Role Data Analyst: Yuk Kenali Platform yang Bisa Kamu Gunakan untuk Mengambil dan Mengolah Data Media Sosial untuk Membantu Pekerjaanmu Sebagai Data Analyst!
Role data analyst, apakah kamu pernah mendengarnya? Bagi beberapa orang yang menekuni dunia data science pasti paham apa yang dimaksud role data analyst. Saat ini data analyst adalah salah satu pekerjaan yang paling banyak diminati. Bukan hanya karena gaji yang tinggi, tetapi di era modern dan berbasis teknologi seperti sekarang, banyak perusahaan membutuhkan data analyst untuk membantu meningkatkan kinerja database perusahaan. Hal ini menyebabkan lowongan pekerjaan data analyst meningkat dari tahun ke tahun. Meningkatnya lowongan pekerjaan sebagai data analyst, memicu banyak orang dengan berbagai background pendidikan mulai belajar menjadi data analyst.
Salah satu cara untuk meningkatkan profit adalah dengan mengumpulkan data konsumen. Media sosial menghasilkan data penting, peluang besar bagi perusahaan, dan merupakan sarana yang bisa digunakan oleh perusahaan agar tetap terhubung dengan konsumen. Media sosial dapat digunakan sebagai media informasi untuk memperkenalkan produk baru kepada konsumen. Dalam mengambil sebuah keputusan pasti ada resiko yang harus diambil oleh perusahaan. Oleh karena itu perlu adanya analisis yang tepat sebelum mengambil keputusan apapun yang mempengaruhi bisnis. Lalu, bagaimana sebuah perusahaan mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai platform media sosial? Di situasi inilah sebuah perusahaan membutuhkan seorang data analyst. Data analyst dapat bekerja di berbagai bidang salah satunya adalah bidang marketing. Dalam menjalankan tugasnya, seorang data analyst membutuhkan alat untuk melakukan analisis baik menggunakan bahasa pemrograman ataupun menggunakan aplikasi berbasis select and drag. Pada artikel kali ini, DQLab akan menjelaskan apa saja alat yang bisa digunakan oleh seorang data analyst untuk melakukan analisis sosial media. Baca artikelnya sampai selesai ya!
1. Mentionlytics, Keyhole, dan AgoraPulse
Mentionlytics adalah alat pendukung artificial intelligence yang mudah digunakan. Alat ini dapat membantu data analyst untuk menganalisis apa yang sedang terjadi di sosial media. Mentionlytics sangat ideal untuk perusahaan startup, UKM, dan perusahaan besar. Alat ini dapat digunakan untuk melacak sebuah brand dan produk yang disebut oleh pengguna sosial media sehingga dapat membantu perusahaan baru atau perusahaan yang sedang berkembang untuk mengetahui posisi brand perusahaan tersebut melalui banyaknya "mention" brand yang dilakukan oleh konsumen. Mentionlytics juga dapat dimanfaatkan data analyst untuk menemukan data pelanggan, sehingga perusahaan dapat melacak siapa saja konsumennya. Dengan Mentionlytics, perusahaan dapat menjaga nama baik brand dan mengetahui jika ada komentar negatif mengenai brand tersebut. Selain itu, perusahaan juga dapat membalas komentar di media sosial. Mentionlytics dapat menemukan hashtag, pemasaran, dan penjualan yang sedang menjadi tren sehingga dapat digunakan untuk menemukan target pasar. Dengan cara ini, perusahaan dapat menjangkau konsumen secara langsung. Mentionlytics menggunakan artificial intelligence untuk membuat analisis sentimen dan mengklasifikasikan setiap "mention" baru sebagai komen positif, negatif, atau netral. Sayangnya alat ini tidak dapat diakses secara gratis sehingga perusahaan harus membayar lisensi mulai dari 39 dollar per bulan hingga 299 dollar per bulan tergantung paket yang dibeli.
