PROMO PAYDAY! SERBU PAKET DATA SCIENCE 3 BULAN CUMA 100K!
Diskon Spesial 95% Belajar Data Science Bersertifikat
SERBU DISINI!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 21 Jam 25 Menit 35 Detik 

Belajar Rumus Excel Dasar untuk Tes Kerja, Yuk!

Belajar Data Science di Rumah 02-Agustus-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/1c46f09518e2057df9c087324906a08b_x_Thumbnail800.png

Untuk berkarir sebagai seorang data scientist dan data analyst, belajar microsoft excel adalah langkah utama yang tepat bagi kamu pemula yang ingin berkarir sebagai data analyst dan data scientist namun tidak memiliki background STEM tanpa perlu memulai dari materi koding terlebih dahulu. Kamu bisa belajar excel dari nol dengan memulai mempelajari rumus excel dasar. 


Excel memiliki antarmuka yang user friendly sehingga memudahkan kamu dalam penggunaanya. Selain itu juga, microsoft excel memiliki format yang paling populer dan fleksibel diantara berbagai software spreadsheet serupa lainnya. 


Rasanya tak heran jika, microsoft excel bisa kamu masukan ke daftar urutan pertama untuk belajar menguasai skill data scientist dan kamu bisa memulainya dari cara buat tabel di excel.


Fitur-fitur dan berbagai rumus serta formula yang sangat bermanfaat untuk melakukan analisis data dan berbagai kegiatan meliputi data entry, data management, accounting, serta yang lainnya. Selain itu, penggunaan rumus if di kalangan data enthusiast adalah sebuah keharusan guna membantu dalam menganalisis data untuk pengambilan keputusan yang lebih baik. 


Sebelum kamu terjun ke dalam materi-materi yang lebih advanced, tentunya akan lebih baik jika kamu memulai dari rumus excel dasar terlebih dahulu. Yuk, simak artikel kali ini tentang 4 rumus excel dasar untuk tes kerja.


1. VLOOKUP dan HLOOKUP

Funvsi VLOOKUP dan HLOOKUP dapat digunakan untuk mencari data dengan menggunakan referensi data baik secara vertikal (VLOOKUP) atau secara horizontal (HLOOKUP). Yang nantinya, mungkin anda perlu untuk menggabungkan data dari sel manapun di baris yang sama secara bersamaan di satu titik.


Misalnya, anda memiliki data nomor kantor cabang dan anda perlu mengetahui karyawan mana yang ada di setiap kantor.

excel


2. SUM

Sum merupakan rumus untuk menjumlahkan barisan angka yang ada di dalam sel-sel tertentu. Sum biasanya digunakan untuk penjumlahan data dan menambahkan semua angka yang kamu tentukan sebagai argumen. Yang artinya, sum juga bisa digunakan untuk menjumlahkan data atau angka yang terdapat di range sel tertentu. 


Adapun sintaks dasar Sum adalah =SUM(sel1;sel2;...) Dimana sum adalah nama fungsi penjumlahan di excel, dan sel1, sel2 merupakan argumen angka pertama yang ingin kita jumlahkan dengan angka kedua. Untuk lebih jelasnya mari kita lihat gambar dibawah ini:

excel


3. Lower/Upper/Proper

Biasanya dataset yang kita miliki terdiri dari campuran huruf besar dan kecil, untuk memudahkan dalam proses identifikasi kita perlu membuat data text tersebut menjadi konsisten dengan cara mengubah data text menjadi lower/upper/proper case. 


Sama seperti kita ketika menggunakan python atau R, Excel pun memiliki fitur ini. Caranya bahkan lebih mudah dan sederhana dibanding menggunakan bahasa pemrograman python atau R. 


Berikut ini adalah tiga fungsi yang dapat kita gunakan untuk mengubah text menjadi lower/upper/proper case di excel:

Syntax:

=LOWER (text) 
=UPPER(text)
=PROPER(text)


Dimana text merupakan tipe data string atau text yang ingin kita konversi menjadi karakter huruf kecil, besar atau campuran. Mari kita coba fungsi lower case untuk membuat nama email menjadi konsisten dengan huruf kecil semua.

excel


4. IF

Secara harfiah, fungsi IF artinya œkondisi yang biasa digunakan untuk mengetahui suatu kondisi dari data. Apabila suatu kondisi terpenuhi atau bernilai TRUE, maka fungsi IF akan memproses data tersebut. Tetapi, jika suatu kondisi tidak terpenuhi atau bernilai FALSE, maka fungsi IF tidak memproses data tersebut dan akan melanjutkan ke data selanjutnya.Selain itu 


Selain itu fungsi IF pada excel biasanya diikuti oleh operator logika seperti AND, OR, dan NOT atau operator pembanding seperti <,>,=, <>,<=,>=.


Syntax:

=IF(kondisi;jika_kondisi_benar;jika_kondisi_salah)


excel


Yuk, nikmati modul Excel lainnya dan bergaabung dengan DQLab adalah solusi buat kamu yang ingin self learning tapi takut overdosis informasi. Kamu bisa belajar materi dasar hingga kompleks meskipun kamu ngga punya basic IT, lho. Disini kamu akan belajar skill data science mulai dari tools-tools pengolahan data dasar seperti excel secara online tanpa perlu keluar rumah. 


Dengan bermodalkan koneksi internet kamu bisa belajar secara fleksibel dan dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Materinya pun disusun oleh mentor-mentor yang kompeten di bidangnya dari perusahaan unicorn dan startup. 


Jadi, jangan khawatir, kamu bisa mulai kursus data science online bersama DQLab! Sign up sekarang di DQLab.id atau klik button dibawah ini untuk nikmati pengalaman belajar yang seru dan menyenangkan! 



Mulai Belajar
Data Science Sekarang
Bersama DQLab

Buat Akun Belajarmu & Mulai Langkah
Kecilmu Mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :