Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, dan Excel GRATIS
 SIGN UP  

Tidak Memiliki Background IT, Ronny Sukses Berkarir sebagai Data Scientist

Belajar Data Science di Rumah 27-Juli-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/ceccabbb6e121e624909b37ce34a7279_x_Thumbnail800.jpg

Sebagian besar orang yang tidak memiliki latar belakang pendidikan IT mungkin merasa tidak percaya diri ketika ingin memulai karir di dunia data science. Padahal kenyataannya, ilmu data science dapat dipelajari oleh semua kalangan. Hal ini dibuktikan oleh Ronny, salah seorang member DQLab yang berhasil menunjukkan kesuksesan yang kini ia raih, berkat semangat belajarnya, bukan dari background pendidikan ia berhasil menjadi seorang Data Scientist di S3 Innovate. Meski tidak memiliki bekal ilmu di bidang IT, ia tak patah arang untuk terus berjuang agar bisa berkarir di industri data.


Menyadari akan kemampuannya, Ronny akhirnya memutuskan untuk bergabung bersama DQLab untuk bisa belajar data science secara fokus dan mendalam. "Sebagai lulusan non IT, saya sangat merasa dimudahkan dengan fitur-fitur DQLab. Salah satunya materi yang menggunakan Bahasa Indonesia dan fitur Live Code Editor," tutur pengakuannya.


Kali ini, Ronny akan berbagai cerita seputar perjalanannya mulai dari awal mempelajari data science hingga bisa meraih cita-cita sebagai data scientist. Ikuti terus ceritanya ya!


1. Meskipun Tanpa Background IT, Ronny Belajar Fondasi Data Science

Dalam suatu bangunan, fondasi menjadi hal utama yang diperhatikan agar bangunan bisa terus berdiri kokoh. Sama halnya dalam mempelajari data science, fondasi juga menjadi kuncian untuk bisa meningkatkan kompetensi data science ke tingkat selanjutnya. Berdasarkan pengalaman Ronny, ia memilih untuk mempelajari bahasa pemrograman R sebagai fondasi awal yang ia pelajari. Kemudian, ia melanjutkannya dengan mempelajari Python guna melengkapi kompetensi yang lainnya. Meski begitu, saat ini ia lebih mendalami Python dibanding dengan R. Sebab menurutnya, Python lebih mudah dipahami dan memiliki library yang lebih beragam.


Baca juga : Bermodal Kompetensi Data Cleansing, Rahmat Buktikan Dirinya Berhasil Berkarir sebagai Data Analyst di Era Pandemi


2. Persiapan Berkarir sebagai Data Scientist Versi Ronny sebagai Lulusan Non IT

Bagi Ronny, tidak ada salah menjadi orang yang kepo ketika mempelajari data science. Sebab dengan kepolah kita akan terus terpancing untuk mencari tahu.

data science

"Jadilah Kepo! Dengan menjadi kepo, kamu dapat memahami keadaan dan peluang yang ada di sekitarmu," Ronny Fahrudin, Data Scientist S3 Innovate


Selain belajar, hal yang juga ia lakukan dalam mempersiapkan diri berkarir di industri data adalah membangun portofolio data melalui berbagai project yang tersedia di DQLab. "Membuat narasi ataupun rangkuman di berbagai media dan menjadikannya sebagai salah satu portfolio," tambah Ronny.


3. Terus Belajar walau Sudah Sukses Berkarir sebagai Data Scientist

Meski kini Ronny telah berkarir sebagai data scientist, tetapi ia merasa tetap harus belajar. Hal ini lantaran dunia data akan selalu mengalami update dan upgrade. Oleh sebab itu, sebagai praktisi data Ronny pun harus bisa mengikuti perubahan dan perkembangannya. Selain itu Ronny juga mengatakan jika data scientist sangat luas, sehingga ia merasa perlu mendapat tantangan untuk terus belajar. Satu hal yang tak kalah pentingnya adalah mencari sejumlah pengalaman di luar kantor, seperti turut berpartisipasi dalam program Data Talent Scholarship (DTS). "Menjadi asisten mentor DTS, memberikan saya pengalaman belajar yang luar biasa," pungkasnya.


Baca juga : Pelatihan DTS Pro Data Scientist Batch 1, Adi Aufarachman Belajar Data Science untuk Membaca Data Satelit Indonesia


4. Data Scientist Starter-Pack Versi Ronny, Pemula Wajib Tahu

Menjadi Data Scientist itu harus punya jiwa fighter menurut Ronny. Mengapa demikian? semakin maju era yang kita arungi sekarang, semakin update pula teknologi yang saat ini cukup mendominasi era digital. Upgrade dan Update merupakan hal dasar yang wajib dimiliki oleh seorang Data Scientist.

Berikut skill penting yang perlu dikuasai Data Scientist menurut Ronny : 

  • Logical Thinking

  • Critical Thinking

  • Analisis

  • Problem Solving


Soft skill saja tidak cukup sahabat DQ, Kamu juga perlu menguasai beberapa kompetensi lho! Tidak perlu pusing semua bisa kamu pelajari di DQLab, ingin tahu apa saja? Berikut list kompetensi dasar yang menurut Ronny perlu dikuasi seorang Data Scientist. 

  • Bahasa Pemrograman 

  • Statistik

  • Machine Learning

  • Visualisasi Data


Seperti yang kita ketahui, bahasa pemrograman banyak sekali ya Sahabat DQ ragamnya. Lalu untuk menjadi seorang Data Scientist harus fokus pelajari yang mana ya? Semuanya! Yap, betul sekali, Sahabat DQ minimal perlu menguasai semua bahasa pemrograman, diantaranya ada Python, R dan juga SQL. Disamping itu, Sahabat DQ juga perlu mengusai beberapa tools visualisasi data. Sederhananya, seorang Data Scientist tidak hanya jago mengolah data, tapi harus memiliki kemampuan story telling dalam menyampaikan data dalam bentuk visual.

5. Ayo Terus Belajar Data Science seperti Ronny!

Berbicara ilmu memang tak ada habisnya. Selagi hidup di dunia, maka manfaatkanlah waktu dan dirimu sebaik mungkin. Prinsip ini yang mungkin dipegang teguh oleh Ronny. Makanya, sampai detik ini pun ia haus akan ilmu. Kamu juga bisa kok seperti Ronny, membuktikan kepada orang banyak jika tanpa latar belakang pendidikan IT pun kamu bisa berkarir di dunia data.


Dengan belajar data science di DQLab, kamu akan mendapatkan materi dan pengarahan dalam mempelejari data science. Nantinya akan ada sejumlah modul yang bisa kamu akses secara gratis. Seperti yang sudah Ronny katakan, dalam pengerjaan modul kamu akan dibantu oleh salah satu fitur DQLab yakni Live Code Editor. Fitur tersebut akan membimbing dan memudahkan kamu dalam memahami modul-modulnya. Yuk mulai sekarang juga DQLab.id!


Penulis : Sandi Sabar Rahman

Editor : Annissa Widya Davita


Postingan Terkait

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!