Alat kedua yang dapat digunakan untuk mengambil dan menganalisis data media sosial adalah keyhole. Keyhole adalah alat analisis media sosial yang dapat digunakan pada berbagai platform. Keyhole dapat melacak hashtag dan menganalisis percakapan. Keyhole dapat membantu data analyst untuk menganalisis iklan yang tepat yang dapat digunakan untuk merancang desain iklan baru. Alat ini membantu data analyst untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di media sosial. Hal ini dapat membantu perusahaan untuk menemukan topik yang sedang menjadi tren di media sosial. Sama seperti Mentionlytics, keyhole merupakan platform berbayar dengan harga lisensi mulai dari 179 dollar per bulan hingga 999 dollar per bulan.
Alat ketiga yang dapat digunakan oleh data analyst untuk mengambil dan menganalisis data sosial media adalah AgoraPulse. AgoraPulse adalah alat analisis dan manajemen media sosial yang powerfull untuk melacak setiap "mention" di sosial media. Salah satu kelebihan Agorapulse adalah laporan hasil analisis yang sederhana menggunakan tampilan dasbor. AgoraPulse dibuat untuk memberikan informasi mengenai metode yang bekerja di jaringan media sosial suatu perusahaan. Informasi metode ini digunakan untuk memastikan bahwa anggaran pemasaran benar-benar digunakan untuk strategi yang menghasilkan keuntungan paling tinggi. AgoraPulse dapat menunjukkan efek dari perubahan strategi menggunakan data historis. Dengan data ini, data analyst dapat mengetahui kapan sebuah iklan memberikan dampak tertinggi dan terendah bagi perusahaan. Kelebihan lain dari AgoraPulse adalah platform ini dapat menggabungkan semua percakapan dari berbagai platform media sosial sehingga perusahaan lebih mudah untuk meninjau, menanggapi, dan memberi label pada pesan. Lisensi AgoraPulse dibanderol mulai dari 89 dollar per bulan hingga 459 dollar per bulan.
Baca Juga: Data Science Adalah: Yuk Kenali Lebih Jauh Tentang Data Science!
2. Hootsuite, NetBase, dan Twitter Analytic
Hootsuite dapat membantu data analyst untuk mengukur dan menganalisis data media sosial dengan menganalisis pengikut atau followers media sosial suatu perusahaan di berbagai platform. Alat ini dapat membantu melacak laporan analisis dengan jangka waktu tertentu sehingga data analyst dapat membuat suatu laporan dengan mudah. Hootsuite memiliki interface yang mudah digunakan dan memiliki jangkauan navigasi lebih luas untuk mengukur dampak konten media sosial lebih akurat. Kelebihan lain dari Hootsuite adalah laporan yang dapat disimpan dalam berbagai format seperti Excel, PowerPoint, PDF, dan CSV.
NetBase adalah platform yang mengadopsi artificial intelligence yang dapat membantu perusahaan untuk mengikuti diskusi online. Alat ini dikembangkan untuk mengumpulkan dan menganalisis data menjadi informasi sentimen suatu produk. Dengan menggunakan platform NetBase untuk melakukan analisis data media sosial, data analyst dapat memperoleh informasi mendalam mengenai pasar. NetBase dapat mengumpulkan informasi seperti preferensi, minat, dan perilaku konsumen. Informasi tersebut dapat digunakan untuk menyusun strategi dan rencana pemasaran serta membuat keputusan yang cepat dan tepat. Platform ini dapat membantu data analyst untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai persepsi pelanggan dan kinerja brand secara umum dengan melakukan penyaringan komentar negatif atau positif dan memberikan kesimpulan berdasarkan data yang dikumpulkan. Selain dapat digunakan untuk mengontrol media sosial, NetBase juga dapat dimanfaatkan untuk mengontrol blog dan website.
Twitter menyediakan alat analitik gratis di platformnya yang disebut dengan twitter analytic. Alat ini akan memberikan ringkasan profil bisnis sebuah perusahaan selama 28 hari. Data yang ditampilkan di analytics twitter antara lain analisis pertumbuhan followers, tweet impression seperti banyaknya like dan komentar, frekuensi mention, dan jumlah kunjungan profil. Twitter analytic hanya dapat digunakan untuk mengelola data dari satu akun dan tidak bisa disambungkan ke media sosial lain. Untuk menggunakan twitter analytics, data analyst cukup menekan bar icon di tweet.
