Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, dan Excel GRATIS
 SIGN UP  

Bermodal Kompetensi Statistik, Alfazrin Buktikan Dirinya Berhasil Berkarir sebagai Data Scientist

Belajar Data Science di Rumah 10-Agustus-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/b579c16ce546273d2e0e5e441a376a11_x_Thumbnail800.jpg

Seperti yang kita tahu, dunia data science sangat terbuka lebar bagi siapa pun yang memiliki minat di bidang data dengan segala ragam background pendidikan. Mereka memiliki kesempatan yang sama untuk bisa berkarir di industri data tanpa pandang bulu. Tetapi, berbekal ilmu yang berada dalam benang merah data science, akan memudahkan mereka untuk meningkatkan kemampuan dan menggali lebih dalam tentang data science. Satu diantaranya adalah ilmu statistika.


Alfazrin Banapon, pria yang merupakan member DQLab ini menjadi salah satu bukti ilmu statiska yang dimilikinya mampu mengantarnya ke posisi sekarang.


"Background saya Statistika, terjun kedunia data sebagai Data Scientist ini karna role ini linear dengan background saya," kata Alfazrin.


1. Colong Start Belajar Data Science Sejak di Bangku Kuliah

Menyadari minat dan bakatnya berada di jalur data, di masa akhir perkuliahannya Alfazrin memberanikan diri untuk mempelajari data science bersama DQLab. Tak mudah baginya, lantaran hal itu ia lakukan berbarengan dengan penyusunan tugas akhir skripsi. Tentu hal itu menjadi tantangan baginya untuk bisa mengatur waktu.


Alfazrin menuturkan, pembelajaran yang berikan DQLab sangat menarik karena dikemas secara runtun dan mudah dipahami. 

 

"Milestone yang diberikan  juga jelas untuk skill set yang ingin dipelajari untuk setiap role nya," katanya.


Baca juga : 6 Bulan Lulus Kuliah, Raisa Berhasil Berkarir Menjadi Data Anaylst dengan Belajar SQL bersama DQLab


2. Kompetensi DQLab yang Saat Ini Diimplementasikan sebagai Data Scientist

Baginya, ilmu-ilmu yang telah ia pelajari selama di DQLab sangat bermanfaat bagi kehidupannya sekarang. Data scientist Telkom Indonesia ini mengatakan banyak ilmu yang ia terapkan dalam pekerjaannya sehari-hari, salah satunya adalah tentang preprocessing data. 


"Selama menjadi data scientist yang paling relate dengan day to day saya adalah preprocessing data dan beberapa project SQL untuk membantu menjawab pertanyaan seputar bisnis," tutur Alfazrin.


Selain itu, machine learning juga kerap kali digunakan. Terlebih, dengan modul churn analysis kita dapat memprediksi apakah seorang customer akan churn atau tidak melalui machine learning.


3. Statistika Saja Tidak Cukup

Baginya, bekal ilmu statistika yang ia dapatkan semasa perkuliahan hanya sebagai batu loncatan. Sisanya, perlu kesadaran diri untuk menggali lebih dalam tentang data science di luar perkuliahan. Alfazrin mengatakan, dirinya sudah cukup senang bergelut dengan data saat awal kuliah. Hal itu ia salurkan dengan mengikuti sejumlah perlombaan dan seminar untuk meningkat kemampuannya di bidang data. 


"Karna statistik itu hanya alat, untuk pengaplikasiannya sendiri saya lebih banyak explore bersama DQLab terutama project di SQL, project ini sangat  menambah wawasan baru dan meningkatkan pemahaman bisnis saya," pungkasnya.


Baca juga : Bermodal Kompetensi Data Cleansing, Rahmat Buktikan Dirinya Berhasil Berkarir sebagai Data Analyst di Era Pandemi


4. Meski Tidak Memiliki Latar Pendidikan Statistika, Kamu Tetap Bisa Berkarir di Dunia Data Science!

DQLab sebagai wadah pembelajaran data science berbasis kursus online, siap memberikan solusi bagi kamu yang ingin berkarir di industri, namun tidak memiliki bekal apapun. Di sini kamu akan mempelajari data science secara bertahap, mulai dari yang dasar hingga tingkat lanjut. Materi pembelajaran yang diberikan akan dikemas ke dalam bentuk modul. Modul-modul tersebut nantinya bisa kamu akses secara gratis di sini. Saat pembelajaran berlangsung, kamu akan dibantu oleh fitur Live Code Editor yang akan mengarahkanmu. Yuk, saatnya mulai pengalaman belajar data sciencemu sekarang!


Penulis : Sandi Sabar Rahman

Editor : Annissa Widya Davita


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!