TIKET DQGRATIS UNTUK KAMU!
Sesi Belajar Excel Basic hingga Visualisasi Data Sederhana bersama DQLab  
DAFTAR SEKARANG
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 12 Jam 14 Menit 23 Detik 

Bahasa Pemrograman Terbaik yang Digunakan Data Scientist

Belajar Data Science di Rumah 12-Mei-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/570c7ec5c7940122f7fca01efc293121_x_Thumbnail800.jpg

Bahasa pemrograman secara sederhana adalah bahasa yang digunakan untuk menulis kode yang membentuk program pada software. Code ini berupa instruksi digital, perintah, dan sintaks lainnya yang diterjemahkan kedalam output digital. 

Ada 5 jenis utama bahasa pemrograman, yaitu bahasa pemrograman prosedural, bahasa pemrograman fungsional, bahasa pemrograman berorientasi objek, bahasa pemrograman scripting, dan pemrograman logika. Masing-masing bahasa pemrograman ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Bahasa pemrograman ini sangat berguna bagi data scientist untuk mempermudah pekerjaan mereka.


Data science masih menjadi bidang baru dan sedang banyak dibutuhkan di berbagai bidang industri, mulai dari pendidikan, media, finance, dan lain sebagainya. Profesi yang cukup menjanjikan ini menyebabkan banyak orang mulai tertarik untuk terjun didunia data science. Ada banyak cara untuk menjadi data scientist, misalnya belajar kembali di sekolah formal, belajar mandiri, mengikuti bootcamp dan belajar online, dan lain sebagainya. 


Data scientist bekerja dengan data yang berukuran besar, memiliki kecepatan pertambahan data yang tinggi, dan jenis datanya bervariasi. Oleh karena itu, mereka membutuhkan tools powerful untuk membantu pekerjaan merekaa. Pada artikel kali ini kita akan membahas tools khususnya bahasa pemrograman yang digunakan oleh data scientist. 


Jadi tunggu apa lagi? Yuk simak artikel ini sampai akhir!


1. Python

Bahasa pemrograman terpopuler di kalangan data scientist adalah Python. Python adalah bahasa pemrograman open source general purpose yang bisa digunakan untuk berbagai sektor industri. Bahasa pemrograman ini tidak hanya digunakan untuk bidang data, tetapi juga bisa digunakan untuk web developing, game, dan lain sebagainya. Semua tugas data scientist dapat diselesaikan menggunakan python.

Selain bisa digunakan untuk berbagai tujuan dan gratis, python juga memiliki library powerful yang membuat bahasa pemrograman ini sangat dicintai oleh praktisi data. Python dapat melakukan semua jenis operasi mulai dari preprocessing data, visualisasi data, analisis statistik, hingga machine learning dan deep learning.

data scientist


Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist


2. Bahasa Pemrograman R

Tak kalah populer dengan Python, R adalah bahasa pemrograman yang juga banyak digunakan oleh data scientist. Bahasa pemrograman yang satu ini juga bersifat open source. Bahasa pemrograman R sangat populer di bidang finance dan akademis. R dirancang untuk manipulasi data, pemrosesan dan visualisasi data, serta komputasi statistik dan machine learning. Sama dengan Python, R juga memiliki komunitas users yang besar dan memiliki banyak library untuk berbagai tujuan. Beberapa library terkenal R adalah Tidyverse, dplyr, ggplot2, dan lain-lain.

data scientist


3. SQL

Data yang digunakan oleh perusahaan disimpan dalam database. SQL adalah bahasa khusus yang digunakan untuk berkomunikasi, mengedit, dan mengekstrak data dari database. Seorang data scientist harus memahami database dan SQL. ada banyak database relasional yang bisa menjadi alternatif untuk menyimpan data. Seorang data scientist tidak perlu memahami semuanya, namun pada dasarnya penulisan query pada database tersebut tidak berbeda jauh. Beberapa database tools populer adalah SQLite, MySQL, dan PostgreSQL. 

data scientist


4. Java

Java juga menjadi salah satu bahasa pemrograman populer di dunia. Bahasa pemrograman ini bersifat open source, object oriented, dan terkenal dengan first-class performance and efficiency. Teknologi, software, dan situs web bergantung pada ekosistem Java. meskipun java adalah pilihan terbaik untuk web development, tapi beberapa tahun terakhir ini java juga digunakan dalam industri data science. Hal ini karena Java Virtual Machine yang menyediakan framework yang solid dan efisien untuk big data seperti Hadoop, Spark, dan Scala. 

data scientist


Baca juga : Yuk Kenal Role Data Scientist, Profesi Menarik Dengan Gaji Besar


Ingin belajar cara menggunakan R dan Python untuk data science, tetapi bingung harus memulai dari mana? Yuk belajar dan perdalam skills R dan Python dengan modul dari DQLab! Modul DQLab disusun secara bertingkat mulai untuk pemula hingga advance dengan materi dasar hingga penggunaannya di industri nyata. 

Yuk akses modul gratis ‘Introduce to Data Science’ dengan R dan Python dengan klik button di bawah ini atau sign up melalui DQLab.id dan nikmati pengalaman menggunakan live code editor yang mirip dengan R dan Python. Selamat belajar!


Penulis: Galuh Nurvinda K

Editor: Annissa Widya Davita

Postingan Terkait

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!