BIG LEBARAN SALE!! DISKON 98%
Belajar Data Science Bersertifikat, 6 BULAN hanya Rp 100K!
0 Hari 0 Jam 35 Menit 59 Detik

Coba Data Science vs Machine Learning dalam 7 Hari Lewat Mini Project Sederhana

Belajar Data Science di Rumah 31-Maret-2026
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/606364f7de7d364d586d04c446ca456f_x_Thumbnail800.jpeg

Di era digital seperti sekarang, ada dua istilah yang sering muncul dalam dunia karier teknologi adalah Data Science dan Machine Learning. Sekilas terdengar mirip, padahal keduanya punya fokus dan peran yang berbeda. Banyak pemula akhirnya bingung harus mulai dari mana atau bahkan salah memilih jalur belajar machine learning karena kurang memahami perbedaannya.

Daripada hanya membaca teori, cara paling efektif untuk memahami perbedaan keduanya adalah langsung praktik. Artikel ini akan mengajak sahabat DQLab mencoba mini project selama 7 hari yang dirancang khusus untuk merasakan bagaimana Data Science dan Machine Learning bekerja di dunia nyata. Cocok banget buat kamu yang masih eksplorasi karier atau ingin upgrade skill secara praktis. Simak, yuk!

1. Hari 1: Setup dan Kenalan dengan Tools

Langkah pertama adalah menyiapkan tools yang akan digunakan. Kamu bisa mulai dengan bahasa pemrograman Python dan tools populer seperti Jupyter Notebook atau Google Colab. Library yang wajib kamu ketahui antara lain Pandas untuk pengolahan data, Matplotlib untuk visualisasi, dan scikit-learn untuk machine learning.

Di tahap ini, kamu belum perlu memahami semuanya secara langsung. Fokusnya adalah mengenali fungsi dasar tiap tools dan mencoba menjalankan kode sederhana. Hal ini penting supaya kamu tidak kaget saat masuk ke tahap praktik berikutnya.


Baca Juga: Bootcamp Machine Learning and AI for Beginner


2. Hari 2: Data Science – Eksplorasi Data (EDA)

Di hari kedua, kamu akan mulai masuk ke dunia Data Science dengan melakukan Exploratory Data Analysis (EDA). Gunakan dataset sederhana seperti data cuaca, data penjualan, atau data film. Di sini, kamu akan belajar membaca data, mencari pola, dan memahami insight dari data tersebut. Misalnya, produk apa yang paling laku, tren penjualan bulanan, atau hubungan antara dua variabel.


3. Hari 3: Data Science – Visualisasi dan Insight

Setelah memahami data, langkah selanjutnya adalah memvisualisasikannya. Kamu bisa membuat grafik seperti bar chart, line chart, atau scatter plot untuk memperjelas insight yang ditemukan. Di tahap ini, kamu akan mulai merasakan peran seorang Data Scientist. Bukan hanya mengolah data, tapi juga menyampaikan hasil analisis dengan cara yang mudah dipahami. Ini yang sering menjadi pembeda utama dengan Machine Learning


4. Hari 4: Machine Learning – Pengenalan Model

Masuk ke hari keempat, kamu mulai beralih ke Machine Learning. Di sini, fokusnya adalah mulai membuat model yang bisa belajar dari data. Jadi, bukan lagi hanya sekadar mempelajari data semata. Kamu bisa mencoba model sederhana seperti regresi linear atau klasifikasi. Misalnya, memprediksi harga rumah berdasarkan luas atau menentukan apakah sebuah email termasuk spam atau tidak.


Baca Juga: Mengenal NLP, Salah Satu Produk Machine Learning


5. Hari 5: Machine Learning – Training dan Evaluasi

Di tahap ini, kamu akan melatih model menggunakan data yang sudah disiapkan. Kamu juga akan belajar bagaimana mengevaluasi performa model menggunakan metrik tertentu seperti akurasi atau error rate. Di sinilah kamu mulai melihat perbedaan bahwa Machine Learning lebih fokus pada prediksi dan otomatisasi, bukan sekadar analisis.


6. Hari 6: Machine Learning – Bandingkan Data Science vs Machine Learning

Setelah mencoba keduanya, sekarang waktunya untuk refleksi. Data Science lebih banyak berkutat pada eksplorasi, analisis, dan storytelling data. Sementara, Machine Learning fokus pada membangun model yang bisa membuat prediksi. Melalui mini project ini, kamu bisa merasakan langsung bahwa Data Science itu lebih “insight-driven”, sedangkan Machine Learning lebih “model-driven”. Keduanya saling berkaitan, tapi tidak selalu sama.


7. Hari 7: Final Project dan Kesimpulan

Di hari terakhir, coba gabungkan semuanya dalam satu mini project sederhana. Mulai dari eksplorasi data, visualisasi, hingga membuat model prediksi. Hasilnya, tidak selalu sempurna. Yang penting kamu sudah memahami alur kerja dasar dan perbedaan kedua bidang ini. Dari sini, kamu sudah bisa menentukan, apakah lebih tertarik menjadi Data Scientist atau Machine Learning Engineer?

Belajar data science dan machine learning tidak harus selalu mulai dari teori. Melalui pendekatan mini project selama 7 hari, kamu bisa mendapatkan gambaran nyata tentang bagaimana kedua bidang ini bekerja. Kalau kamu masih bingung memilih jalur karier, cara seperti ini jauh lebih efektif daripada sekadar membaca atau menonton tutorial. Pada akhirnya, pengalaman untuk terjun langsung adalah kunci untuk benar-benar memahami dan menemukan minatmu di dunia data.


FAQ

1. Apakah pemula bisa mengikuti mini project ini?

Bisa banget. Yang penting kamu punya dasar logika dan mau belajar Python dari nol.

2. Harus jago matematika dulu?

Tidak harus. Untuk tahap awal, fokus dulu ke praktik dan pemahaman konsep dasar.

3. Lebih bagus pilih Data Science atau Machine Learning?

Tergantung minat. Kalau suka analisis dan storytelling, pilih Data Science. Kalau suka model dan AI, Machine Learning bisa jadi pilihan.


Gimana sahabat DQ? Seru banget kan membahas soal machine learning beserta modelnya. Eits, kalau kamu masih bingung soal model machine learning, tenang aja. Yuk, segera ambil kesempatan untuk Sign Up dengan bergabung bersama DQLab! Disini kamu bisa banget belajar dengan modul berkualitas dan tools sesuai kebutuhan industri dari dasar hingga advanced meskipun kamu nggak punya background IT, lho. Dilengkapi studi kasus yang membantu para pemula belajar memecahkan masalah secara langsung dari berbagai industri.

Tidak cuma itu, DQLab juga sudah menerapkan metode pembelajaran HERO (Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based) yang dirancang ramah untuk pemula, dan telah terbukti mencetak talenta unggulan yang sukses berkarier di bidang data. Jadi, mau tunggu apa lagi? Yuk, segera persiapkan diri dengan modul premium atau kamu juga bisa mengikuti Bootcamp Machine Learning and AI for Beginner sekarang juga!


Penulis: Reyvan Maulid

Postingan Terkait

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Daftar Gratis & Mulai Belajar

Mulai perjalanan karier datamu bersama DQLab

Daftar dengan Google

Sudah punya akun? Kamu bisa Sign in disini