GEBRAKAN TAHUN BARU!! DISKON 98%
Belajar Data Science Bersertifikat, 6 BULAN hanya Rp 100K!
0 Hari 1 Jam 54 Menit 1 Detik

Bagaimana Korelasi Antara Penggunaan Template Excel dengan Akurasi Estimasi Waktu Proyek?

Belajar Data Science di Rumah 06-Januari-2026
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/90557d7df35f11be8905c59560fb9efe_x_Thumbnail800.jpeg

Estimasi waktu yang akurat adalah salah satu aspek kunci dalam kesuksesan proyek. Ketidaktepatan estimasi sering kali menyebabkan keterlambatan, pembengkakan biaya, dan ketidakpuasan stakeholder. Banyak tim proyek memilih template Excel sebagai alat bantu perencanaan karena fleksibilitas dan familiaritasnya. Namun, sejauh mana penggunaan template Excel dapat meningkatkan accuracy estimasi waktu masih jarang dibahas secara kuantitatif.

Kondisi tersebut membuat penggunaan template Excel kerap dipandang hanya sebagai solusi praktis, bukan sebagai instrumen berbasis data yang dapat dievaluasi dampaknya secara terukur. Padahal, Excel berpotensi menjadi sumber data historis yang penting dalam meningkatkan kualitas perencanaan proyek. Minimnya kajian kuantitatif mengenai hubungan antara penggunaan template Excel dan akurasi estimasi waktu menunjukkan adanya celah riset yang masih terbuka. Artikel ini berupaya untuk meninjau temuan riset dan data sekunder yang relevan untuk melihat apakah penggunaan template Excel berkorelasi dengan peningkatan akurasi estimasi waktu proyek. Simak penjelasannya sahabat DQLab!


1. Mengapa Akurasi Estimasi itu Penting?

Akurasi estimasi waktu menjadi salah satu indikator utama keberhasilan manajemen proyek, terutama pada tahap perencanaan. Estimasi yang terlalu optimis atau tidak didasarkan pada data sering berujung pada keterlambatan, penambahan biaya, dan penurunan kepercayaan terhadap pemangku kepentingan. Dalam proyek berskala kecil, kesalahan estimasi dapat berdampak langsung pada keberlanjutan operasional tim. Maka dari itu, akurasi waktu merupakan strategi manajerial.

Penelitian dari Shashikumar N.R., T.R. Gopalakrishnan Nair, Suma V pada tahun 2014 yang dimuat dalam arXiV menunjukkan bahwa kesalahan estimasi waktu masih menjadi masalah struktural dalam berbagai proyek. Studi empiris di bidang pengembangan perangkat lunak menemukan adanya deviasi signifikan antara estimasi awal dan waktu penyelesaian aktual yang berulang dari satu proyek ke proyek lain. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan estimasi konvensional sering kali belum cukup.


Baca juga: Bootcamp Data Analyst with Excel


2. Excel sebagai Alat Estimasi Waktu

Excel banyak digunakan sebagai alat estimasi waktu karena fleksibilitas dan kemudahan penggunaannya. Saat ini, banyak template manajemen proyek yang dirancang khusus sehingga memungkinkan pemecahan proyek menjadi daftar tugas yang terukur dengan durasi yang jelas. Rumus seperti perhitungan hari kerja, penjumlahan durasi otomatis, dan penentuan tanggal selesai membantu mengurangi kesalahan manual. Pendekatan ini membuat proses estimasi menjadi lebih sistematis dibandingkan perhitungan kasar yang tanpa menggunakan alat bantu.

Selain itu, Excel memungkinkan visualisasi sederhana seperti Gantt chart yang membantu tim memahami alur waktu proyek secara keseluruhan. Template estimasi proyek yang banyak beredar secara publik memang dirancang untuk mendukung praktik perencanaan yang lebih rapi dan konsisten. Excel juga memudahkan perbandingan antara estimasi dan realisasi. Hal ini menjadi dasar penting untuk evaluasi kinerja waktu proyek.


3. Perbedaan Estimasi vs Realisasi Waktu Masih Signifikan Secara Empiris

Meskipun berbagai alat telah digunakan, perbedaan antara estimasi dan realisasi waktu proyek masih tercatat signifikan secara empiris. Temuan penelitian menunjukkan bahwa banyak proyek mengalami underestimation, terutama pada tugas kompleks dan saling bertangung. Deviasi ini sering tidak disadari sejak awal karena kurangnya data historis yang dianalisis secara sistematis. Akibatnya, kesalahan estimasi terus terulang.

Masih dalam studi yang sama, estimasi waktu proyek sering kali tidak mencerminkan kondisi aktual di lapangan. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa tanpa mekanisme pembelajaran dari proyek sebelumnya, akurasi estimasi cenderung stagnan. Di sinilah peran seperti Excel menjadi relevan karena mampu menyimpan dan mengolah data estimasi lama.


Baca juga: Belajar Fungsi Tanggal & Waktu di Excel


4. Analisis Kuantitatif terhadap Template Estimasi

Template estimasi yang terstruktur memiliki dampak positif terhadap ketepatan perencanaan waktu. Template Excel umumnya menyediakan kolom estimasi awal, durasi aktual, dan selisih waktu yang dapat dianalisis secara kuantitatif. Data ini memungkinkan penghitungan deviasi rata-rata dan identifikasi pola keterlambatan. Pendekatan berbasis data ini jarang ditemukan pada metode estimasi informal.

Mengutip Linkedin, penggunaan template estimasi proyek yang konsisten dapat mengurangi kesalahan estimasi waktu hingga 20–30 persen dibandingkan pendekatan tanpa template standar. Meski angka tersebut bersumber dari kompilasi praktik industri, temuan ini tetap relevan sebagai indikasi awal. Secara berimbang, data ini menunjukkan potensi Excel sebagai alat bantu dalam manajemen proyek.

Berdasarkan temuan riset dan praktik industri, penggunaan template Excel menunjukkan korelasi positif terhadap peningkatan akurasi estimasi waktu proyek. Struktur data yang konsisten, perhitungan otomatis, dan kemudahan analisis historis menjadi faktor utama yang mendukung korelasi tersebut. Meski Excel bukan alat manajemen proyek yang paling canggih, efektivitasnya pada proyek sederhana tidak dapat diabaikan.


FAQ

1. Apakah template Excel benar-benar dapat meningkatkan akurasi estimasi waktu proyek?

Template Excel berpotensi meningkatkan akurasi estimasi waktu karena membantu menyusun perencanaan secara lebih terstruktur dan berbasis data historis. Dengan adanya kolom estimasi, realisasi, serta perhitungan otomatis, tim proyek dapat mengurangi kesalahan manual dan mengidentifikasi deviasi waktu lebih awal. Namun, peningkatan akurasi sangat bergantung pada konsistensi penggunaan dan kualitas data yang dicatat.

2. Mengapa perbedaan antara estimasi dan realisasi waktu proyek masih sering terjadi meskipun sudah menggunakan alat bantu?

Perbedaan ini masih signifikan karena banyak estimasi dibuat tanpa mempertimbangkan kompleksitas tugas, ketergantungan antar aktivitas, dan data proyek sebelumnya. Riset empiris menunjukkan bahwa underestimation merupakan pola umum dalam berbagai proyek, terutama jika evaluasi historis tidak dilakukan secara sistematis. Alat bantu seperti Excel hanya efektif jika digunakan sebagai sarana pembelajaran berkelanjutan, bukan sekadar pencatatan.

3. Apakah Excel cukup untuk menggantikan aplikasi manajemen proyek profesional?

Untuk proyek sederhana dan tim kecil, Excel sering kali sudah memadai sebagai alat estimasi dan pemantauan waktu. Data sekunder dari praktik industri menunjukkan bahwa template Excel yang terstruktur dapat menekan kesalahan estimasi secara signifikan. Namun, untuk proyek kompleks dengan banyak dependensi dan kolaborasi real-time, aplikasi manajemen proyek profesional tetap memiliki keunggulan fungsional.


Gimana, sudah siap menghadapi sertifikasi Excel dari DQLab? Jangan lupa, persiapan yang matang adalah kunci utama untuk sukses. Jika kamu merasa butuh bantuan lebih dalam belajar Excel, DQLab siap membimbingmu dengan kursus interaktif yang bikin belajar jadi lebih menyenangkan.

DQLab adalah solusi buat kamu yang ingin self learning tapi takut overdosis informasi. Kamu bisa belajar materi dasar hingga kompleks meskipun kamu ngga punya basic IT, lho. Disini kamu akan belajar skill data science mulai dari tools-tools pengolahan data dasar seperti excel secara online tanpa perlu keluar rumah.

Jadi, jangan khawatir, kamu bisa mulai kursus data science online bersama DQLab! Sign up sekarang di DQLab.id atau klik button dibawah ini untuk nikmati pengalaman belajar yang seru dan menyenangkan! Sahabat DQ juga bisa mengikuti Bootcamp Data Analyst with Excel.


Penulis: Reyvan Maulid

Postingan Terkait

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Daftar Gratis & Mulai Belajar

Mulai perjalanan karier datamu bersama DQLab

Daftar dengan Google

Sudah punya akun? Kamu bisa Sign in disini