[LAST CALL!] BANGKITKAN SKILL DATA SAMPAI SUKSES BERKARIR
BELAJAR DATA SCIENCE 6 BULAN CUMA 127 RIBU  | Pakai Kode: DQBANGKIT
KLAIM PROMONYA!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 18 Jam 47 Menit 20 Detik 

Dari NON IT Menjadi Business Intelligence, Ini Kisah Inspitatif Saraswati

Belajar Data Science di Rumah 12-Mei-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/e3714d555867529c788a2d7b79afc261_x_Thumbnail800.jpg

Perempuan pemilik nama lengkap Saraswati atau yang kerap disapa Saras ini merupakan alumni mahasiwa ITB, Program Studi Teknologi Pascapanen, konsentrasi Pertanian. Sebagai seorang yang berangkat tanpa background pendidikan di bidang IT, Saras berhasil membuktikan dirinya dapat menggapai profesi high demand di masa pandemi sebagai praktisi data, Business Intelligence (BI) di salah satu perusahaan aplikasi reksa dana, Bibit.id. Rutinitasnya sebagai BI di Bibit.id tidak jauh berbeda dengan BI di perusahaan lainnya, yakni membantu proses penarikan data, menggunakan tools Tableau dan SQL, membuat dashboard menggunakan Tableau, serta tak ketinggalan ia juga bertanggung jawab dalam pembuatan visualisasi data.


Tentu bukan perjalanan yang mudah ya, Sahabat DQ, dalam meraih kesuksesannya. Hasil jerih payahnya tentu membutuhkan niat, usaha, dan tekad yang kuat untuk bisa berada di posisi seperti saat ini. Salah satu upaya yang Saras lakukan saat lulus dari perkuliahan adalah dengan melengkapi segala kebutuhan data dirinya melalui LinkedIn. Sebagai fresh graduate, Saras mengaku sadar bahwa LinkedIn merupakan salah satu platform yang dapat dijadikan sebagai medium self branding. Oleh karena itu, ia benar-benar mempersiapkannya dengan matang.


Kira-kira seperti apa ya perjalanan Saras hingga berada di titik saat ini? 


1. Awal Mula Terjun ke Dunia Data Science

Pada awalnya Saras memulai semua perjalanannya dengan mempelajari ilmu digital marketing. Namun, lambat laun dirinya merasa tidak cocok dengan bidang tersebut, karena Saras mengaku lebih tertarik dengan data analytics. Hingga pada akhirnya, Saras pun melakukan sejumlah riset sebelum mempelajari data analytics. Hasil yang ia temui adalah bahwa penting untuk menguasai pemahaman SQL, jika ingin mempelajari data analytics. Dari situlah Saras mulai mempelajari dasar-dasar SQL terlebih dahulu.


“Aku nontonin semua webinar yang ada di Youtube DQLab, gak ketinggalan juga aku dengerin podcast-podcastnya. Bener-bener ngebantu aku banget.” Ungkap Saraswati.


Beberapa upaya yang Saras tempuh dalam mempelajari SQL adalah melalui online course & tayangan video-video di Youtube. Saras mengaku, channel Youtube milik DQLab menjadi salah satu media belajarnya, baik melalui video webinar maupun podcast yang terunggah di channel Belajar Data Science DQLab. Tak hanya itu, selain course bersama DQLab Saras juga mengambil Coursera untuk course tambahan memperdalam ilmu data analytics.


Baca juga: Cara Mudah Bagaimana Mulai Belajar Data Science Bagi Pemula


2. Mengenal SQL Lebih Jauh

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, salah satu cara Saras mempelajari SQL adalah melalui video youtube milik DQLab. Saat itu pula, Saras mengaku bahwa kompetensi pertamanya mengenal SQL berkat DQLab. Menyadari betapa pentingnya SQL dalam bidang data analytics, Sarah pun mulai memperdalam pemahaman tentang SQL.


