FLASH PROMO 90% + 50%! BELAJAR DATA SCIENCE 6 BULAN CUMA 180K
Bebas Akses 65 Modul Data Interaktif, Mentoring, Portofolio Data, dan Bersertifikat
SERBU DISINI!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 0 Jam 51 Menit 17 Detik 

Belajar Cara Menjadi Data Analyst Terstruktur Bersama DQLab

Belajar Data Science di Rumah 19-April-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/7914840cc5743a04eaa44f1463c7c7eb_x_Thumbnail800.jpg

Data analyst merupakan profesi yang sedang populer di abad 21 ini. Tak heran banyak orang-orang yang ingin beralih profesi sebagai seorang data analyst. Sebagian besar pekerjaan data analyst memang memerlukan gelar yang berlatar belakang di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Math) tapi, tak sedikit pula yang orang-orang bisa berkarir di profesi data analyst meskipun tidak memiliki gelar ataupun latar belakang pendidikan dari STEM. Lantas bagaimana cara menjadi data analyst meskipun tidak memiliki background pendidikan STEM? Sebelum membahas ke arah tersebut, kita perlu memahami peran serta tanggung jawab seorang data analyst di perusahaan. 


Berdasarkan beberapa peran serta tanggung jawab secara umum seorang data analyst di perusahaan yang meliputi visualisasikan data dalam bentuk grafik, melakukan penelitian terkait data pada perusahaan yang akan digunakan sebagai metode penentuan keputusan, serta melakukan analisis data perusahaan dalam skala besar yang sering disebut big data. Sebenarnya sudah sedikit terlihat bagaimana cara menjadi data analyst dan apa saja yang harus dipelajari bagi pemula. Artikel ini akan merangkum dan memberi cuplikan tentang modul-modul apa saja yang bisa kamu pelajari di DQLab sehingga belajar kamu jadi lebih terstruktur!


1. Memahami Bahasa Pemrograman Fundamental

data analystdata analyst

Python dan R merupakan bahasa pemrograman wajib yang harus kamu kuasai dan pelajari jika kamu ingin menjadi data analyst. DQLab menyediakan modul fundamental hingga advanced bahasa pemrograman python dan R. Pada modul tersebut kamu akan mempelajari mulai dari penggunaan sintaks dasar python dan R, bagaimana cara mengimport dan mengeksport package atau library, hingga membuat grafik dasar dengan library yang powerfull di python dan R. Jangan khawatir karena kamu bisa mempelajari materi-materi tersebut secara bertahap dari yang fundamental hingga advanced.


Baca juga : Kenali Perbedaan Data Scientist, Data Analyst dan Data Engineer


2. Memahami Bahasa SQL di Perusahaan

Untuk menjadi seorang Data Analyst diperlukan beberapa keahlian dan kamu bisa mulai belajar Data Analyst dengan SQL terlebih dahulu. SQL (Structured Query Language) merupakan bahasa pemrograman terstruktur yang dirancang untuk mengolah serta mengakses sistem manajemen database. SQL diperlukan ketika kamu ingin mendeploy hasil analisis data ke web statis. Selain itu SQL dipuji karena kesederhanaan sintaks yang pendek dan mudah dipahami daripada bahasa pemrograman lain. Sehingga SQL cocok dipilih sebagai bahasa terbaik untuk memulai untuk belajar Data Analyst. DQLab menyediakan modul SQL yang berisi materi yang meliputi fundamental SQL menggunakan SELECT Statement, FUNCTION and GROUP BY, hingga INNER JOIN and UNION. 

data analyst



3. Memahami Konsep Penerapan Exploratory Data Analysis

Tidak kalah penting dan menarik dengan materi-materi sebelumnya, pada modul ini terdiri dari 4 bab dan 34 sub-bab dimana kamu akan mempelajari library yang ada di python seperti penggunaan numpy, scipy, pandas dan matplotlib beserta contoh kasus penggunaan library tersebut. Kamu akan mengenal dan dapat membuat distribusi data dengan histogram, standar deviasi dan varians pada pandas, menemukan outliers menggunakan pandas,  sorting, groupby, hingga mengerjakan mini project yang bisa kamu tambahkan dan kembangkan untuk portofolio data kamu, dan masih banyak lagi.


data analyst



4. Membuat Data Analyst Project untuk Business Decision Research

data analyst


Modul ini berisi tuntunan mengerjakan project sederhana data analysis test yang berisi 2 bagian, yaitu teori dan coding dimana secara teori konsep dasar data analytics dimaksudkan untuk menguji pemahaman kamu tentang data analytics. Sementara coding test, dimaksudkan untuk menguji kemampuanmu untuk melakukan ETL data, hingga visualisasi data. Adapun basic stats method test yang dimaksudkan untuk menguji kemampuan kamu dalam melakukan modeling data menggunakan statistika dasar. Apabila kamu berhasil menyelesaikan proyek ini, tentu ini bisa kamu tambahkan ke dalam portofolio data kamu atau kamu juga bisa mengembangkannya lagi.


Baca juga : Data Analyst vs Data Scientist, Yuk Kenali Perbedaannya 


5. Yuk, Bangun Portofolio Data Analyst Bersama DQLab!

Kamu pemula yang tidak memiliki background STEM? Jangan khawatir, karena gelar bukan halangan untuk menguasai ilmu data analyst agar bisa berkarir di industri 4.0. Mulai bangun portfolio datamu yang outstanding dengan Data Analyst Career Track bersama DQLab dan nikmati modul-modul dari dasar hingga tingkat mahir. Caranya dengan Sign Up sekarang untuk #MulaiBelajarData di DQLab:

  • Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  • Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab

  • Subscribe DQLab.id untuk Akses Semua Module Premium!

 

Penulis: Rian Tineges

Editor: Annissa Widya Davita






Mulai Belajar
Data Science Sekarang
Bersama DQLab

Buat Akun Belajarmu & Mulai Langkah
Kecilmu Mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :