Yuk, Belajar Fungsi Tanggal & Waktu di Excel
Dalam pekerjaan sehari-hari, terutama yang berhubungan dengan data, tanggal dan waktu sering kali menjadi elemen penting. Mulai dari menghitung selisih hari, menentukan jadwal, hingga menganalisis tren, semuanya bisa dilakukan lebih mudah dengan bantuan Excel. Tanpa fungsi yang tepat, proses ini bisa menjadi rumit dan rawan kesalahan.
Untungnya, Excel menyediakan berbagai fungsi tanggal dan waktu yang bisa digunakan untuk mengotomatiskan perhitungan dan membuat pekerjaan lebih efisien. Mari pelajari lebih lanjut bagaimana fungsi-fungsi ini bekerja dan cara menggunakannya dengan maksimal!
1. Apa itu Fungsi Tanggal dan Waktu di Excel?
Fungsi tanggal dan waktu di Excel adalah rumus yang dipakai untuk mengolah data tanggal dan waktu secara otomatis. Dengan fungsi ini, tanggal dan waktu bisa ditampilkan, dihitung, atau diubah tanpa harus mengetiknya sendiri.
Contohnya, TODAY() menampilkan tanggal hari ini, NOW() menampilkan tanggal dan waktu saat ini, dan YEAR(), MONTH(), DAY() digunakan untuk mengambil tahun, bulan, atau hari dari suatu tanggal. Fungsi ini sering dipakai dalam pembuatan laporan, jadwal kerja, atau proyek yang butuh perhitungan waktu secara cepat dan akurat.
Baca juga: Bootcamp Data Analyst with Excel
2. Manfaat Penggunaan Fungsi Tanggal dan Waktu
Fungsi tanggal dan waktu di Excel membantu dalam pekerjaan yang berhubungan dengan data waktu. Dengan rumus ini, tanggal atau waktu bisa diperbarui secara otomatis tanpa harus mengubahnya satu per satu. Hal ini mengurangi risiko kesalahan dan membuat pekerjaan lebih cepat selesai.
Fungsi ini juga sering dipakai untuk menghitung selisih waktu, menentukan tanggal jatuh tempo, atau menghitung jumlah hari kerja. Jika dipadukan dengan rumus lain seperti IF() atau TEXT(), fungsi ini bisa digunakan untuk berbagai keperluan, seperti membuat laporan atau jadwal secara otomatis.
3. Macam-macam Fungsi Tanggal dan Waktu Excel
Excel memiliki berbagai fungsi yang bisa digunakan untuk mengolah tanggal dan waktu secara otomatis. Setiap fungsi memiliki kegunaan berbeda, seperti menampilkan tanggal saat ini, menghitung selisih waktu, atau mengambil bagian tertentu dari sebuah tanggal. Berikut ini beberapa fungsi tanggal dan waktu yang sering dipakai dalam Excel.
a. Fungsi DATE
Fungsi DATE di Excel digunakan untuk membuat tanggal dengan menggunakan tiga argumen: tahun, bulan, dan hari. Rumusnya adalah =DATE(tahun, bulan, hari). Tahun dapat dimasukkan sebagai angka empat digit, bulan sebagai angka antara 1 hingga 12, dan hari sebagai angka antara 1 hingga 31.
Fungsi ini berguna untuk menggabungkan nilai-nilai ini menjadi format tanggal yang dapat dibaca oleh Excel. Contohnya, jika kalian ingin membuat tanggal 1 Januari 2023, dapat menggunakan formulanya sebagai berikut =DATE(2023,1,1). Contoh penggunaan DATE juga dapat melibatkan referensi sel. Perhatikan contoh berikut.
b. Fungsi DATEVALUE
Fungsi DATEVALUE di Excel digunakan untuk mengonversi teks yang mewakili tanggal ke dalam nilai tanggal yang dapat digunakan untuk perhitungan. Rumus DATEVALUE adalah =DATEVALUE(date_text), di mana "date_text" adalah teks yang berisi tanggal yang ingin kalian konversi. Format tanggal dalam teks harus sesuai dengan format yang diterima oleh Excel, seperti "dd/mm/yyyy" atau "mm/dd/yyyy".
Contoh penggunaannya adalah =DATEVALUE("01/31/2023"), nanti rumus ini akan menghasilkan nilai tanggal yang dapat digunakan dalam perhitungan Excel. Perhatikan contoh berikut ini. Sebelumnya tanggal masih dalam format teks.
