[LAST CALL!] BANGKITKAN SKILL DATA SAMPAI SUKSES BERKARIR
BELAJAR DATA SCIENCE 6 BULAN CUMA 127 RIBU  | Pakai Kode: DQBANGKIT
KLAIM PROMONYA!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 16 Jam 20 Menit 19 Detik 

Cara Menggunakan Rumus IF dalam Excel Lengkap Beserta Contohnya

Belajar Data Science di Rumah 11-Mei-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/20aa821e8e3ff81b796ff2b5a74eb612_x_Thumbnail800.jpg

Microsoft Excel merupakan salah satu software pengolahan data yang dikembangkan oleh tim microsoft. Software ini tidak hanya digunakan untuk penghitungan matematika sederhana, tetapi juga bisa digunakan untuk menghitung operasi matematika yang kompleks. Di era serba canggih seperti saat ini, kemampuan menggunakan Microsoft Excel menjadi salah satu syarat yang diajukan oleh recruiter. Salah satu rumus yang sering digunakan dalam Microsoft Excel adalah rumus IF.

Salah satu alasan yang membuat Microsoft Excel banyak digunakan karena memiliki kelengkapan fitur Formulas dan Functions atau dikenal sebagai rumus atau fungsi Excel. Hampir semua sektor yang pernah menggunakan excel pasti familiar dengan fungsi IF. Mulai dari guru, mahasiswa, dosen, peneliti, karyawan keuangan, hingga dalam sektor bisnis. Tujuan dari pemakaian fungsi ini dapat memudahkan pengguna dalam hal pengelompokkan kesimpulan yang valid meskipun terdiri dari kondisi yang banyak dan berbeda-beda. Meski demikian, tentu dibutuhkan keahlian khusus dalam hal penggunaanya.

Dalam praktiknya, ada banyak sekali cara dalam menggunakan rumus atau fungsi IF ini. Misalkan seperti rumus IF Excel tunggal, bertingkat maupun menggabungkan fungsi IF dengan fungsi lainnya seperti menggunakan AND, OR atau VLOOKUP. Pada artikel ini, DQLab akan mengajakmu mempelajari bagaimana menggunakan rumus IF mulai dari definisinya hingga contoh penerapan dari fungsi IF ini. Simak pembahasan berikut ini ya!

 

 

1. Pengertian Fungsi IF

Secara bahasa, IF bila diterjemahkan ke bahasa Indonesia yaitu bermakna "jika". Fungsi IF adalah salah satu fungsi Excel yang termasuk dalam kategori logika digunakan untuk mengecek dan menguji kondisi tertentu dalam rumus Excel. Apabila kondisi terpenuhi maka fungsi akan mengambil suatu nilai yang telah ditentukan, dan sebaliknya apabila kondisi tersebut tidak terpenuhi maka akan diambil pilihan nilai yang lain. Dengan kata lain, fungsi IF disebut fungsi syarat. Fungsi IF akan menghasilkan sebuah nilai tertentu jika kondisi yang kita tentukan untuk dievaluasi terpenuhi (TRUE) dan akan menghasilkan nilai lainnya apabila uji logika atau kondisi itu tidak terpenuhi (FALSE).


Baca juga: Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja

 

2. Cara Menggunakan Rumus IF

Cara menggunakan fungsi IF pada Excel pada sebuah formula Excel adalah dengan mengikuti kaidah penulisan rumus berikut:

=IF(TesLogika; KondisiTerpenuhi; [KondisiTidakTerpenuhi])


Berdasarkan rumus di atas, dapat kita ketahui bahwa rumus atau fungsi IF pada Excel terdiri dari 3 argumen yaitu:

a. TesLogika: Argumen ini berisi ekspresi logika yang bisa dievaluasi ke dalam nilai TRUE/FALSE. Argumen ini merupakan kriteria acuan untuk menentukan nilai yang akan dihasilkan oleh fungsi IF.

b. KondisiTerpenuhi: Nilai yang akan dihasilkan jika hasil evaluasi TesLogika bernilai TRUE. Argumen ini merupakan nilai yang akan dihasilkan jika kondisi terpenuhi.

c. KondisiTidakTerpenuhi: (Opsional) Nilai yang ingin kita hasilkan jika argumen TesLogika mengevaluasi ke FALSE. Argumen ini merupakan nilai jika hasil tes logika tidak terpenuhi.

 

3.    Contoh Rumus IF

Contoh sederhana fungsi IF pada Excel adalah sebagai berikut:

=IF(2*5=10;"Benar";"Salah")


Pada contoh ini, akan diuji apakah pernyataan 2 dikali 5 sama dengan 10. Rumus IF akan menghasilkan keputusan "Benar" sebab pernyataan ini memang benar atau TRUE bahwa nilai 2 x 5 = 10.

Lain halnya bila rumus IF ditulis seperti ini:

=IF(3=20/5;"Benar";"Salah")

 

Jelas bahwa rumus IF akan menghasilkan keputusan "Salah" sebab 3 tidak sama dengan nilai 20 dibagi 5. Hasil 20/5 yang benar adalah 4. Jadi, pengujian logikanya menghasilkan nilai salah atau FALSE.


Baca juga: Rumus Excel : Kenali 3 Rumus Excel Ini Agar Dapat Mengolah Data Dalam Waktu Singkat!


4. Yuk Mulai Belajar Menjadi Data Scientist Bersama DQLab!       


Gunakan Kode Voucher "DQTRIAL", dan simak informasi di bawah ini mendapatkan 30 Hari FREE TRIAL:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Buka academy.dqlab.id dan pilih menu redeem voucher 

  3. Redeem voucher "DQTRIAL" dan check menu my profile untuk melihat masa subscription yang sudah terakumulasi. 

  4. Selamat, akun kamu sudah terupgrade, dan kamu bisa mulai Belajar Data Science GRATIS 1 bulan.


    Penulis : Salsabila Miftah

    Editor : Annissa Widya Davita


      Postingan Terkait

      Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!