Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, dan Excel GRATIS
 SIGN UP  

4 Cara Mencocokkan Dua Data di Excel yang Harus Kamu Coba

Belajar Data Science di Rumah 29-September-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/de1cf1b9ae006ae00d9c6824286af8ef_x_Thumbnail800.jpg

Sebagai praktisi data, kamu harus siap dengan berbagai sumber data yang akan digunakan. Terlebih lahirnya fenomena big data membuat varian dari data semakin banyak. Ada yang terstruktur, semi terstruktur, dan tidak terstruktur. Paling tidak, kamu harus tahu cara untuk membersihkan data, menggabungkan, atau mencocokkannya dengan sumber data lainnya. Proses mempersiapkan data memang terlihat simpel, namun jika tidak dilakukan dengan teliti maka itu bisa mempengaruhi hasil analisis.

Mencocokkan data bukanlah pekerjaan mudah, apalagi jika datanya berjumlah sangat banyak. Tentu kita akan membutuhkan bantuan dari tools pengolahan data, salah satunya adalah Microsoft Excel. Ada banyak function yang ada di Microsoft Excel yang bisa digunakan untuk mencocokkan data dari beberapa sumber data. Dalam artikel ini kita akan membahas 4 function yang sering digunakan, yaitu MATCH, VLOOKUP, kombinasi (IF, ISNA, MATCH), dan menggunakan Conditional Formatting. Penasaran kan? Yuk, simak artikelnya!


1. MATCH

Fungsi pertama yang bisa digunakan adalah MATCH. Output yang dihasilkan jika kita menggunakan MATCH adalah urutan data. Rumus umum yang bisa digunakan dalam MATCH adalah:

=MATCH(lookup_value, lookup_array, [match_type])

Dimana,

  • lookup_value : data kunci yang ingin dicocokkan dengan data lainnya

  • lookup_array : array yang dijadikan sebagai sumber data untuk mencocokkan lookup_value

  • match_type : jenis tipe pencocokan, 1 untuk kurang dari lookup_value, 0 untuk data yang sama, dan -1 untuk data yang lebih dari lookup_value.

Contoh penggunaan rumusnya adalah sebagai berikut,

excel

Tidak ada nama Egi di sumber data sehingga hasilnya adalah N/A.


Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja


2. VLOOKUP

Selain untuk menemukan data pada sumber data lain, VLOOKUP juga bisa digunakan untuk mencocokkan data dari dua sumber. Rumus umum VLOOKUP adalah:

=VLOOKUP(lookup_value, table_array, col_index_num, [range_lookup])

Dimana,

  • lookup_value : data yang dijadikan kata kunci

  • table_array : data yang dijadikan sebagai sumber data

  • col_index_num: nomor urut kolom yang ingin diambil datanya

  • Range_lookup : berisi TRUE atau FALSE.

Dengan data yang sama, maka contoh penggunaan VLOOKUP adalah:

excel

Output yang dihasilkan dari VLOOKUP adalah data yang sama dengan data yang dijadikan keyword.


3. Kombinasi IF, ISNA, MATCH

Jika data yang ada masih sedikit, kita masih cukup mudah untuk memfilter nilai yang NA. Namun jika datanya sudah sampai jutaan rows, filter di Excel tidak mampu membaca semua data sehingga yang muncul adalah data yang sama saja. Cara yang bisa digunakan adalah dengan mengkombinasi beberapa function yang ada di Excel, misalnya IF, ISNA, dan MATCH. Contoh penggunaannya adalah:

excel

Jika data tidak sama maka akan muncul tulisan “unmatch”.


4. Menggunakan Conditional Formatting

Selain menggunakan function yang ada, kita juga bisa memanfaatkan sub menu yang ada di Excel, yaitu Conditional Formatting. Kita bisa menemukannya di menu Home, dan bagian group Style.

excel

Selanjutnya pilih New Rule lalu pilih yang “use formula”. Hasilnya akan muncul seperti ini:

excel

Nama yang tidak ada di dalam data source akan diberi warna, sehingga mudah untuk dilihat dan dipisahkan dengan yang sama.


Baca juga : Kenali Rumus IF pada 3 Kondisi dengan Excel


5. Tertarik untuk Belajar Excel Lebih Lanjut? 

Gimana? Makin menarik kan belajar Excelnya? Selain beberapa cara diatas, masih banyak cara lainnya yang bisa digunakan untuk mencocokkan data di Excel. Kamu harus mengekspor Excel lebih jauh agar meningkatkan pemahamanmu. Kamu bisa mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan Excel lainnya di DQLab, loh. Caranya gampang banget, kamu cukup membeli modul platinum yang ada. Kamu bisa mulai belajar Excel dari level dasar hingga ke level yang cukup rumit. Keuntungan jika kamu membeli modul platinum di DQLab, kamu bisa mengakses modul tersebut secara unlimited. Nah, tunggu apalagi? Yuk buruan daftarkan akun mu dan mulai belajar Excel!



Penulis : Gifa Delyani Nursyafitri


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!