3. Reputology, Meltwater, dan Sendible
Nama baik sebuah brand sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan pendapatan dan Konsumen. Data Analyst dapat memanfaatkan Reputologi untuk menganalisis data pengguna media sosial yang akan digunakan untuk memberikan saran kepada perusahaan saat mengambil keputusan strategis. Selain menganalisis data pengguna, perusahaan dapat memantau ulasan atau komentar negatif siapapun di sosial media terkait brand perusahaan tersebut. Komentar negatif bisa terjadi karena pelayanan atau kualitas produk yang buruk. Sentimen negatif dapat mengganggu kelangsungan bisnis karena konsumen lain akan berpikir dua kali saat akan membeli produk lagi. Alat ini dapat membantu data analyst untuk mengetahui siapa dan lokasi konsumen yang menggunakan produk perusahaan tersebut dengan cara menganalisis dari mana lokasi pelanggan yang meninggalkan komentar, like, dan share. Selain menganalisis iklan di media sosial, dengan Reputology perusahaan juga dapat memantau ulasan media sosial atau polling online. Kelebihan lain dari platform ini adalah dapat menganalisis tren spot dan membandingkan produk atau iklan mana yang berhasil dan mana yang tidak. Hal ini akan membantu data analyst untuk menemukan strategi yang tepat yang dapat meningkatkan jangkauan konsumen melalui platform media sosial lainnya. Harga paket platform ini bermacam-macam. Mulai dari 140 dollar per bulan hingga 2500 dollar per bulan.
Alat untuk mengambil dan mengolah data sosial media yang lain adalah meltwater. Alat ini membantu data analyst untuk memahami data konsumen dan memberi informasi mengenai trend di media sosial. Dengan platform ini, perusahaan dapat terhubung dan membangun komunikasi dengan influencer untuk membantu meningkatkan penjualan.
Alat terakhir yang bisa digunakan oleh data analyst untuk mengambil dan mengolah data sosial media adalah Sendible. Alat ini membantu data analyst untuk menyingkat proses pengolahan data dari media sosial. Sendible dapat digunakan untuk membuat laporan ukuran kinerja iklan di media sosial. Hal ini dapat membantu perusahaan untuk mengetahui apakah iklan tersebut berhasil atau tidak. Selain itu, Sendible memiliki format laporan yang bervariasi sehingga data analyst dapat membuat laporan sesuai kebutuhan. Sama seperti alat sebelumnya, Sendible tidak bisa diakses secara gratis. Lisensi platform ini dibanderol mulai dari 29 dollar per bulan hingga 299 dollar per bulan.
Selain belajar menjadi data analyst, akan lebih baik jika kita juga menguasai ilmu data science karena ilmu ini adalah ilmu multidisiplin yang sedang banyak dicari. Ilmu data science dapat dipelajari oleh semua orang dengan background pendidikan yang berbeda-beda. Bidang ilmu ini sangat penting karena banyak dimanfaatkan di berbagai bidang mulai dari ritel, perbankan, teknologi, logistik, finansial, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Belajar Data Science: Yuk Intip 3 Hal yang Akan Kamu Kuasai saat Belajar Data Science Bersama DQLab!
4. Mulai Belajar Data bersama DQLab!
Tidak memiliki background IT? Jangan khawatir, kamu tetap bisa menguasai Ilmu Data Science untuk siap berkarir di revolusi industri 4.0. Bangun proyek dan portofolio datamu bersama DQLab untuk mulai berkarir di industi! Sign up sekarang untuk #MulaiBelajarData di DQLab!
Simak informasi di bawah ini untuk mengakses gratis module "Introduction to Data Science":
Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup
Akses module Introduction to Data Science
Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab
Subscribe DQLab.id untuk Akses Semua Module Premium!
Penulis: Galuh Nurvinda Kurniawati
Editor: Annissa Widya Davita
Tags
data scienceMulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab
Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Daftar Gratis & Mulai Belajar
Mulai perjalanan karier datamu bersama DQLab
Sudah punya akun? Kamu bisa Sign in disini
