Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, SQL, Excel GRATIS

Apa Manfaat Data Science di Bidang Human Resource?

Belajar Data Science di Rumah 24-Oktober-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/1-longtail-rabu-05-2024-03-16-123428_x_Thumbnail800.jpg

Bukan rahasia lagi jika masa kini data science banyak digunakan oleh perusahaan untuk memastikan operasional berjalan dengan baik. Begitu juga di bidang human resource. Sebagai tim yang bertanggung jawab untuk memastikan SDM perusahaan tetap produktif dan memberikan kinerja terbaiknya, maka tidak heran jika data science mulai diperlukan di bidang ini.


Lalu apa saja manfaat data science bagi HR? Dalam artikel berikut akan dijelaskan empat aspek umum yang bisa ditingkatkan dengan mengaplikasikan ilmu data tersebut. Mulai dari proses recruitment hingga analisis turnover karyawan menjadi lebih mudah dan akurat karena data science. Yuk, simak langsung pembahasan berikut ini.


1. Recruitment dan Seleksi Karyawan

Data Science

Dengan mengaplikasikan teknik analisis data science, HR dapat memahami kebutuhan spesifik perusahaan dan mencocokkan profil kandidat secara lebih tepat. Algoritma dalam data science akan memindai ribuan CV untuk mengidentifikasi kandidat yang paling cocok berdasarkan kriteria tertentu yang telah ditentukan perusahaan. Cara ini meminimalkan bias sekaligus meningkatkan efisiensi selama proses seleksi.


Dengan bantuan data science, HR juga dapat mengembangkan tes penilaian yang berbasis data untuk mengukur kompetensi, kecocokan, dan potensi karyawan. Analisis dari data tersebut bisa digunakan HR untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi retensi dan kinerja karyawan dalam jangka panjang. Jadi, proses seleksi menjadi lebih objektif dan pengambilan keputusan yang berkaitan dengan HR didasarkan pada data yang lebih valid.


Baca juga: Data Science Adalah: Yuk Kenali Lebih Jauh Tentang Data Science


2. Manajemen Absensi

Data Science

Sistem absensi berbasis data science akan secara otomatis dapat mencatat kehadiran karyawan tanpa perlu intervensi manual. Misalnya, dengan menggunakan teknologi pengenalan wajah atau sidik jari, karyawan dapat dengan cepat terdaftar hadir tanpa perlu mengisi daftar kehadiran atau kartu absen. Cara ini membuat pencatatan absensi menjadi lebih akurat dan meminimalkan kesalahan.


HR juga dapat melihat pola waktu tertentu saat karyawan sering tidak hadir. Dengan memahami pola ini, HR bisa mencari solusi untuk mengurangi absensi. Data science bisa digunakan untuk membantu perusahaan dalam merancang strategi yang lebih baik untuk mengoptimalkan kehadiran karyawan, meningkatkan produktivitas, dan memastikan kelancaran operasional.


3. Analisis Kompensasi dan Manfaat

Data Science

Dengan menganalisis data gaji dan insentif dari berbagai sumber, HR dapat memastikan kalau skema kompensasi yang ditawarkan bersaing dan adil bagi semua karyawan. Selain itu, dengan mengkaji data kinerja karyawan, perusahaan juga dapat menyesuaikan kompensasi berdasarkan prestasi. Langkah ini tentunya dapat membantu perusahaan untuk menarik dan mempertahankan talenta terbaik, serta memastikan kepuasan karyawan.


Manfaat karyawan, seperti asuransi kesehatan, cuti, dan fasilitas lainnya, juga sering menjadi faktor dalam keputusan seseorang untuk bergabung atau tetap tinggal di perusahaan. Dengan bantuan data science, HR dapat menganalisis data terkait manfaat yang paling diinginkan oleh karyawan dan bagaimana manfaat tersebut mempengaruhi retensi dan kepuasan karyawan. Misalnya, jika analisis menunjukkan program work from home meningkatkan kesejahteraan karyawan dan mengurangi absensi, maka perusahaan bisa mempertimbangkan untuk meningkatkan program tersebut. 


Baca juga: 3 Contoh Penerapan Data Science yang Sangat Berguna di Dunia Perindustrian


4. Analisis Turnover Karyawan

Data Science

Data science bisa dimanfaatkan oleh HR untuk menganalisis penyebab-penyebab spesifik dari turnover. Dengan mengumpulkan dan menganalisis data seperti durasi kerja karyawan, feedback, tingkat kepuasan, dan faktor lainnya, HR dapat mendeteksi pola atau isu yang mungkin menyebabkan karyawan memilih untuk resign. Melalui analisis ini, HR dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, seperti lingkungan kerja, kompensasi, atau hubungan antar kolega, yang mungkin berpengaruh terhadap keputusan karyawan.


Selain itu, data science juga dapat membantu HR dalam memprediksi karyawan yang berisiko tinggi untuk keluar berdasarkan indikator tertentu. Dengan ini, HR bisa berinteraksi dan menawarkan solusi terbaik yang menguntungkan pihak karyawan dan perusahaan. Seperti pelatihan, promosi, atau penyesuaian gaji, sebelum karyawan memutuskan untuk resign. Dengan pendekatan berbasis data ini, perusahaan tidak hanya dapat mengurangi biaya yang terkait dengan perekrutan dan pelatihan karyawan baru, tetapi juga mempertahankan talenta-talenta terbaik yang dimiliki.


Ternyata data science punya peran signifikan nih di bidang HR. Tertarik untuk mempelajari detailnya lebih lanjut? SahabatDQ bisa mempersiapkannya mulai dari sekarang.


Kalian bisa pelajari di DQLab. Modul ajarnya lengkap dan bervariasi. Kalian bisa belajar bermacam studi kasus juga. Bahkan setiap sesi latihannya diintegrasikan dengan ChatGPT. Manfaatnya apa?

  • Membantu kalian menjelaskan lebih detail code yang sedang dipelajari

  • Membantu menemukan code yang salah atau tidak sesuai

  • Memberikan solusi atas problem yang dihadapi pada code

  • Membantu kalian belajar kapanpun dan dimanapun


Selain itu, DQLab juga menggunakan metode HERO yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. Tunggu apa lagi, segera Sign Up dan siapkan diri untuk menguasai data science! 


Penulis : Dita Feby 

Editor : Annissa Widya

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login