SUPER 6.6 SALE! DISKON 99%
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 99K!

0 Hari 14 Jam 25 Menit 53 Detik

Berikut 4 Contoh Query SQL, Yuk Pemula Coba!

Belajar Data Science di Rumah 27-Mei-2024
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/1-longtail-kamis-06-2024-05-28-210235_x_Thumbnail800.jpg

SQL (Structured Query Language) menjadi salah satu bahasa yang harus dikuasai oleh praktisi data. Bagi kalian pemula yang masih bingung belajar darimana, setidaknya ada beberapa query dasar yang mungkin bisa menjadi konsep awal untuk dipahami. Apa sajakah contoh query SQL tersebut? Langsung pahami pada pembahasan di bawah ini!


1. SELECT

SELECT adalah perintah dasar dalam SQL yang digunakan untuk mengambil data dari satu atau lebih tabel dalam sebuah database. Perintah ini membantu kalian menentukan kolom mana yang ingin diambil dan dari tabel mana data tersebut diambil.


Dalam bentuknya yang paling sederhana, query SELECT dapat menampilkan semua kolom dari sebuah tabel dengan menggunakan wildcard (*) atau menampilkan kolom-kolom tertentu dengan menyebutkan nama kolom tersebut. Contoh sederhana dari perintah SELECT adalah:

SQL

Query ini akan menampilkan semua data dari tabel employees.


Baca juga : Bootcamp Data Analyst with SQL and Python


2. WHERE

WHERE adalah klausa dalam SQL yang digunakan untuk menyaring baris data yang akan diambil berdasarkan kondisi yang ditentukan. Klausa ini sering digunakan dalam perintah SELECT, UPDATE, dan DELETE untuk menetapkan kriteria yang harus dipenuhi oleh data yang dipilih.


Kondisi dalam klausa WHERE dapat menggunakan berbagai operator perbandingan (seperti =, <>, >, <, >=, <=) serta operator logika (seperti AND, OR, dan NOT). Dengan menggunakan WHERE, kalian dapat menargetkan subset data yang spesifik dari tabel, sehingga hanya baris yang memenuhi kondisi tersebut yang akan diproses oleh query.


Sebagai contoh, jika kita ingin mengambil data karyawan yang bekerja di departemen 'Sales' dari tabel employees, kita dapat menggunakan query berikut:

SQL


Query ini akan menampilkan semua kolom dari tabel employees, tetapi hanya untuk baris di mana nilai kolom department adalah 'Sales'. Selain itu, WHERE juga dapat digunakan dengan operator logika untuk menggabungkan beberapa kondisi. Misalnya, untuk mengambil data karyawan yang bekerja di departemen 'Sales' dan memiliki gaji lebih dari 50000, kita dapat menulis query seperti ini:

SQL


Dalam contoh ini, hanya baris yang memenuhi kedua kondisi tersebut yang akan ditampilkan: bekerja di departemen 'Sales' dan memiliki gaji lebih dari 50000.


3. INSERT 

INSERT adalah perintah SQL yang digunakan untuk menambahkan baris data baru ke dalam tabel dalam sebuah database. Dengan menggunakan perintah INSERT, kalian dapat menyisipkan satu atau lebih baris data dengan menentukan nilai-nilai yang sesuai untuk setiap kolom dalam tabel. Perintah ini sangat penting untuk memperbarui basis data dengan data baru. Sintaks dasar perintah INSERT adalah:

SQL

Dalam perintah ini, table_name adalah nama tabel tempat data baru akan disisipkan, dan column1, column2, column3, ... adalah nama kolom yang akan diisi dengan value1, value2, value3, ... masing-masing.


Sebagai contoh, jika kita ingin menambahkan data karyawan baru ke dalam tabel employees, kita dapat menggunakan query berikut:

SQL

Query ini akan menambahkan satu baris baru ke tabel employees dengan nilai 'John Doe' untuk kolom name, 'Sales' untuk kolom department, dan 50000 untuk kolom salary.


4. UPDATE

UPDATE adalah perintah SQL yang digunakan untuk memodifikasi data yang sudah ada dalam tabel di sebuah database. Dengan perintah ini, kalian dapat mengubah nilai satu atau lebih kolom pada baris-baris yang memenuhi kondisi tertentu. 


Klausa SET digunakan dalam perintah UPDATE untuk menentukan kolom mana yang akan diperbarui dan nilai baru apa yang akan diberikan. Klausa WHERE biasanya digunakan untuk menentukan baris mana yang akan diperbarui; jika klausa WHERE tidak disertakan, maka semua baris dalam tabel akan diperbarui. Sintaks dasar perintah UPDATE adalah:

SQL


Dalam perintah ini, table_name adalah nama tabel yang akan diperbarui, column1, column2, ... adalah kolom yang akan diperbarui, dan value1, value2, ... adalah nilai baru yang akan diberikan pada kolom tersebut. Klausa WHERE condition menentukan kondisi yang harus dipenuhi oleh baris-baris yang akan diperbarui.


Sebagai contoh, jika kita ingin memperbarui gaji karyawan bernama 'John Doe' di tabel employees, kita bisa menggunakan query berikut:

SQL

Query ini akan memperbarui nilai kolom salary menjadi 55000 untuk baris yang memiliki nilai kolom name sama dengan 'John Doe'.


Baca juga : Catat! Ini 3 Keuntungan Belajar SQL dalam Mengolah Data


Tentunya contoh query SQL masih ada banyak lagi, bukan hanya empat perintah di atas. Bingung belajar lebih lengkap darimana? DQLab adalah jawabannya. Modul ajarnya lengkap dan bervariasi. Dilengkapi studi kasus yang membantu kalian belajar memecahkan masalah dari berbagai industri. Bahkan diintegrasikan dengan ChatGPT. Manfaatnya apa?

  • Membantu kalian menjelaskan lebih detail code yang sedang dipelajari

  • Membantu menemukan code yang salah atau tidak sesuai

  • Memberikan solusi atas problem yang dihadapi pada code

  • Membantu kalian belajar kapanpun dan dimanapun


Selain itu, DQLab juga menggunakan metode HERO yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. Tunggu apa lagi, segera ikuti DQLab LiveClass Bootcamp Data Analyst with SQL & Python dan asah kemampuan kalian dalam menggunakan SQL!

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login