DOBEL DISKON 95% + 10% SPESIAL PROMO PUNCAK 7.7!
Belajar Data Science Paket Premium cuma 6 Bulan Hanya 177K!
SERBU SEKARANG!
Pendaftaran ditutup dalam 2 Hari 9 Jam 18 Menit 1 Detik 

Belajar Data Science Secara Otodidak? Yuk Simak Cara Belajar Data Science Versi DQLab

Belajar Data Science di Rumah 07-Oktober-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/17f021aa085586b5665218ac9f7acccf_x_Thumbnail800.png

Data Science mungkin akan terlihat rumit di awal apalagi kamu baru akan memulai belajar secara otodidak, padahal yang terlihat rumit adalah representasi matematika dari metodologi optimasi yang ada di balik Data Science. Dalam belajar tentunya Kita semua akan merasa kesulitan di awal, namun dengan seiring berjalannya dengan waktu tingkat kesulitan tentunya akan terus mengalami pengurangan


Data Scientist merupakan pekerjaan yang paling banyak dicari oleh banyak perusahaan dan dianggap salah satu profesi terbaik pada abad ke 21 lho. Maka dari itu belajar Data Science bisa menjadi investasi yang cocok untuk masa depan. Tentunya belajar otodidak membutuhkan effort yang lebih dibandingkan belajar formal.


Belajar otodidak kamu harus memiliki waktu, keinginan yang kuat, konsisten untuk belajar serta melakukan riset secara mandiri, dan membuat jalur belajar yang efisien untuk dirimu. Masyarakat Indonesia sendiri belum banyak yang belajar Data Science yang membuat jarang juga orang yang bekerja dibidang data, padahal banyak perusahan yang sudah mengusung industri 4.0 yang tentunya membutuhkan ilmuwan data yang banyak juga. Berikut cara belajar Data Science secara otodidak.


1. Planning Pembelajaran yang Matang

Menentukan alur belajar sangatlah penting untuk Kamu yang ingin belajar otodidak dalam segala hal. Kamu harus memulai menulis rencana kedepan, dengan begitu Kamu akan mudah mengatur hal-hal yang akan dipelajari dan tidak melewati materi. Belajar Data Science sangatlah penting untuk memahami dasar-dasar dari Data Science, dengan begitu Kamu memiliki bekal untuk mempelajari ke jenjang selanjutnya.


Belajar otodidak sangatlah berbeda dengan belajar pada suatu pendidikan formal. Di sekolah kita dipermudah dengan tersedianya hal-hal penunjang seperti buku pelajaran, lks, alat praktik, dan sebagainya. Sedangkan belajar otodidak tidak memiliki fasilitas seperti itu, oleh karna itu diperlukan media yang lebih menunjang keberhasilan belajar otodidak. Media tersebut adalah buku perpustakaan, komunitas, internet, dan lainnya. Internet sendiri merupakan gudang informasi yang tentunya bisa kita manfaatkan untuk proses pembelajaraan.


Baca juga : Belajar Data Science Secara Otodidak? Berikut langkah-langkahnya!


2. Memanfaatkan Internet Semaksimal Mungkin

Dengan adanya internet berbagai informasi dapat kita raih, bahkan belajar hal-hal baru juga bisa dilakukan. Menurut Djoko dari Kominfo bahwa, penetrasi internet di Indonesia dengan jumlah penduduk 252,4 juta sebesar 34,9 persen dengan jumlah pengguna internet sebanyak 88,1 juta orang. Menurut survey yang dilakukan oleh Kemkominfo juga berkata alasan utama orang bermain internet yakni mencari informasi.


Terdapat banyak tempat untuk Kamu bisa belajar Data Science secara otodidak antara lain :

  • Blog, terdapat banyak sekali blog yang menyediakan materi-materi mengenai Data Science mulai dari level pemula hingga advanced sekalipun, seperti Toward Data Science, Data Science Central, dan masih banyak lagi.

  • Youtube, platform ini bukan hanya sekedar hiburan lho, banyak juga content creator yang membuat edukasi di dalam platform ini. Video pembelajaran Data Science pun ada, Kamu hanya perlu memasukan keyword yang ingin kamu cari dan ta da topik yang ingin dicari pun sudah ada didepan layar Kamu. channel-channel yang rutin memberikan edukasi tentang Data Science seperti Tech With Tim, StatQuest, dan masih banyak lagi.