Hal itulah yang mendorong ia turut aktif sebagai salah satu peserta DTS PROA kelas Data Analyst, program beasiswa DQLab yang berkolaborasi dengan Kominfo. Setelah mengenal lingkungan belajar di DQLab, Saras akhirnya mantap untuk melanjutkan subscribe menjadi premium member dan membabat semua modul pembelajaran SQL yang tersedia di DQLab. Tidak hanya modul SQL, tetapi semua project SQL DQLab juga dikerjakan semua oleh Saras. Hingga saat ini, selain SQL, Saras kini juga tengah mempelajari dasar-dasar Python.


3. Memanfaatkan dan Memaksimalkan Fasilitas Belajar DQLab

Dari berbagai fasilitas yang diberikan DQLab, Saras mengaku sangat memanfaatkan fasilitas yang tersedia, salah satunya adalah Discord. Ia mengaku dengan adanya Discord DQLab sangat memudahkan dirinya dalam mengeksplorasi modul ketika pembelajaran dirasa stuck. Selain Discord, Saras juga mengatakan sangat terbantu dengan adanya kehadiran para mentor. Ia bisa mendapatkan arahan pembelajaran secara intim dan mendalam, serta bantuan saat mengalami kendala belajar.


Dalam proses pembelajaran, Saras juga aktif dan berani bertanya kepada teman lainnya, asisten mentor, bahkan mentor yang saat itu membawakan materi pada DTS PROA. Saras merasa benefit yang ditawarkan DQLab sangat membantu dirinya dalam belajar data science, terlebih bagi dirinya yang bukan berasal dari kalangan IT.


Baca juga: 6 Bulan Menjadi Fresh Graduate, Wahyu Berhasil Berkarir di Masa Pandemi Sesuai dengan Passionnya


4. Hasil Tak Akan Mengkhianati Proses

Hasil tak akan mengkhianati proses, mungkin ungkapan itulah yang bisa menggambarkan perjuangan seorang Saras dalam mempelajari data science. Ia sangat sungguh-sungguh dalam mengejar impiannya. Terbukti, saat diberikan kesempatan menjadi Business Intelligence di Bibit, Saras berhasil mengerjakan assignment test kurang lebih 5 hari hasil dari belajar di DQLab selama 6 bulan. Saras mengaku menguasai semua tes dan megerjakannya dengan mudah berkat bekal ilmu yang selama ini dipelajari di DQLab. Tentu, tidak hanya berkat DQLab, melainkan juga niat dan usaha yang dilakukan Saras selama ini.


Saras mengaku sangat senang dengan metode pembelajaran yang ada di DQLab, salah satunya adalah penggunaan bahasa indonesia pada modul yang tersedia di DQLab. Baginya, ia sangat terbantu dan merasa diberi arahan dalam proses belajar bersama Senja.


“Belajar IT pake bahasa Inggris itu kan susah ya, enaknya di DQLab belajar IT menggunakan bahasa manusia yang mudah dipahami yaitu bahasa Indonesia, ini sangat membantu dan bikin nggak minder, terutama untuk teman-teman NON IT,” ungkap Saras.


Sahabat DQ, siapa yang ingin seperti Saras? Siapa pun bisa kok seperti Saras, asal ada kemauan yang tinggi diiringi dengan usaha yang kuat, bukan mustahil kesuksesan ada di tangan kalian, Sahabat DQ! 


Sahabat DQ bisa lho untuk mulai mempelajari data science secara intens di DQLab. Para mentor dan fitur Live Code Editor akan membantu Sahabat DQ saat mempelajari modul! Kalian juga berkesempatan mengikuti sejumlah event yang diselenggarakan DQLab, tentunya untuk meningkatkan kompetensi kalian, Sahabat DQ! 


Yuk, sign up sekarang juga di DQLab


Penulis : Sandi Sabar Rahman

Editor : Annissa Widya Davita

Postingan Terkait

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!