MIDYEAR PROMO! Segera Beli Paket Premium Belajar Data Science 6 Bulan hanya Rp. 99.000. DAFTAR

Pakai Kode: DQMIDYEAR. Berakhir 0 Days 8 Jam : 16 Menit : 29 Detik

Cara Membuat Visualisasi Data Dengan Excel Agar Lebih Menarik Dalam Presentasi

Belajar Data Science di Rumah 10-Februari-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/c2d5a8fd28da6f37ab7cd48293e5b68a_x_Thumbnail800.png

Selain sebagai aplikasi pengolah angka, Microsoft Excel juga bisa digunakan untuk membuat visualisasi data. Visualisasi data akan membuat tampilan dari hasil pengolahan data lebih menarik untuk dilihat dan menjadi mudah dipahami maknanya sehingga bisa membantu dalam pengambilan keputusan misalnya untuk strategi marketing, penjualan, distribusi produk, dan sebagainya. 


Penggunaan Microsoft Excel untuk melakukan visualisasi data sudah lama digunakan seperti perusahaan yang berjalan di bidang keuangan. Hal ini karena Excel merupakan produk yang user-friendly yang artinya fungsi atau tools yang disediakan mudah untuk dipelajari oleh siapa saja. Dalam mendukung visualisasi data, Excel menyediakan berbagai macam grafik yang dapat dipilih sesuai kebutuhan. Apa saja ya? Yuk simak pembahasannya. 


1. Macam-Macam Grafik Pada Excel

Pada Excel ada berbagai macam grafik yang bisa dipilih untuk memvisualisasikan data. Beberapa diantaranya ada column chart, line chart, bar chart, pie chart, dan combo chart. Column chart memvisualisasikan data dalam bentuk kolom atau garis dimana kategori data pada sumbu horizontal dan kategori nilainya pada sumbu vertikal yang bisa disajikan dalam grafik dua dimensi atau tiga dimensi. Line chart menyajikan data dalam bentuk garis yang menunjukkan distribusi data di sumbu horizontal dan nilai di sumbu vertikal. Grafik ini biasanya cocok untuk menampilkan tren data pada interval tertentu. Bar chart merupakan grafik yang paling umum digunakan dimana data disajikan dalam bentuk grafik batang yang menampilkan perbandingan dari masing-masing item. Pie chart memvisualisasikan data dalam bentuk lingkaran yang terbagi menjadi potongan-potongan pie, biasanya berisi hasil persentase item-item yang ada pada set data. Pie chart juga bisa disajikan dalam dua dimensi atau tiga dimensi. Kemudian ada combo chart yang memvisualisasikan data dengan menggabungkan dua atau lebih macam grafik. Perlu diingat kembali, selalu sesuaikan grafik yang akan digunakan untuk memvisualisasikan data agar makna yang terkandung dalam data tersampaikan dengan baik ketika dipresentasikan. 

Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja


2. Cara Membuat Visualisasi Data Menggunakan Grafik Pada Excel

Membuat visualisasi data menggunakan grafik yang tersedia pada Excel cukup mudah. Pertama masukkan data di Excel. Pastikan data yang dipakai sudah diproses dengan baik. Kemudian block atau sorot data dan pilih menu Insert dan pilih grafik mana yang akan dipakai. Setelah itu kita bisa memodifikasi tampilan grafiknya seperti mengubah judul grafik, menyesuaikan data pada setiap sumbu, mengganti nama label pada sumbu, mengatur pengukuran pada sumbu, mengganti warna, dan sebagainya sesuai yang diinginkan agar tampilannya semakin menarik dan mudah dipahami maknanya. 


3. Visualisasi Data Trend Dengan Sparklines

Pada Excel 2010 mulai diperkenalkan dengan visualisasi data baru yaitu Sparklines. Sparklines adalah fungsi yang diberikan Excel untuk melakukan visualisasi data trend dalam bentuk grafik berukuran mini. Jadi kita bisa menempatkan grafiknya disamping item dari data yang digunakan. Misalnya tabel data penjualan pakaian ada dari bulan januari sampai juni. Kita bisa tambahkan kolom setelah bulan juni untuk melihat trendnya. Caranya klik Insert pada tab menu di Excel, kemudian pilih model grafik pada grup Sparklines. Setelah muncul dialog box, masukkan range data pada kolom Data Range dan posisi dimana akan meletakkan grafiknya di kolom Location Range. Kemudian klik OK. Dalam grup Sparklines, model grafik yang bisa dipilih ada line, column, dan win/los. Kita juga bisa memodifikasi grafiknya seperti warna dan sebagainya dengan klik menu Design. 

Baca juga : Belajar Dasar-Dasar Microsoft Excel Bagi Pemula


4. Yuk, TEMUKAN SUMBER DATA UNTUK BANGUN PORTFOLIO GRATIS DI DQLAB SELAMA 1 BULAN!


Gunakan Kode Voucher “DQTRIAL”, dan simak informasi dibawah ini mendapatkan 30 Hari FREE TRIAL:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Buka academy.dqlab.id dan pilih menu redeem voucher 

  3. Redeem voucher “DQTRIAL” dan check menu my profile untuk melihat masa subscription yang sudah terakumulasi. 

  4. Selamat, akun kamu sudah terupgrade, dan kamu bisa mulai Belajar Data Science GRATIS 1 bulan.

Penulis: Dita Kurniasari

Editor: Annissa Widya


Share

Postingan Terkait

Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!