. Faktanya, SPSS adalah singkatan dari Statistical Package for the Social Software. Software ini pertama kali dirilis pada tahun 1968 dan dikembangkan oleh Norman H. Nie dan C. Hadlai Hull. Fitur yang ada pada SPSS terbilang cukup lengkap untuk analisis data, selain itu kita bisa menghasilkan analisis tanpa memerlukan coding. Sayangnya software ini tidak bersifat open source alias berbayar, dan harga yang diberikan pun terbilang cukup mahal.

Seiring berjalannya waktu, saat data science menjadi sangat booming, berbagai kampus yang memiliki jurusan statistika pun mulai mengurangi penggunaan SPSS dan menggantinya (meskipun tidak diganti seratus persen) dengan software yang lebih mampu menangani data big data dan yang terpenting bersifat open source. 

Baca juga : Ini yang Akan Kamu Pelajari di Kelas Data Science DQLab!

2. R

Software R menjadi salah satu pilihan yang dapat digunakan jika kita ingin menganalisis data dalam jumlah besar. R sendiri adalah software yang memang diciptakan khusus untuk statistisi, sehingga tidak heran ada banyak sekali function dan juga package yang mendukung perhitungan statistika. Hal ini dapat memudahkan proses analisis data karena tidak perlu lagi mendefinisikan perhitungan manual ke dalam coding, kita hanya perlu memanggil function tertentu.

Perkembangan big data dan juga data science turut serta membuat nama software ikut naik. Hal ini terbukti dengan semakin banyaknya kursus data science online yang menyediakan materi untuk software ini, salah satunya adalah DQLab. Ada banyak sekali modul R yang tersedia di DQLab. Dikemas dengan bahasa yang ringan, sehingga semua orang menjadi mudah untuk memahaminya. Fakta menariknya, R bersifat open source sehingga bisa diakses oleh siapa saja.

3. Tableau

Tableau merupakan salah satu software yang digunakan untuk menghasilkan visualisasi data. Ada banyak pilihan chart yang bisa dipilih di Tableau, kita hanya perlu menyesuaikan dengan data yang kita miliki. Software yang berbasis visualisasi data tidak kalah menariknya akhir-akhir ini, mengingat visualisasi data merupakan bagian dari ilmu Data Science. Tableau tersedia dalam versi gratis dan juga berbayar, namun tentunya fitur yang ditawarkan juga sudah pasti berbeda. Penggunaan Tableau sudah pasti lebih mudah dibandingkan R, karena Tableau menawarkan fitur less coding, kita cukup melakukan drag and down saja untuk membuat visualisasi.

Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist


4. Yuk Mulai Belajar Menjadi Data Scientist Bersama DQLab!       


Gunakan Kode Voucher “DQTRIAL”, dan simak informasi di bawah ini mendapatkan 30 Hari FREE TRIAL:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Buka academy.dqlab.id dan pilih menu redeem voucher 

  3. Redeem voucher “DQTRIAL” dan check menu my profile untuk melihat masa subscription yang sudah terakumulasi. 

  4. Selamat, akun kamu sudah terupgrade, dan kamu bisa mulai Belajar Data Science GRATIS 1 bulan.


    Penulis : Gifa Delyani

    Editor : Annissa Widya Davita


      Share

      Postingan Terkait

      Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!