🚀PROMO JUMBO 10.10! DISKON 98%🚀
Belajar Data Science Bersertifikat, 6 BULAN hanya Rp 100K!

0 Hari 3 Jam 1 Menit 57 Detik

Cara Membuat Dashboard Bisnis dengan Excel untuk Memantau Penjualan dan Kinerja Perusahaan

Belajar Data Science di Rumah 06-Oktober-2026
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/90557d7df35f11be8905c59560fb9efe_x_Thumbnail800.jpeg

Di tengah kebutuhan bisnis yang semakin bergantung pada data, perusahaan perlu memiliki cara yang praktis untuk memantau penjualan dan kinerja secara berkala. Salah satu solusi yang dapat digunakan adalah dashboard bisnis dengan Excel. Excel tidak hanya berfungsi untuk mencatat angka atau membuat tabel.

Melalui berbagai fitur seperti PivotTable, grafik, formula, dan conditional formatting, Excel dapat digunakan untuk mengolah data menjadi dashboard yang membantu perusahaan melihat kondisi bisnis secara lebih cepat. Lalu, bagaimana cara membuat dashboard bisnis dengan Excel? Berikut langkah-langkah yang bisa sahabat DQLab lakukan!

1. Rapikan dan siapkan data

Jangan langsung membuat grafik dari data mentah. Pastikan data sudah memiliki struktur yang jelas. Setiap kolom sebaiknya memiliki satu jenis informasi. Hindari adanya baris kosong, kolom kosong, atau data yang tidak konsisten.

Misalnya, nama wilayah harus ditulis secara konsisten. Jangan sampai sebagian data menggunakan “Jakarta”, sementara data lainnya menggunakan “DKI Jakarta” jika keduanya sebenarnya merujuk pada wilayah yang sama.

Tahap ini sering disebut sebagai data cleaning. Data yang rapi akan membuat proses analisis menggunakan Excel menjadi lebih mudah dan mengurangi risiko kesalahan pada dashboard.


Baca Juga: Bootcamp Data Analyst with Excel


2. Ubah data menjadi Excel Table

Setelah data bersih, blok seluruh data kemudian ubah menjadi Table melalui fitur Format as Table. Penggunaan Table memberikan beberapa keuntungan. Ketika data baru ditambahkan, struktur tabel dapat mengikuti data tersebut sehingga lebih mudah digunakan dalam proses analisis dan pembuatan dashboard.


3. Tentukan indikator yang ingin dipantau

Dashboard tidak perlu menampilkan seluruh data yang tersedia. Pilih informasi yang benar-benar dibutuhkan untuk mengambil keputusan. Sebagai contoh, untuk dashboard penjualan, perusahaan dapat memilih beberapa Key Performance Indicators (KPI):


Total Penjualan | Jumlah Transaksi | Produk Terjual | Pencapaian Target


KPI tersebut dapat ditempatkan pada bagian atas dashboard sehingga pengguna dapat melihat kondisi bisnis secara sekilas.


Baca Juga: Belajar Fungsi Tanggal & Waktu di Excel


4. Gunakan formula Excel untuk menghitung indikator

Formula Excel dapat digunakan untuk menghasilkan berbagai metrik bisnis. Beberapa formula yang umum digunakan antara lain:

  • SUM untuk menghitung total

  • AVERAGE untuk menghitung rata-rata

  • COUNT atau COUNTA untuk menghitung jumlah data

  • SUMIF dan SUMIFS untuk penjumlahan berdasarkan kriteria

  • COUNTIF dan COUNTIFS untuk menghitung data berdasarkan kriteria

  • IF untuk membuat kondisi tertentu

  • XLOOKUP untuk mencari dan mengambil data berdasarkan kriteria

Sebagai contoh, SUMIFS digunakan untuk menghitung total penjualan berdasarkan wilayah atau periode tertentu. Penggunaan formula akan membantu dashboard menghasilkan informasi secara otomatis berdasarkan data yang tersedia.


5. Buat PivotTable

Jika data penjualan cukup banyak, PivotTable dapat digunakan untuk meringkas data lebih cepat. Misalnya, dari data penjualan yang terdiri dari ribuan baris, PivotTable dapat digunakan untuk mengetahui:

  • total penjualan setiap produk;

  • total penjualan setiap wilayah;

  • penjualan tiap sales;

  • penjualan berdasarkan bulan; dan

  • perbandingan kinerja antarperiode.

PivotTable sangat berguna karena pengguna tidak perlu menghitung data satu per satu.


Dashboard bisnis dengan Excel dapat membantu perusahaan memantau penjualan dan kinerja menjadi lebih praktis. Melalui penggabungan data yang terstruktur, formula Excel, PivotTable, grafik, dan fitur interaktif seperti Slicer, data yang awalnya berupa tabel dapat diubah menjadi informasi yang lebih mudah dipahami. Bagi karyawan, mahasiswa, maupun profesional yang sering berhadapan dengan data, kemampuan membuat dashboard Excel juga dapat menjadi salah satu keterampilan yang berguna untuk mendukung pekerjaan. Melalui pelatihan Excel, kemampuan tersebut dapat dipelajari secara lebih terarah, mulai dari mengolah data, menggunakan formula, membuat PivotTable, hingga menghasilkan dashboard bisnis yang siap digunakan.


FAQ

1. Apakah Excel bisa digunakan untuk membuat dashboard bisnis?

Ya. Excel memiliki berbagai fitur seperti PivotTable, PivotChart, formula, grafik, filter, dan Slicer yang dapat digunakan untuk membuat dashboard bisnis.

2. Apa saja yang perlu dipelajari untuk membuat dashboard Excel?

Beberapa kemampuan yang penting antara lain formula Excel, data cleaning, PivotTable, PivotChart, visualisasi data, Slicer, dan dasar-dasar dashboard design.

3. Siapa yang perlu belajar membuat dashboard dengan Excel?

Kemampuan ini dapat bermanfaat bagi karyawan, staf administrasi, sales, marketing, analis, pemilik bisnis, mahasiswa, maupun profesional yang perlu mengolah dan memantau data bisnis.


Yuk perdalam pemahaman excel kamu bersama DQLab! DQLab adalah platform edukasi pertama yang mengintegrasi fitur ChatGPT yang memudahkan beginner untuk mengakses informasi mengenai data science secara lebih mendalam.

DQLab juga menggunakan metode HERO yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. Jadi sangat cocok untuk kamu yang belum mengenal data science sama sekali. Untuk bisa merasakan pengalaman belajar yang praktis dan aplikatif, yuk sign up sekarang di DQLab.id atau ikuti Bootcamp Data Analyst with Excel berikut untuk informasi lebih lengkapnya atau ikuti Bootcamp Data Analyst with Excel!


Penulis: Reyvan Maulid

Dashboard bisnis dengan Excel membantu perusahaan memantau penjualan, omzet, target, dan kinerja secara lebih praktis. Dengan memanfaatkan tabel, PivotTable, grafik, dan formula Excel, data mentah dapat diubah menjadi visualisasi yang mudah dipahami. Pelajari langkah membuat dashboard Excel yang informatif dan cara memanfaatkannya untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis.

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Daftar Gratis & Mulai Belajar

Mulai perjalanan karier datamu bersama DQLab

Daftar dengan Google

Sudah punya akun? Kamu bisa Sign in disini