PROMO 7.7! DISKON 98%
Belajar Data Science Bersertifikat, 12 Bulan hanya 177K!

0 Hari 3 Jam 5 Menit 59 Detik

4 Manfaat Penting NPV Excel di Keuangan Bisnis

Belajar Data Science di Rumah 25-Juni-2024
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/kv-2-banner-longtail-selasa-08-2024-06-25-204808_x_Thumbnail800.jpg

Dalam keuangan bisnis, pengambilan keputusan yang tepat sangat penting untuk memastikan adanya pertumbuhan jangka panjang. Salah satu alat yang sering digunakan untuk mendukung keputusan ini adalah Net Present Value (NPV). NPV merupakan metode yang digunakan untuk menilai nilai sekarang dari arus kas masa depan yang dihasilkan oleh suatu proyek atau investasi. Kalian bisa loh menghitung mudah fungsi NPV di Excel.


Cukup dengan rumus =NPV(rate, value1, [value2], ...) perusahaan dapat membuat keputusan yang lebih informatif terkait proyek mana yang layak dijalankan dan mana yang harus dihindari. Dalam artikel ini kita akan bahas empat manfaat utama mengaplikasikan NPV Excel pada keuangan bisnis.


1. Penilaian Kelayakan Proyek

Salah satu manfaat utamanya adalah untuk menilai kelayakan proyek. NPV membantu perusahaan mengevaluasi apakah suatu proyek akan menghasilkan nilai tambah bagi perusahaan atau tidak. Dengan menghitung NPV, perusahaan dapat memperkirakan arus kas masa depan yang diharapkan dari proyek tersebut dan mendiskontokannya ke nilai sekarang.


Jika NPV positif, artinya proyek tersebut diharapkan akan menghasilkan lebih banyak uang daripada biaya yang dikeluarkan, sehingga dianggap layak untuk dilaksanakan. Sebaliknya, jika NPV negatif, proyek tersebut dipandang tidak layak karena tidak akan memberikan pengembalian yang memadai atas investasi yang dilakukan.


Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja


2. Perbandingan Proyek Alternatif

Manfaat kedua yaitu untuk membandingkan proyek alternatif. Dalam banyak kasus, perusahaan memiliki beberapa opsi proyek yang dapat dipilih, namun sumber daya yang tersedia terbatas. Nah, NPV memungkinkan perusahaan untuk melakukan perbandingan yang objektif antar proyek dengan menghitung nilai sekarang dari arus kas masing-masing proyek.


Dengan menggunakan NPV, perusahaan dapat menentukan proyek mana yang menawarkan nilai tambah tertinggi dan layak diprioritaskan. Misalnya, jika perusahaan harus memilih antara dua proyek dengan investasi awal yang sama tetapi NPV yang berbeda, proyek dengan NPV lebih tinggi akan dipilih karena diperkirakan akan memberikan pengembalian yang lebih besar. Jadi, perusahaan bisa menggunakan sumber daya yang dimiliki secara efisien dan optimal.


3. Pengukuran Profitabilitas

Pengukuran profitabilitas adalah manfaat penting lainnya dari penerapan fungsi NPV. Fungsi ini memberikan gambaran yang jelas seberapa menguntungkannya suatu proyek dengan mengukur selisih antara nilai sekarang dari arus kas masuk dan keluar. NPV yang positif menunjukkan bahwa proyek tersebut diharapkan menghasilkan laba bersih, sedangkan NPV negatif menunjukkan potensi kerugian.


Dengan demikian, perusahaan dapat menggunakan NPV sebagai indikator dalam mengukur profitabilitas proyek. Selain itu, NPV juga membantu dalam mengevaluasi risiko yang terkait dengan proyek tersebut. Proyek dengan NPV tinggi dianggap memiliki risiko lebih rendah karena diharapkan menghasilkan arus kas yang lebih besar di masa depan. Oleh karena itu, NPV tidak hanya membantu dalam mengukur profitabilitas tetapi juga dalam mengelola risiko investasi.


4. Membantu dalam Penganggaran Modal

Terakhir, penerapan fungsi NPV sangat berguna dalam proses penganggaran modal. Penganggaran modal melibatkan penentuan bagaimana perusahaan akan mengalokasikan sumber daya keuangan untuk proyek-proyek investasi yang berbeda. NPV berperan penting dalam proses ini dengan memberikan metode yang sistematis dan kuantitatif untuk mengevaluasi dan memprioritaskan proyek-proyek investasi.


Dengan menghitung NPV dari berbagai proyek, perusahaan dapat membuat keputusan tentang alokasi modal. Proyek-proyek dengan NPV positif dan nilai tertinggi akan diprioritaskan karena diharapkan memberikan pengembalian yang terbaik. Jadi, modal yang terbatas digunakan dengan cara yang paling efisien dan efektif untuk meningkatkan nilai perusahaan secara keseluruhan.


Selain itu, penggunaan NPV dalam penganggaran modal juga membantu perusahaan untuk merencanakan keuangan jangka panjang dengan lebih baik, memastikan adanya kestabilan dan pertumbuhan yang berkelanjutan.


Baca juga : Bootcamp Data Analyst with Excel


Dengan keempat manfaat tersebut, jelas bahwa penerapan fungsi NPV Excel dalam keuangan bisnis adalah langkah yang strategis. NPV tidak hanya membantu dalam menilai kelayakan proyek, membandingkan proyek alternatif, dan mengukur profitabilitas, tetapi juga penting untuk penganggaran modal. Tertarik mempelajarinya lebih lanjut? 

SQL

Kalian bisa mulai belajar di DQLab. Modul ajarnya lengkap dan bervariasi. Semua skill yang dibutuhkan akan diajarkan. Dilengkapi studi kasus yang membantu kalian belajar memecahkan masalah dari berbagai industri. Bahkan diintegrasikan dengan ChatGPT. Manfaatnya apa?

  • Membantu kalian menjelaskan lebih detail code yang sedang dipelajari

  • Membantu menemukan code yang salah atau tidak sesuai

  • Memberikan solusi atas problem yang dihadapi pada code

  • Membantu kalian belajar kapanpun dan dimanapun


Selain itu, DQLab juga menggunakan metode HERO yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. Tunggu apa lagi, segera Sign Up dan persiapkan diri untuk menguasai Excel dari level apapun. Jangan lupa ikuti pula Bootcamp Data Analyst with Excel!

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login