[LAST DAY] MAU PUNYA SKILL DATA SCIENCE YANG AMAYZING?
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 150K  | Pakai Kode: AMAYZING
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 2 Jam 2 Menit 32 Detik 

Cara Membuat Visualisasi Data dengan Excel 3D Maps

Belajar Data Science di Rumah 27-Mei-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/78199ebc976556d067f72b76520b4050_x_Thumbnail800.jpg

 Memvisualisasikan data salah satunya menggunakan Excel merupakan skill wajib yang harus dimiliki oleh seorang Data Scientist. Mengapa? Karena seorang Data Scientist memiliki salah satunya tanggung jawab atau peran untuk dapat mengkomunikasikan hasil dari analisis kepada para semua audience yang mungkin tidak memiliki background IT. Dengan visualisasi data dapat memudahkan audience yang berada di lain divisi bisa memahami informasi yang disampaikan oleh Data Scientist sehingga insight tersebut dapat digunakan untuk menentukan action yang tepat untuk dilakukan untuk mencapai tujuan perusahaan. 


Bagi sebagian orang yang memang sudah pernah atau bahkan terbiasa melakukan pengkodingan dengan bahasa pemrograman seperti Python dan R akan membuat visualisasi data menggunakan bahasa pemrograman tersebut. Tapi, jangan khawatir karena ada cara lebih praktis membuat visualisasi data dengan Excel tanpa harus jago coding dan yang pasti tidak serumit memvisualisasikan data dengan menggunakan Python dan R.


Microsoft Excel memang populer sebagai salah satu tool yang digunakan untuk melakukan pengolahan data yang mencakup pada pemvisualisasian data-data tersebut. Dengan menampilkan grafik atau chart seperti line chart, pie chart, bar chart, radar, maps dan masih banyak lagi. Lantas bagaimanakah cara membuat visualisasi data pada Excel dengan menggunakan 3D Maps? Yuk, simak pembahasannya dibawah ini.

 

1. Excel Sebagai Software Visualisasi Data

Microsoft Excel merupakan aplikasi pengolah data yang dimana dapat membantu penggunanya membuat berbagai visualisasi data, dari tabel dan matriks ke line chart, pie chart, bar chart, radar, maps dan masih banyak lagi. Untuk setiap visualisasi yang ingin kita buat, kita memulai pada lembar Power View dengan membuat tabel, yang kemudian kita dengan mudah mengonversi ke visualisasi lain, untuk menemukan yang terbaik untuk mengilustrasikan data kita. Salah satu contohnya, kita dapat memvisualisasikan dengan peta di Power View menggunakan petak peta Bing, jadi kita dapat memperbesar, memperkecil dan menggerakkan seperti pada peta Bing lainnya. Menambahkan lokasi dan bidang serta meletakkan titik pada peta. 

Selain peta, berikut ini beberapa jenis chart lainnya yang dimiliki oleh Excel:

excel

 

  • Column Chart

    Column Chart atau yang sering juga disebut diagram batang dalam fungsinya digunakan untuk membandingkan nilai dalam berbagai kategori menggunakan diagram batang. Jenis grafik ini sangat cocok untuk membandingkan data dalam jangka waktu tertentu.

  • Line Chart

    Grafik ini cocok untuk menampilkan data berkelanjutan (continuous data) dan sangat efektif dalam mengidentifikasi pola atau tren. Oleh karena itu, orang biasanya menggunakan grafik tersebut untuk menunjukkan tren data pada interval waktu tertentu.

  • Pie Chart

    Grafik ini berupa diagram lingkaran. Pada grafik yang menggunakan diagram ini, kamu akan mengetahui jumlah data yang dimasukkan. Kamu juga dapat melihatnya dalam bentuk persentase (%).

  • Bar Chart

    Grafik ini sering digunakan untuk membandingkan beberapa item. Misalnya, menampilkan secara grafis pertumbuhan penduduk di suatu tempat dalam kurun waktu tertentu.

  • Area Chart

    Area Chart ini merupakan grafik data dengan penuh warna yang menampilkan data kuantitatif. Warna-warna ini dapat dihubungkan dengan line charts. Gunakan grafik area berwarna untuk menampilkan kontribusi dari setiap nilai terhadap total dari waktu ke waktu.


Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja


2. 3D Maps Excel

Create a 3D Map in Excel - Instructions - TeachUcomp, Inc

Source: www.teachucomp.com


Microsoft Power Map untuk Excel adalah fitur visualisasi data tiga dimensi (3D) yang mana kita dapat memperoleh informasi dengan cara yang baru dan lebih praktis tanpa perlu menggunakan bahasa pemrograman seperti Python dan R untuk mendapatkan informasi dan insight yang baru. Fitur 3D Maps dapat menyajikan peta yang interaktif beserta memungkinkan pengguna mendapatkan insight yang sebelumnya tidak terlihat dalam tabel dan bagan dua dimensi tradisional (2D). Di 3D peta, kita bisa memplot data geografis maupun dengan globe 3D bahkan membuat peta kustom, memperlihatkannya sepanjang waktu, dan membuat tur visual yang bisa dibagikan dengan orang lain. Dengan fitur 3D Maps memungkinkan kita untuk memetakan data, menemukan wawasan dan mempresentasikannya ke dalam sebuah cerita dalam bentuk video atau cinematic tour.


Untuk kamu pengguna Excel 2013, tenang saja karena kamu juga bisa menggunakan fitur ini dengan cara mengaktifkan dan menginstall add-ins Power Map Excel 2013. Sebelum menggunakannya, tentu kita harus menyiapkan data yang dibutuhkan. Karena akan berbentuk peta, maka kita akan membutuhkan data longitude dan juga latitude. Selain itu agar peta menjadi lebih mudah terbaca, kita juga bisa menambahkan nama provinsi, kabupaten, kecamatan, dan seterusnya. Setelah add-ins berhasil diinstall, kita bisa memilih 3D Maps yang ada di Menu Insert dan di bagian chart. Ikuti langkahnya dan masukkan hal-hal yang dibutuhkan. Setelah itu kita akan mendapatkan hasil visualisasi yang berbentuk maps.

 

3. Langkah Membuat Visualisasi Data dengan 3D Maps Excel

Berikut ini adalah langkah untuk membuat Power Map pertama di Excel:

  • Sebelumnya kita buat terlebih dahulu sampel data yang kita perlukan misalnya kita bisa membuat data demografis tentang jumlah penduduk berjenis kelamin wanita dan pria di beberapa kota berdasarkan provinsi di Indonesia. 

  • Klik sel mana pun di tabel.

  • Klik Sisipkan > Peta 3D. (Mengklik Peta 3D untuk pertama kalinya akan secara otomatis mengaktifkan Peta 3D.) Peta 3D menggunakan Bing untuk memasukkan data geocode berdasarkan properti geografisnya. Setelah beberapa detik, bola dunia akan muncul di samping layar pertama Panel Lapisan.

  • Di Panel Lapisan, pastikan bahwa bidang dipetakan dengan benar dan klik panah turun bawah dari setiap bidang yang dipetakan dengan tidak benar untuk mencocokkannya ke properti geografis yang tepat.

  • Saat Peta 3D memplot data, titik-titik muncul di globe.

 

4. Jenis Peta pada 3D Maps

Terdapat lima bentuk tampilan, dari data yang akan ditampilkan oleh 3D Maps

  • Stacked 

excel

Sources: geosis.id

Peta yang ditunjukkan merupakan pengaturan default. Hanya ada satu nilai untuk setiap negara sehingga batangnya hanya untuk satu kolom.

  • Clustered

  • Bubble

Model Bubble data Jumlah Kabupaten/Kota

Sources: geosis.id

Berikutnya adalah Bubble Chart. Ukuran bubble atau gelembung menunjukkan total pendapatan untuk setiap negara, misalnya. Jadi variable ‘Height’ diganti dengan ukuran bubble. Semakin besar pendapatan maka semakin besar ukuran gelembung.

  • Heat Map

  • Region

Region Chart menunjukkan batas-batas geografi menggunakan warna. 


Baca juga : Kenali Rumus IF pada 3 Kondisi dengan Excel


5. Belajar Excel Bareng DQLab, Yuk!

Wah, kayaknya pembelajaran dengan Excel terlihat semakin seru ya! Siapa sangka Excel bisa menjadi sangat powerfull dan tidak kalah dengan tools pengolahan data lainnya. Ternyata kita hanya perlu usaha lebih untuk mengeksplor tools pengolahan data yang kita miliki. Sekarang, kamu juga bisa belajar Excel di DQLab, loh. Caranya gampang banget, kamu cukup membeli Modul Platinum yang ada di DQLab, disana akan dijelaskan Excel dari yang sangat dasar hingga ke level yang cukup rumit. Nah, tunggu apalagi? Yuk buruan daftarkan akun mu dan mulai belajar Excel!


Postingan Terkait

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!