[LAST DAY] MAU PUNYA SKILL DATA SCIENCE YANG AMAYZING?
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 150K  | Pakai Kode: AMAYZING
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 0 Jam 38 Menit 1 Detik 

Cara Membuat Visualisasi Data Dengan Excel untuk Buat Presentasi Datamu Lebih Menarik

Belajar Data Science di Rumah 20-Mei-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/dfdd88c747f3ab9f2697077ca642df7d_x_Thumbnail800.jpg

Excel merupakan aplikasi pengolah angka yang memiliki berbagai tools yang mendukung proses pengolahan data lebih efisien, akurat, dan efektif. Mempelajari Excel akan sangat membantu dalam pekerjaan yang berhubungan dengan data yang sangat banyak. Proses pengolahan data meliputi mengumpulkan data, mengolah, memanipulasi, dan menyajikan data. Fungsi-fungsi yang tersedia di Excel dapat digunakan untuk perhitungan matematika sederhana, statistik, bahkan bisa juga untuk data analisis. 


Seperti yang sudah disebutkan bahwa menyajikan data merupakan salah satu langkah penting dalam proses pengolahan data. Selain mempelajari fungsi-fungsi dan rumus-rumus perhitungan untuk data yang akan diolah, memahami bagaimana menyajikan data juga penting untuk dikuasai praktisi data. Excel menyediakan tools yang memudahkan praktisi data dalam memvisualisasikan datanya. Nah, di artikel kali ini DQLab akan membahas cara membuat visualisasi data dengan Excel. Penasaran? Simak dibawah ini, yuk!

1. Fungsi Visualisasi Data

Visualisasi data merupakan metode dalam menyajikan data yang sudah diolah ke dalam bentuk yang lebih menarik dan mudah dipahami dengan menggunakan berbagai bentuk dan warna. Data biasanya dibuat visualisasinya menggunakan grafik atau plot. Tujuan dari visualisasi data adalah agar informasi yang diperoleh dari kumpulan data yang diolah tersebut dimengerti banyak orang. Tidak semua orang dapat membaca data dengan baik ketika masih dalam bentuk mentah. Sehingga data sudah diolah perlu diubah dalam bentuk grafik atau plot yang menarik. Pilihlah grafik atau plot yang sesuai dengan jenis data yang digunakan dan masalah yang ingin dipecahkan. Pemilihan grafik atau plot yang tepat akan memudahkan orang lain untuk memahami informasi yang disampaikan. 

Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja

2. Grafik Yang Tersedia Di Excel 

Excel menyediakan berbagai macam grafik atau plot guna memfasilitasi pengguna untuk memvisualisasikan datanya. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, pemilihan grafik atau plot harus disesuaikan dengan jenis data dan masalah yang ingin diselesaikan sehingga informasi dapat tersampaikan dengan baik. Beberapa grafik yang terdapat pada Excel yang sering digunakan yaitu Column chart biasanya digunakan untuk membandingkan nilai antar kategori dalam bentuk batang vertikal, Line chart biasanya digunakan untuk menampilkan tren dari waktu ke waktu, Pie chart biasanya digunakan untuk menampilkan setiap nilai pada suatu seri data, dan Bar chart biasanya digunakan untuk menampilkan perbandingan nilai antar kategori dalam bentuk horizontal, kebalikan dari Column chart. Selain chart tersebut, masih banyak lagi chart yang tersedia seperti Scatter chart, Area chart, Stock chart, Surface chart, Doughnut chart, Bubble chart, dan Radar chart. Pada Excel ada juga fungsi untuk memvisualisasikan data dalam bentuk mini yaitu Sparkline. Biasanya digunakan untuk menampilkan data trend pada suatu kumpulan data misalnya data penjualan. Grafik dengan Sparkline dapat diletakkan bersebelahan dengan data asalnya.

3. Cara Membuat Visualisasi Data Dengan Excel

Cara membuat visualisasi data dengan Excel bisa dikatakan cukup mudah untuk dipelajari bahkan untuk pemula. Langkah pertama tentu harus menginput data yang akan dibuat visualisasinya terlebih dahulu. Pastikan data sudah diolah dengan benar. Arahkan kursor dan blok data yang akan dibuat visualisasinya. Pilih menu Insert dan pilih grafik yang sesuai. Selanjutnya akan muncul menu Chart Tools dimana kamu bisa mengkustomisasi grafik sesuai keinginan seperti warna, label item atau kategori, ukuran grafik, judul grafik, dan lainnya agar lebih menarik dan mudah dipahami oleh orang lain ketika dalam presentasi. Pemilihan grafik yang sesuai dalam memvisualisasikan data juga membantu dalam pengambilan kesimpulan yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. 

Baca juga : Kenali Rumus IF pada 3 Kondisi dengan Excel

Bagaimana, menarik bukan? Sahabat Data DQLab bisa langsung mengaplikasikan cara membuat visualisasi data ini dengan mencoba module Excel DQLab! Caranya mudah, kamu bisa sign up di DQLab.id atau klik button dibawah artikel ini untuk nikmati modulenya!

Selamat mencoba!

    Penulis : Dita Kurniasari

    Editor : Annissa Widya Davita

    Postingan Terkait

    Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!