BIG LEBARAN SALE!! DISKON 98%
Belajar Data Science Bersertifikat, 6 BULAN hanya Rp 100K!
0 Hari 3 Jam 2 Menit 23 Detik

5 Alasan Skill Excel Belum Tergantikan di Dunia Kerja 2026

Belajar Data Science di Rumah 25-Maret-2026
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/90557d7df35f11be8905c59560fb9efe_x_Thumbnail800.jpeg

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi seperti artificial intelligence, automation, dan berbagai tools modern, banyak orang mulai mempertanyakan apakah skill Excel masih relevan di dunia kerja 2026. Tidak sedikit yang menganggap bahwa spreadsheet akan tergeser oleh teknologi berbasis coding dan sistem otomatis berbasis AI. Padahal, data terbaru justru menunjukkan bahwa Excel masih menjadi salah satu kompetensi paling stabil dalam pasar tenaga kerja global.

Faktanya, Microsoft Excel masih digunakan oleh ratusan juta pengguna di seluruh dunia dan tetap muncul dalam ratusan ribu lowongan kerja setiap tahunnya. Excel tetap menjadi tools yang sulit tergantikan. Berikut lima alasan berbasis data research yang menjelaskan fenomena tersebut. Simak penjelasannya di bawah ini, yuk, sahabat DQLab!

1. Excel Masih Mendominasi Lowongan Kerja Skala Global

Situs LambHam melaporkan bahwa Excel muncul sekitar 531.000 job posting di antara lebih dari 12 juta lowongan kerja global. Skill ini jauh lebih tinggi daripada Python (sekitar 67.000) dan SQL (60.000). Data ini menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap skill Excel masih sangat besar, bahkan di tengah meningkatnya permintaan terhadap skill teknis lainnya. Excel tetap menjadi standar minimum dalam banyak proses rekrutmen lintas industri.

Dominasi ini terjadi karena Excel dapat digunakan oleh berbagai peran, mulai dari administratif hingga analis bisnis. Banyak perusahaan lebih memilih kandidat yang sudah siap menggunakan tools praktis dibandingkan harus melatih dari nol menggunakan software yang lebih kompleks. Selain itu, Excel juga sering digunakan sebagai indikator kemampuan dasar analisis data oleh HR.


Baca juga: Bootcamp Data Analyst with Excel


2. Digunakan oleh Mayoritas Perusahaan di Dunia

Laporan Linkedln Workforce 2024 menunjukkan bahwa lebih dari 82 persen lowongan untuk posisi analis data masih mencantumkan Excel sebagai kemampuan yang dibutuhkan atau setidaknya diutamakan. Temuan ini diperkuat oleh survei dari Statista yang menyebutkan sekitar 75 persen perusahaan di seluruh dunia masih mengandalkan Excel sebagai alat utama untuk pengolahan dan pelaporan data.

Selain itu, Excel dapat terintegrasi dengan berbagai tools lain seperti Google Sheets dan sistem internal perusahaan. Banyak organisasi tetap mempertahankan Excel karena sudah menjadi standar operasional yang familiar bagi karyawan. Hal ini mengurangi kebutuhan pelatihan tambahan dan mempercepat proses kerja.


3. Skill Wajib untuk Banyak Posisi

Studi lain yang dilakukan oleh Capital One bersama Burning Glass Technologies menegaskan bahwa keterampilan Excel tidak hanya penting bagi 83 persen pekerjaan administratif dan klerikal, tetapi juga relevan di berbagai bidang seperti teknik, keuangan, dan manajemen. Selain itu, kemampuan mengoperasikan perangkat lunak produktivitas seperti Excel juga dapat membuka peluang menuju pekerjaan bergaji tinggi, bahkan bagi individu yang tidak memiliki gelar sarjana.

Kondisi ini terjadi karena hampir semua pekerjaan modern melibatkan pengolahan data, baik dalam skala kecil maupun besar. Excel menjadi tools utama untuk membuat laporan, mengelola data, hingga melakukan analisis sederhana. Kandidat akan kesulitan memenuhi ekspektasi dasar perusahaan tanpa kemampuan Excel. Oleh karena itu, menguasai Excel menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing di pasar kerja.


