GIMANA MEMULAI KARIER JADI DATA ANALYST?
Simak caranya di webinar GRATIS dan raih DOORPRIZE menarik!
DAFTAR SEKARANG!
Pendaftaran ditutup dalam 1 Hari 17 Jam 44 Menit 9 Detik 

4 Contoh Data Sekunder Untuk Market Research

Belajar Data Science di Rumah 13-September-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/9fc35205c3db5fedb8219518e7e605e2_x_Thumbnail800.jpg

Market research atau riset pasar adalah suatu aktivitas penelitian di bidang pemasaran yang dilakukan secara terstruktur dan sistematis mulai dari perumusan masalah, perumusan tujuan penelitian, pengumpulan data, pengolahan data dan interpretasi hasil penelitian dengan tujuan untuk mencapai target. Market research umumnya melibatkan dua jenis sumber data penelitian yaitu, data primer dan data sekunder. Penggunaan data primer melibatkan data langsung dari sumbernya, berbeda dengan market research menggunakan data sekunder yang lebih melibatkan penelitian yang dilakukan oleh orang lain. Contoh data sekunder meliputi data statistik pemerintah, website perusahaan, data publikasi perdagangan, dan laporan market research.


Sumber data sekunder juga biasanya berasal dari jurnal ,buku, website, catatan pemerintahan dan lain sebagainya. Pesatnya perkembangan internet membuat cara kita untuk mendapatkan sumber data sekunder menjadi lebih mudah dan cepat diakses. Artikel ini khusus akan membahas 4 contoh data sekunder yang bisa kamu gunakan untuk analisis market research atau riset pasar kamu. Jadi, pastikan kamu terus membaca artikel ini sampai selesai ya!


1. Data Statistik Pemerintah

Data statistik pemerintah seperti data yang berasal dari BPS (Badan Pusat Statistik) secara luas dan mudah diakses secara online. Oleh karena itu, banyak peneliti yang mampir ke situs BPS untuk mencari sumber data sekunder mereka. Data yang disediakan biasanya bisa langsung dapat kita unduh dalam bentuk format .xls, .xml, .csv atau .pdf. Mulai dari data terkait pengiriman produk, kegiatan perdagangan, pembentukan bisnis, harga dan tren ekonomi, serta topik lainnya. 


Baca juga : Teknik Pengumpulan Data Sekunder, Apa Saja Sumber Data yang Bisa Digunakan?


2. Website Perusahaan

Situs website perusahaan dapat berupa tambang emas informasi virtual. Perusahaan publik akan memiliki korelasi dengan laporan tahunan, presentasi investor yang dapat memberikan knowledge tentang kinerja masing-masing perusahaan dan industri pada umumnya. Selain itu, biasanya melalui situs web baik itu publik dan perusahaan swasta akan memberikan rincian tentang penawaran produk, industri yang dilayani, info geografis, struktur organisasi, metode penjualan (distribusi atau langsung), hubungan antara pelanggan dan inovasi. Kamu dapat mendapatkan data-data mendasar terkait profile perusahaan di website mereka tanpa perlu datang langsung ke kantor mereka.


3. Ejournal

Selain itu kamu juga bisa mengakses ribuan journal dan penelitian ilmiah dari berbagai belahan dunia dengan mudah biasanya di situs terpercaya seperti google scholar. Baik ejournal yang memiliki ISSN ataupun dari internasional. Dengan menggunakan ejournal kamu dapat mendokumentasikan karya ilmiah kamu ataupun hanya sekedar menjadikannya contoh data sekunder saja.  E journal dapat diklasifikasikan lagi menjadi e jurnal klasik atau e jurnal internet, e jurnal paralel dan jurnal model basis data.


4. Laporan Market Research

Laporan riset pasar yang diterbitkan adalah sumber daya lain yang mungkin, sebagai siapa pun yang pernah mencari nama industri yang mereka minati dan "riset pasar" dapat memberitahu kamu. Dengan biaya tertentu, mereka dapat memberikan gambaran umum tentang suatu industri, termasuk data kuantitatif yang mungkin tidak kamu temukan di tempat lain terkait dengan ukuran pasar, tingkat pertumbuhan dan pangsa pasar peserta.


Baca juga : Metode Pengumpulan Data Sekunder, Bisa Menggunakan Apa Saja Sih?


5. Dapatkan Sumber Data Sekunder Lainnya Bersama DQLab

Bersama DQLab kamu akan disediakan sumber data primer dan sekunder sehingga kamu bisa langsung mengasah skill tanpa perlu mencari sumber data untuk berlatih atau membangun portfolio kamu. Selain itu, belajar kamu jadi lebih terarah dan kamu juga dapat terhindar dari overdosis informasi, selain itu kamu tidak perlu bingung dengan urusan waktu, karena dengan kursus data science online waktu belajar kamu bisa lebih fleksibel dan dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Materi-materi yang ditawarkan lengkap dan sesuai dengan kebutuhan industri, disusun oleh mentor-mentor yang kompeten di bidangnya dari perusahaan unicorn dan startup. Jadi, jangan khawatir, kamu bisa mulai kursus data science online bersama DQLab.id ! Sign up sekarang di DQLab.id atau klik button dibawah ini untuk nikmati pengalaman belajar yang seru dan menyenangkan!



Penulis: Rian Tineges

Editor: Annissa Widya Davita




Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!