  • Podcast, walaupun Podcast merupakan platform yang bisa dibilang muda, namun keuntungan yang diberikan Podcast sangatlah besar lho. Sudah banyak konten-konten tentang membicarakan Data Science. Seperti Data Journey Podcast, Data Skeptic, dan Toward Data Science Podcast.


3. Belajar Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman tentunya dibutuhkan jika Kamu ingin meniti karir di bidang data. Bahasa pemrograman memiliki banyak bahasa, tetapi tidak semua bahasa pemrograman harus dipelajari secara bersamaan. Di Indonesia sendiri terdapat 2 bahasa pemrograman yang sering digunakan antara Python dengan bahasa pemrograman R. Sesuaikan bahasa pemrograman yang akan dipelajari dengan kemampuan yang kita miliki. Dengan begitu, Kamu dapat lebih mudah untuk belajar pemrograman dan mengerti apa yang dipelajari.


Bahasa pemrograman mempunyai 3 level yaitu :

  • Bahasa Program Tingkat Rendah, di dalam bahasa ini berisi instruksi-instruksi menggunakan kode binary yang ditujukan langsung kepada komputer. Kode tersebut langsung diolah oleh komputer tanpa harus melalui proses kompilasi.


  • Bahasa Program Tingkat Menengah, di dalam bahasa ini berisi instruksi yang berupa kode mnemonic ADD, SUB, DIV, STOLOD, JMP, dan lain sebagainya. Berbeda dengan dengan level sebelumnya, instruksi ini harus diterjemahkan dahulu kedalam bahasa mesin menggunakan teknik kompilasi.


  • Bahasa Program Tingkat Tinggi, berbeda dengan level lainya tingkat ini menggunakan bahasa alamiah yang dimengerti oleh manusia, seperti bahasa inggris atau matematika. Tingkatan ini ada untuk mengatasi kekurangan dari level sebelum-sebelumnya.


Jika Kamu baru saja memulai untuk belajar pemrograman, mungkin dapat dilakukan dengan html dan jika Kamu sudah menguasai bidang tersebut dapat melanjutkan ke tahap berikutnya. Jadi, lakukan dengan bahasa pemrograman yang paling mudah dipelajari.

Dengan belajar bahasa pemrograman juga Kamu akan dilatih untuk lebih teliti terhadap detail-detail kecil . Dalam membuat sebuah program, seseorang akan dihadapkan pada baris-baris kode yang harus disusun secara sistematis. Baris-baris kode ini tidak boleh terbolak-balik baik penyusunannya maupun penulisannya, agar program yang dibangun dapat berjalan tanpa permasalahan. Sistematika ini berlaku untuk berbagai macam jenis bahasa pemrograman yang ada sejak dulu sampai sekarang.


Baca juga : Mulai Belajar Data Science GRATIS bersama DQLab selama 1 Bulan Sekarang!


4. Belajar Bersama DQLab dan Dapatkan Sertifikasi Secara Gratis

Banyak perusahaan yang sudah berdiri sudah lama mengwajibkan para Data Scientist untuk mempunyai sertifikat. Dengan adanya sertifikat kamu dianggap telah kompeten untuk mendapatkan tugas yang besar dan juga sudah ahli dibidangnya. Jika Kamu adalah seorang  fresh graduate sertifikat juga dapat sebagai pengganti pengalaman kerja. Dengan mengikuti kursus juga dapat membantu Kamu dalam 


DQLab telah menyiapkan materi-materi untuk Kamu yang ingin belajar Data Science dari NOL hingga bisa terjun langsung ke dunia kerja. Dengan bergabung sekarang kamu bisa mendapat module GRATIS “Introduction to Data Science” loh! Kamu juga bisa mendapat sertifikat setelah menamatkan pembelajaran yang diberikan oleh DQLab.


Tunggu apalagi langsung aja klik button dibawah ini untuk menikmati pengalaman belajar yang maksimal!



Penulis : Yohanes Ricky 

Editor   : Annissa Widya Davita



Postingan Terkait

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!