Baca juga: Belajar Fungsi Tanggal & Waktu di Excel


4. Excel Jadi Fondasi untuk Skill Data & AI

Excel tetap menjadi pintu masuk utama sebelum mempelajari tools yang lebih kompleks. Banyak profesional data memulai dari Excel sebelum beralih ke tools seperti Python, SQL, atau software business intelligence. Bahkan, dalam banyak job description, Excel masih tercantum sebagai salah satu skill yang harus dimiliki bersamaan dengan skill teknis lainnya.

Hal ini menunjukkan bahwa Excel bukan pesaing teknologi baru, melainkan pelengkap dalam proses analisis data. Excel membantu pengguna memahami konsep dasar seperti data cleaning, perhitungan, dan visualisasi sederhana. Dengan fondasi ini, proses belajar tools lanjutan menjadi lebih mudah. Oleh karena itu, Excel tetap relevan dalam era AI sebagai bagian dari ekosistem skill data.


5. Mudah Dipelajari & Cepat Dipakai di Dunia Kerja

Salah satu keunggulan utama Excel adalah kemudahan dalam proses pembelajaran. Dibandingkan tools berbasis coding, Excel dapat dipelajari dalam waktu relatif singkat, bahkan dalam hitungan minggu. Hal ini memungkinkan seseorang untuk langsung mengaplikasikan skill yang dipelajari ke dalam pekerjaan nyata.

Selain itu, Excel juga memiliki tingkat familiaritas yang tinggi karena sudah diperkenalkan sejak bangku sekolah atau kuliah. Banyak pengguna dapat langsung beradaptasi tanpa memerlukan pelatihan intensif. Hal ini membuat perusahaan lebih efisien dalam proses onboarding karyawan baru.

Berdasarkan berbagai data dan tren yang ada, jelas bahwa Excel masih memiliki posisi yang sangat kuat di dunia kerja 2026. Meskipun teknologi terus berkembang, Excel tetap menjadi fondasi yang sulit tergantikan. Bagi fresh graduate maupun profesional yang ingin meningkatkan karier, menguasai Excel adalah langkah strategis yang tidak boleh dilewatkan.


FAQ

1. Apakah Excel akan tergantikan AI?

Tidak sepenuhnya. AI justru melengkapi Excel, bukan menggantikannya.

2. Apakah belajar Excel masih worth it untuk fresh graduate?

Sangat worth it, karena Excel masih jadi syarat dasar di banyak pekerjaan.

3. Skill Excel apa yang paling penting?

Pivot Table, VLOOKUP/XLOOKUP, data cleaning, dan basic dashboard.


Gimana, sudah siap menghadapi sertifikasi Excel dari DQLab? Jangan lupa, persiapan yang matang adalah kunci utama untuk sukses. Jika kamu merasa butuh bantuan lebih dalam belajar Excel, DQLab siap membimbingmu dengan kursus interaktif yang bikin belajar jadi lebih menyenangkan.

DQLab adalah solusi buat kamu yang ingin self learning tapi takut overdosis informasi. Kamu bisa belajar materi dasar hingga kompleks meskipun kamu ngga punya basic IT, lho. Disini kamu akan belajar skill data science mulai dari tools-tools pengolahan data dasar seperti excel secara online tanpa perlu keluar rumah.

Jadi, jangan khawatir, kamu bisa mulai kursus data science online bersama DQLab! Sign up sekarang di DQLab.id atau klik button dibawah ini untuk nikmati pengalaman belajar yang seru dan menyenangkan! Sahabat DQ juga bisa mengikuti Bootcamp Data Analyst with Excel.


Penulis: Reyvan Maulid

Postingan Terkait

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Daftar Gratis & Mulai Belajar

Mulai perjalanan karier datamu bersama DQLab

Daftar dengan Google

Sudah punya akun? Kamu bisa Sign in disini