PROMO 7.7! DISKON 98%
Belajar Data Science Bersertifikat, 12 Bulan hanya 177K!

0 Hari 3 Jam 18 Menit 22 Detik

4 Jenis SQL Join Table & Script Umumnya

Belajar Data Science di Rumah 25-Juni-2024
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/longtail-senin-06-2024-06-25-204557_x_Thumbnail800.jpg

SQL (Structured Query Language) adalah bahasa yang digunakan secara luas untuk mengelola dan memanipulasi basis data relasional. Diciptakan pada tahun 1970-an, SQL telah menjadi standar industri untuk berinteraksi dengan sistem manajemen basis data relasional (RDBMS), seperti MySQL, PostgreSQL, Oracle, dan Microsoft SQL Server. Bahasa ini memungkinkan pengguna untuk melakukan berbagai operasi pada data, mulai dari pembuatan dan modifikasi tabel, hingga pencarian dan pengambilan data yang kompleks.


Salah satu fitur paling penting dan kuat dari SQL adalah kemampuannya untuk menggabungkan data dari beberapa tabel menggunakan perintah JOIN. Dalam basis data relasional, data sering kali disimpan dalam tabel-tabel terpisah untuk mengurangi redundansi dan meningkatkan efisiensi.


Tabel-tabel ini biasanya memiliki hubungan logis satu sama lain, seperti hubungan antara pelanggan dan pesanan mereka atau antara siswa dan kelas yang mereka ikuti. Dengan menggunakan JOIN, kita dapat menghubungkan tabel-tabel ini berdasarkan kolom yang terkait, seperti kunci primer dan kunci asing, dan menghasilkan satu set data yang lebih kaya dan informatif.


Pada artikel ini, DQLab akan membahas mengenai empat jenis utama SQL join dan cara menulis script umumnya. Penasaran? Yuk kita simak bersama!


1. INNER JOIN

INNER JOIN mengembalikan baris yang memiliki nilai yang sesuai di kedua tabel yang digabungkan. Join ini hanya menampilkan data yang memiliki kecocokan di kedua tabel.

Sintaks: SQL



Baca juga : Bootcamp Data Analyst with SQL and Python


2. LEFT JOIN (LEFT OUTER JOIN)

LEFT JOIN mengembalikan semua baris dari tabel kiri (tabel pertama), dan baris yang cocok dari tabel kanan (tabel kedua). Jika tidak ada kecocokan, hasilnya adalah NULL untuk kolom dari tabel kanan.


Sintaks:  SQL




3. RIGHT JOIN (RIGHT OUTER JOIN)

RIGHT JOIN mengembalikan semua baris dari tabel kanan (tabel kedua), dan baris yang cocok dari tabel kiri (tabel pertama). Jika tidak ada kecocokan, hasilnya adalah NULL untuk kolom dari tabel kiri.

Sintaks:  SQL


4. FULL JOIN (FULL OUTER JOIN)

FULL JOIN mengembalikan semua baris ketika ada kecocokan di salah satu tabel. Jika tidak ada kecocokan, hasilnya adalah NULL untuk kolom yang tidak cocok dari kedua tabel.

Sintaks:  SQL


Baca juga : Catat! Ini 3 Keuntungan Belajar SQL dalam Mengolah Data


Memahami berbagai jenis SQL join sangat penting untuk mengoptimalkan query dalam basis data relasional. INNER JOIN digunakan untuk mendapatkan data yang cocok di kedua tabel, LEFT JOIN dan RIGHT JOIN berguna untuk mendapatkan semua data dari salah satu tabel dan data yang cocok dari tabel lainnya, sementara FULL JOIN mengembalikan semua data dari kedua tabel, baik yang cocok maupun yang tidak. Dengan memahami cara kerja masing-masing join, kita dapat memilih jenis join yang tepat untuk kebutuhan analisis data kita.


Yuk pahami cara menulis script code SQL bersama DQLab! DQLab adalah platform edukasi pertama yang mengintegrasi fitur ChatGPT yang memudahkan beginner untuk mengakses informasi mengenai data science secara lebih mendalam. DQLab juga menggunakan metode HERO yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. Jadi sangat cocok untuk kamu yang belum mengenal data science sama sekali, atau ikuti Bootcamp Data Analyst with Excel.


Penulis: Galuh Nurvinda K


Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login