Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, SQL, Excel GRATIS!

5 Jenis Ancaman SQL Injection, Waspadai Ya!

Belajar Data Science di Rumah 04-Oktober-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/longtail-selasa-06-2023-10-04-151434_x_Thumbnail800.jpg

Di era digital ini, data menjadi salah satu aset paling berharga, baik bagi individu maupun perusahaan. Namun, dalam upaya untuk melindungi dan memanfaatkan data ini, seringkali kita lupa akan potensi ancaman yang mengintai, salah satunya adalah SQL Injection.


SQL Injection ini merupakan salah satu bentuk dari kejahatan cyber dimana peretas menyalahgunakan celah keamanan yang ada di lapisan SQL berbasis data suatu aplikasi. Mudahnya segala sesuatu dikerjakan secara online juga memberi kesempatan pada para hacker untuk dapat meretas dan mengakses database yang bersifat rahasia.


Anda mungkin pernah mendengar istilah ini, tetapi apa sebenarnya SQL Injection dan apa saja jenis ancaman yang dapat ditimbulkannya? Artikel ini akan membahas dengan jelas dan sederhana mengenai jenis-jenis ancaman SQL Injection yang perlu Anda ketahui.


1. Pengenalan SQL Injection

SQL

SQL Injection adalah serangan yang dilakukan oleh para penyerang untuk mengakses atau merusak data dalam database melalui celah keamanan di aplikasi web yang menggunakan SQL sebagai bahasa penghubung dengan database.


Cara kerjanya adalah dengan menyisipkan perintah SQL yang berbahaya ke dalam input yang dimasukkan oleh pengguna, yang kemudian akan dieksekusi oleh database. Ini dapat mengakibatkan akses ilegal ke data sensitif atau bahkan kerusakan pada database.


Baca juga : Bootcamp Data Analyst with SQL and Python



2. Blind SQL Injection

SQL

Blind SQL Injection adalah salah satu jenis serangan SQL Injection yang lebih sulit untuk dideteksi karena tidak menghasilkan pesan kesalahan yang jelas. Penyerang mencoba untuk mengambil informasi dari database dengan menyisipkan perintah SQL yang benar atau salah ke dalam input.


Jika ada perbedaan dalam respons aplikasi (misalnya, halaman web yang berbeda muncul), penyerang dapat menentukan apakah pernyataan SQL tersebut benar atau salah dan secara bertahap menggali informasi yang dibutuhkan.


3. Union-based SQL Injection

Union-based SQL Injection terjadi ketika penyerang mencoba untuk menggabungkan hasil dari dua atau lebih perintah SQL menjadi satu tampilan. Mereka memanfaatkan operator UNION yang digunakan dalam SQL untuk menggabungkan hasil dari dua query yang berbeda.


Dengan cara ini, penyerang dapat mengambil data dari tabel yang mungkin tidak seharusnya mereka akses.


4. Time-based Blind SQL Injection

Ini adalah variasi lain dari Blind SQL Injection di mana penyerang mencoba mengukur waktu respons dari database. Mereka dapat mengirim perintah SQL yang menyebabkan database berhenti selama beberapa detik jika kondisi tertentu benar.


Dengan memantau waktu respons, penyerang dapat mengekstrak informasi secara bertahap tanpa mendapatkan pesan kesalahan.


5. Out-of-Band SQL Injection

SQL


Out-of-Band SQL Injection terjadi ketika penyerang mengambil data melalui jalur yang berbeda dari yang digunakan oleh aplikasi web. Mereka dapat mengirim data yang mereka curi melalui protokol yang berbeda, seperti DNS (Domain Name System) atau HTTP request yang terpisah. Ini adalah jenis serangan yang lebih canggih dan sulit untuk dideteksi.


Baca juga : Catat! Ini 3 Keuntungan Belajar SQL dalam Mengolah Data


Ancaman SQL Injection adalah sesuatu yang tidak boleh diabaikan, terutama jika Anda memiliki aplikasi web atau sistem yang melibatkan database. Pastikan untuk selalu memeriksa dan mengamankan kode aplikasi Anda, menggunakan sanitasi input, dan menjalankan pengujian keamanan secara berkala.


DQLab merupakan suatu platform belajar online yang berfokus pada pengenalan Data Science & Artificial Intelligence (AI) dengan menggunakan berbagai bahasa pemrograman populer. Selain itu DQLab merupakan platform edukasi pertama yang mengintegrasi fitur ChatGPT.


DQLab juga menggunakan metode HERO, yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. Untuk bisa merasakan pengalaman belajar yang praktis & aplikatif yuk langsung saja sign up di DQLab.id dan ikuti Bootcamp Data Analyst with SQL and Python.


Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login