PROMO BACK TO SCHOOL, HEMATNYA SERU! DISKON 95% + Cashback*
Cuma Rp 159K bisa belajar data science 6 bulan
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 1 Hari 17 Jam 35 Menit 35 Detik 

Belajar 3 Bulan, Elkan Jeremy Berhasil Menjadi Data Analyst Intern

Belajar Data Science di Rumah 19-Mei-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/3be31c4a95554cf6fdd86efd8ec983a1_x_Thumbnail800.jpg

Dalam menggapai impian sebagai seorang praktisi data tentu hal tersebut tidak terlepas dari proses belajar dan jam terbang. Semakin sering kamu mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari, maka ilmu tersebut akan lebih terasah dan membuat kamu terbiasa dalam menangani suatu kasus. 


Begitu pula dengan apa yang dilakukan salah seorang member DQLab, Elkan Jeremy yang berhasil mendapatkan kesempatan mengikuti internship melalui program beasiswa Tetris Program Batch 1. Elkan yang juga merupakan lulusan Teknik Metalogi di ITB ini kini tengah mengikuti internship di perusahaan ternama yaitu, Kawan Lama, sebagai Data Analyst. 


Kali ini, Elkan akan berbagai cerita seputar awal perjalanannya di dunia data nih, Sahabat DQ! 


1. Jatuh Cinta Pertama pada Mata Kuliah Pengenalan Komputasi

Seperti kawula muda kebanyakan, Elkan juga merasakan cinta pertamanya nih, Sahabat DQ! Elkan mengaku awal mulanya tertarik pada data science berkat mata kuliah pengenalan komputasi, yang saat itu ia sedang mempelajari programming C++. Tak disangka, ketertarikannya tersebut membawa dirinya sebagai asisten dosen mata kuliah tersebut. Namun, kala itu menurut Elkan, apa yang dipelajari oleh adik tingkatnya sudah berbeda kurikulum. Oleh sebab itu, Elkan akhirnya memutuskan untuk mempelajari Python, agar bisa membantu dosen dalam membimbing para mahasiswanya. 


Berbekal materi praktikum dari mata kuliah pengenalan komputasi, Elkan pun memilih belajar secara otodidak dengan mengeksplorasi materi-materi tersebut untuk bisa memahami dan menguasai Python. Sampai pada akhirnya, Elkan merasa sangat beruntung mempelajari Python. Sebab menurutnya, Python sangat bermanfaat dan dapat digunakan untuk apa saja. Penggunaannya pun mudah, salah satunya adalah Syntax yang ada di dalamnya. Hingga kini, Elkan merasa jauh lebih fasih dalam menggunakan Python berkat belajar otodidak yang ia lakukan.


Baca juga: Belajar Python : Bahasa Pemrograman yang Mudah Dipelajari untuk Kuasai Data Science


2. Mengikuti Program Beasiswa Tetris DQLab

Di penghujung semester perkuliahan, Elkan mengaku ingin serius dan mendalami bidang data science. Ia pun mencari segala informasi tentang profesi yang ada di bidang ini. Di tengah pencariannya, Elkan merasa apa yang telah ia pelajari secara otodidak dirasa belum cukup untuk bisa membawa dirinya berkarir di dunia data. Akhirnya ia mengikuti sejumlah kursus data science di beberapa lembaga dengan mengambil konsentrasi Machine Learning.


Setelah empat tahun mengenyam pendidikan di bangku kuliah, Oktober 2021 Elkan resmi dinyatakan lulus dari kampus yang telah banyak memberinya sejumlah bekal untuk di masa depan. Elkan pun tak mau kehilangan waktu, ia segera mengirim CV dan portofolio ke sejumlah perusahaan. Sembari menunggu hasil, tak sengaja ia melihat salah satu program beasiswa DQLab, Tetris, pada awal tahun 2022. Melihat peluang yang ada, tanpa pikir panjang Elkan pun langsung mengambil kesempatan ini.


Ini adalah hasil portfolio data yang berhasil Elkan bangun selama mengikuti program Tetris Batch 1. Elkan mengaku portfolio yang ia buat sangat berdampak pada proses berkarirnya saat ini sebagai seorang intern.


Document DQLab by Elkan Jeremy Alumni Tetris Program Batch 1


Tentu banyak ilmu baru yang ia dapatkan selama mengikuti program Tetris ini, salah satunya adalah pemahaman SQL, mulai dari cara instalasi, dasar fondasi hingga bagaimana mengganti script & query yang tersedia di SQL. Materi SQL yang dipelajari juga merupakan bentuk cerminan case di industri. Di program ini pula, Elkan baru mengenal bahasa R.


3. Suka Duka Selama Mengikuti Beasiswa Tetris

Elkan mengaku sangat bersyukur bisa mengikuti program beasiswa besutan DQLab ini. Ia merasa ini adalah kesempatan membangun citra yang baik, sehingga bisa memiliki kredibilitas di mata perusahaan. Salah satu pengalaman yang paling seru menurutnya adalah pada saat Capstone Project. Di sini, ia ditantang untuk membuat sebuah data project. Namun, karena ia bingung, ia dan para peserta akhirnya saling bertukar ide melalui Discord yang terhubung satu sama lain.


Meski begitu, terkadang Elkan merasa masih belum begitu menguasai dengan apa yang ia pelajari. Bahkan, ia juga bertanya-tanya apakah akan masiha ada kesempatan karir untuknya. Pembelajaran yang sangat intens, menurutnya juga menjadi tantangan saat ia mengikuti program Tetris. Menurutnya, time management sangat diuji, melihat dirinya juga tengah mengambil pendidikan S2. Di situlah ia merasa tertantang untuk bisa melakukan dan menyelesaikan keduanya secara bersamaan.


Lambat laun speed dating pun hadir sebagai penentu apakah Elkan akan mendapatkan kesempatan berkarir atau sebaliknya. Pada saat speed dating, Elkan mengaku sudah membangun mindset lebih dulu bahwa apa yang akan dihadapi akan ia persiapkan sebaik mungkin, baik dari materi presentasi, cara berkomunikasi dengan user, dan memposisikan bahwa speed dating adalah bagian dari interview untuk bisa menguji kompetensi dirinya, baik dari softskill maupun hardskill di depan rekruter.


Baca juga: Perjalanan Ashari Meraih Mimpi Berkarir Menjadi Data Analyst

4. Day to Day Elkan sebagai Data Analyst

Sebagai Data Analyst, tentu kini Elkan memiliki sejumlah rutinitas baru. Salah satunya yakni adalah belajar memahami framework yang ada. Dengan begitu ia akan lebih mudah dalam menjalankan tugas dari apa yang diberikan para seniornya. Selain itu, ia juga mengikuti berbagai project yang sedang dijalankan. Dalam memudahkan aktivitasnya sebagai Data Analyst, Elkan menggunakan Python dengan sedikit kolaborasi dari query SQL sebagai parameternya.


Menurutnya, apa yang kini telah dimiliki merupakan usahanya selama ini. Oleh karena itu, Elkan punya sedikit pesan nih untuk para Sahabat DQ! Baginya, penting untuk kita memiliki fokus pada tujuan dan mempersiapkan segala kebutuhan yang akan digunakan saat nanti sampai di tujuan.


“Selama kalian di bangku kuliah atau saat belajar mengerti programming, kalian pasti memiliki kesempatan untuk berkarir sebagai Data Analyst, Data Engineer, dan Data Scientist. Fokus pada role yang ingin dituju dan explore sebanyak-banyaknya, apa saja yang perlu disiapkan baik dari hardskill maupun softskill,” kata Elkan.

Kalian juga bisa kok seperti Elkan, Sahabat DQ! Yang terpenting sekarang adalah bagaimana kamu memanfaatkan waktu dengan baik dan mengisinya dengan mempelajari serta mendalami bidang yang kamu pilih. Salah satu jalan yang bisa kalian tempuh adalah dengan mengikuti program belajar bersama DQLab.


Menurutnya, materi yang disampaikan DQLab sangat membantunya sampai detik ini. Materi berkualitas dan fitur canggih Live Code Editor, memudahkan siapa pun dalam mempelajari data science. Dan tentunya, kamu bisa belajar kapan saja dan dimana pun kamu mau. Yuk, belajar di DQLab!


Penulis :  Sandi Sabar Rahman

Editor : Anniss Widya Davita

Postingan Terkait

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!