Kemudian dengan menggunakan fungsi DATEVALUE, tanggal akan memiliki format date. Seperti berikut ini.
c. Fungsi DAYS
Fungsi DAYS di Excel digunakan untuk menghitung jumlah hari antara dua tanggal. Rumusnya adalah =DAYS(end_date, start_date), di mana "end_date" adalah tanggal akhir dan "start_date" adalah tanggal awal. Fungsi ini memberikan hasil berupa selisih hari, yang dapat berguna dalam berbagai konteks seperti perencanaan proyek, analisis penjualan, atau pengelolaan inventaris.
Sebagai contoh, jika tanggal awal 1 Januari 2022 dan tanggal akhir 15 Februari 2023, kalian dapat menggunakan rumus =DAYS(end_date, start_date) untuk menghitung jumlah hari antara kedua tanggal tersebut. Perhatikan contohnya seperti berikut ini.
d. Fungsi HOUR
Fungsi WORKDAY di Excel digunakan untuk menghitung tanggal kerja (hari kerja) berdasarkan tanggal awal dan jumlah hari kerja yang diinginkan. Rumusnya adalah =WORKDAY(start_date, days, [holidays]), di mana "start_date" adalah tanggal awal, "days" adalah jumlah hari kerja yang ingin ditambahkan atau dikurangkan, dan "holidays" (opsional) adalah kisaran sel atau rentang tanggal yang berisi hari libur yang ingin dikecualikan dari perhitungan.
Sebagai contoh, jika sel A2 adalah tanggal awal 1 Januari 2023, dan kalian ingin mengetahui tanggal kerja 45 hari setelahnya, rumusnya dapat dituliskan sebagai =WORKDAY(A2, 45). Seperti contoh berikut ini.
Fungsi WORKDAY berguna ketika kalian perlu menghitung tanggal-tanggal yang jatuh pada hari kerja, mengabaikan akhir pekan dan hari libur. Misalnya, jika kalian memiliki jadwal proyek dan ingin menentukan tanggal penyelesaian, Fungsi WORKDAY akan membantu menghitung tanggal tersebut dengan memperhitungkan hari kerja saja.
Baca juga: Belajar Fungsi Tanggal & Waktu di Excel
4. Tips Efisien Gunakan Fungsi Tanggal dan Waktu
Agar lebih efisien saat menggunakan fungsi tanggal dan waktu di Excel, pastikan format tanggal sudah sesuai, seperti DD/MM/YYYY atau MM/DD/YYYY, agar data lebih mudah dibaca. Gunakan TODAY() atau NOW() jika ingin tanggal dan waktu selalu diperbarui otomatis tanpa harus mengetik ulang.
Hindari memasukkan tanggal secara manual, lebih baik gunakan DATE() agar lebih fleksibel saat ada perubahan. Untuk menghitung selisih tanggal, manfaatkan DATEDIF() atau NETWORKDAYS() agar hasilnya lebih cepat dan akurat. Selain itu, gabungkan dengan fungsi lain seperti IF(), TEXT(), atau CONCATENATE() supaya laporan dan jadwal lebih rapi dan otomatis.
Menguasai fungsi tanggal dan waktu di Excel memang bisa membuat pekerjaan lebih cepat dan akurat, terutama dalam pengolahan data. Namun, agar lebih mahir dalam mengolah data secara profesional, ada banyak teknik lain yang bisa dipelajari, seperti analisis data, visualisasi, dan otomatisasi dengan Excel. Jika ingin mendalami keterampilan ini secara lebih terstruktur, ikut Bootcamp Data Analyst with Excel di DQLab bisa jadi pilihan tepat. Di sini, kamu akan belajar dari dasar hingga teknik lanjutan yang sering dipakai dalam dunia kerja. Yuk, tingkatkan skill Excel-mu dan jadilah data analyst yang andal!
FAQ:
1. Bagaimana cara menghitung selisih antara dua tanggal di Excel?
Gunakan rumus =DATEDIF(A1, B1, "d") untuk menghitung jumlah hari antara dua tanggal. Kalian juga bisa mengganti "d" dengan "m" (bulan) atau "y" (tahun) sesuai kebutuhan.
2. Bagaimana cara menampilkan nama hari dari sebuah tanggal di Excel?
Gunakan fungsi TEXT(tanggal, "dddd") untuk menampilkan nama hari secara lengkap, atau TEXT(tanggal, "ddd") untuk versi singkatnya. Misalnya, jika sel A1 berisi 16/02/2025, maka hasilnya adalah "Minggu".